Kualitas udara semakin menurun. Untuk itu, perlu memahami pentingnya menggunakan air purifier agar pernapasan sehat.
PENTINGNYA MENGGUNAKAN AIR PURIFIER
Setiap orang tentu mendambakan memiliki kualitas hidup dengan tubuh yang sehat dan terhindar dari berbagai macam penyakit. Salah satunya yaitu dapat menghirup udara segar yang menyehatkan. Udara yang sehat dibutuhkan oleh tubuh dalam proses pernafasan. Mengapa harus udara segar yang menyehatkan? Karena sebenarnya ada banyak penyakit yang dapat ditularkan melalui udara.
Tanpa kita sadari, di dalam udara terdapat partikel-partikel kecil yang dapat menyebabkan penyakit. Dengan keterbatasan penglihatan kita, partikel-partikel tersebut dapat dengan mudah terhirup dan masuk ke tubuh melalui sistem pernafasan. Namun, kita juga dapat mencegah hal itu terjadi. Salah satunya yaitu dengan menggunakan air purifier.
Pentingnya menggunakan air purifier adalah untuk membersihkan udara di dalam ruangan dari partikel-partikel yang tidak diinginkan seperti debu, asap rokok, dan polutan lainnya. Udara yang kotor dapat mempengaruhi kesehatan kita dengan memicu atau memperburuk kondisi kesehatan seperti alergi, asma, dan masalah pernapasan lainnya.
Selain itu, air purifier juga dapat membantu mengurangi bau tidak sedap di dalam ruangan, meningkatkan kualitas tidur, serta menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan di sekitar kita.
Bagi orang yang tinggal di daerah dengan tingkat polusi udara yang tinggi, atau yang memiliki kondisi kesehatan tertentu, seperti alergi atau asma, air purifier dapat menjadi alat yang sangat penting dalam menjaga kesehatan mereka.
Baca juga: 5 alasan perlu memiliki air purifier di rumah
PENULARAN PENYAKIT MELALUI UDARA
Beberapa penyakit dapat menyebar melalui udara dan menular dari satu orang ke orang lain melalui partikel udara yang terhirup. Proses penyebaran penyakit ini dikenal sebagai penularan melalui udara.
Penyakit yang dapat menyebar melalui udara termasuk flu, pneumonia, tuberkulosis, dan beberapa jenis infeksi saluran pernapasan seperti COVID-19. Ketika seseorang yang terinfeksi batuk, bersin, atau bahkan berbicara, partikel kecil yang mengandung virus atau bakteri dapat dilepaskan ke udara dan dihirup oleh orang lain yang berada di dekatnya.
Maka dari itu, menjaga kualitas udara di dalam ruangan dan menghindari kerumunan atau berkumpul dengan orang yang sakit dapat membantu mengurangi risiko penularan penyakit melalui udara. Beberapa cara yang dapat dilakukan adalah dengan menggunakan air purifier, membuka jendela untuk sirkulasi udara, dan menggunakan masker saat berinteraksi dengan orang lain di luar rumah.
AIR PURIFIER MEMBUNUH VIRUS DAN BAKTERI DI UDARA
Air purifier umumnya tidak dapat membunuh bakteri dan virus di udara secara langsung. Namun, beberapa air purifier dilengkapi dengan filter HEPA (High Efficiency Particulate Air) dapat menangkap dan menahan partikel-partikel udara kecil yang mengandung bakteri dan virus.
Beberapa air purifier juga dilengkapi dengan teknologi UV-C (ultraviolet-C) yang dapat membunuh bakteri dan virus yang melekat pada filter atau permukaan dalam air purifier. UV-C bekerja dengan merusak DNA dan RNA mikroorganisme, sehingga menghambat kemampuan mereka untuk bereproduksi.
Meskipun air purifier dengan filter HEPA dan teknologi UV-C dapat membantu mengurangi jumlah bakteri dan virus di udara, mereka bukanlah pengganti untuk praktik kebersihan dan langkah-langkah pencegahan lainnya, seperti mencuci tangan secara teratur, menjaga jarak sosial, dan menghindari kerumunan atau berkumpul dengan orang yang sakit.
Baca juga: Wajib Anda miliki, inilah manfaat air purifier
AIR PURIFIER SFAP HS-0088
Berikut ini deskripsi dari AIR purifier SFAP HS-0088
Properti :
- Tekanan Diferensial (Pa) 41 (Laju Aliran = 150m3 / jam)
- Efisiensi Pengumpulan Partikel (0,5 Mic) > 99%
- Kapasitas Hilding Debu (gram) 13,73
- (Laju Aliran – 150m3 / jam)
- (Tekan Terminal – 250Pa)
- Kapasitas Penyerapan Gas (Toluena) (mg) 717 (Gas umpan – 1188mg)
- Titik (AQI) 4
- (Suhu = 23°C, Volume Kamar = 61,8 m2)
Uji Anti Bakteri
- Escheriachia > 99,99%
- Staphylococcus aureus > 99,45%
- Anti-jamur 0%
Spesifikasi Umum
- Tahap Filtrasi 7 Tahap Filtrasi
- Cakupan Area 38 m2
- CADR (Tingkat Suplai Udara Bersih) 320 m3 / jam
- Pelepasan Anion 20. 107/cm3
- Tenaga 80w
Baca juga: Alat pembersih udara untuk rumah sakit
PENGGUNAAN AIR PURIFIER SPAF HS-0088
Dengan cakupan area yang cukup luas, yaitu 38 m2, Air purifier SPAS HS-0088 dapat digunakan diberbagai bidang :
Rumah Tangga
Air purifier sangat berguna di rumah tangga untuk membantu memperbaiki kualitas udara di dalam rumah. Udara di dalam rumah dapat terkontaminasi oleh berbagai faktor seperti polutan udara dari luar ruangan, partikel debu, bulu binatang, serbuk sari, asap rokok, bau tidak sedap, dan mikroorganisme seperti bakteri dan virus. Udara yang terkontaminasi dapat mempengaruhi kesehatan penghuni rumah dan menyebabkan berbagai gangguan pernapasan seperti asma, alergi, dan infeksi saluran pernapasan.
Rumah Sakit Umum
Air purifier atau pembersih udara juga dapat digunakan di rumah sakit untuk membantu memperbaiki kualitas udara di dalam ruangan dan menjaga kebersihan udara di lingkungan perawatan kesehatan. Udara di dalam rumah sakit dapat terkontaminasi oleh berbagai faktor seperti bakteri, virus, asap obat-obatan, serbuk sari, dan partikel lain yang dapat membahayakan kesehatan pasien dan staf medis.
Kantor Umum
Air purifier atau pembersih udara dapat digunakan di kantor umum untuk membantu memperbaiki kualitas udara di dalam ruangan dan meningkatkan kesehatan serta kenyamanan penghuni kantor. Udara di dalam kantor umum dapat terkontaminasi oleh berbagai faktor seperti asap rokok, serbuk sari, partikel debu, bau tidak sedap, serta kontaminan lainnya yang dapat membahayakan kesehatan dan kenyamanan para pekerja.
Sumber:
11 Jenis Penyakit yang Menular Melalui Udara – IDN Medis
Mitos atau Fakta, Air Purifier Bisa Cegah Penyebaran Virus Corona? (kompas.com)

