Pentingnya Mengukur Konduktivitas dengan Alat Pengukur Konduktivitas

Pentingnya Mengukur Konduktivitas

Pengukuran konduktivitas perlu dilakukan pada berbagai bidang. Itu dikarenakan konduktivitas sangat berpengaruh pada beberapa hal. Simak informasi selengkapnya mengenai pentingnya mengukur konduktivitas pada artikel berikut ini.


Apa itu pengukur konduktivitas?

Untuk mengukur konduktansi listrik suatu larutan, seseorang dapat menggunakan pengukur konduktivitas. Instrumen ini biasanya kompak dan genggam, dan memiliki satu atau lebih probe. 

Probe memiliki sensor di ujungnya yang membaca konduktivitas. Probe ini dilampirkan ke instrumen yang menampilkan pembacaan di layar.

Ada dua jenis pengukur konduktivitas yang umum. Salah satu opsi adalah meteran tipe kontak. Dalam instrumen ini, probe menggunakan dua atau empat elektroda untuk membaca arus listrik dalam zat. 

Ketika instrumen dihidupkan, ia mengirimkan tegangan ke elektroda, menghasilkan arus dalam zat yang diukur. Dengan menggunakan hukum Ohm dengan parameter tegangan dan arus, instrumen dapat menghitung konduktansi zat.

Jenis pengukur konduktivitas umum lainnya adalah pengukur konduktivitas tanpa elektroda. Meteran ini mengukur dengan medan listrik, bukan dengan elektroda.

Alat ini bekerja dengan menciptakan arus bolak-balik dalam loop tertutup dan menggunakan besaran untuk mengukur konduktivitas.

Seperti halnya instrumen pengukuran lainnya, penting untuk mengkalibrasi pengukur konduktivitas secara teratur. Dalam hal ini, kalibrasi diperlukan pada awal setiap rangkaian pengukuran untuk menentukan konstanta sel. 

Dengan kalibrasi yang hati-hati dan konsisten, Anda akan mendapatkan pembacaan yang akurat dari pengukur konduktivitas setiap saat.

Baca juga: Alat Pengukur Konduktivitas dan Dasar-dasarnya

Pentingnya mengukur konduktivitas

Meskipun air secara umum adalah zat konduktif, tidak semua air sama-sama konduktif. Misalnya, air laut yang asin memiliki konduktivitas yang jauh lebih tinggi daripada air bersih yang dimurnikan. Semakin banyak bahan kimia dan mineral dalam air, semakin tinggi konduktivitasnya.

Di situlah letak salah satu alasan terbesar untuk menggunakan pengukur konduktivitas untuk mengukur konduktivitas air. Ketika meter membaca konduktansi tinggi, itu menunjukkan bahwa air memiliki jumlah pengotor yang lebih besar.

Kita dapat melihat contoh sederhana dan nyata dari penggunaan pengukur konduktivitas di fasilitas pengolahan air. 

Fasilitas pengolahan air harus secara teratur memeriksa konduktivitas airnya untuk mencari tanda-tanda kontaminasi. Jika ada perubahan konduktivitas yang tiba-tiba, itu pertanda pasti ada polutan di dalam air. Itulah mengapa pentingnya mengukur konduktivitas.

Apa kegunaan alat pengukur konduktivitas?

Pengukuran konduktivitas penting dalam beberapa aplikasi dan industri. Berikut ini adalah beberapa contoh aplikasi dari alat pengukur konduktivitas.

Akuarium dan akuakultur 

Cara mudah untuk memeriksa salinitas air adalah dengan pH dan pengukur konduktivitas. Pengukuran salinitas melalui konduktivitas penting untuk diukur karena dapat mempengaruhi osmoregulasi ikan asin dan air tawar. 

Perawatan boiler 

Boiler memiliki sejumlah besar air umpan dalam sistem. Air ini memiliki kotoran yang seiring waktu dapat menyebabkan masalah. Ini terjadi selama penggunaan boiler biasa karena air dipanaskan dan diubah menjadi uap, kotoran tertinggal. 

Seiring waktu, ini akan menumpuk dan berdampak pada efisiensi sistem boiler. Memiliki pengukur pH dan konduktivitas akan dengan mudah memungkinkan pemantauan pengotor dalam air untuk menunjukkan kapan blowdown boiler harus terjadi. 

Pertanian 

Konduktivitas listrik dapat digunakan untuk menyimpulkan jumlah salinitas, nutrisi terlarut, dan padatan terlarut dalam tanah. Ini adalah cara yang baik untuk mengetahui apakah lebih banyak air atau pupuk yang dibutuhkan. 

Itulah pentingnya mengukur konduktivitas. Anda bisa membeli alat pengukur konduktivitas yaitu STAR A212 Conductivity di Syaf Unica Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Butuh bantuan? Silahkan Hubungi