Pelajari cara perawatan dan kalibrasi Tube Roller agar tetap berfungsi maksimal dalam mencampur sampel laboratorium.
Tube Roller merupakan alat penting di berbagai laboratorium, digunakan untuk mencampur cairan dalam tabung secara merata dan lembut. Alat ini bekerja dengan menggulingkan tabung secara perlahan untuk menghasilkan pencampuran yang homogen tanpa merusak struktur sampel, seperti sel atau partikel mikro. Untuk menjaga performa dan akurasi Tube Roller, diperlukan perawatan rutin serta kalibrasi berkala.
PERAWATAN TUBE ROLLER
Perawatan yang tepat sangat penting untuk memperpanjang usia pakai Tube Roller dan memastikan hasil kerja tetap konsisten. Berikut beberapa langkah perawatan rutin yang direkomendasikan:
Pembersihan Permukaan Roller
- Setelah digunakan, bersihkan alat ini segera.
- Gunakan kain lembut dan alkohol isopropil 70% untuk membersihkan permukaan.
- Hindari bahan abrasif atau cairan pembersih korosif yang dapat merusak roller.
Pemeriksaan Komponen Mekanis
- Periksa bagian roller dan motor secara berkala untuk memastikan tidak ada kerusakan fisik atau aus.
- Pastikan tabung dapat bergulir dengan lancar tanpa hambatan.
Pemeriksaan Sistem Kelistrikan
- Cek kabel daya dan konektor secara rutin untuk mencegah gangguan kelistrikan.
- Pastikan Tube Roller terhubung ke sumber daya yang stabil.
Penyimpanan yang Benar
- Simpan Tube Roller di tempat kering, bersih, dan jauh dari bahan kimia korosif.
- Hindari suhu ekstrem dan kelembapan tinggi.
Baca juga: Perawatan Dan Kalibrasi Pass Box
KALIBRASI TUBE ROLLER
Kalibrasi diperlukan untuk memastikan kecepatan putaran roller sesuai dengan spesifikasi dan kebutuhan laboratorium. Keakuratan kecepatan ini sangat penting, terutama dalam aplikasi yang memerlukan pencampuran terkontrol, seperti kultur sel.
Mengapa Kalibrasi Penting?
- Menjamin kecepatan putaran sesuai pengaturan pada panel.
- Menghindari ketidakkonsistenan dalam pencampuran sampel.
- Memenuhi standar laboratorium dan akreditasi.
Alat yang Dibutuhkan
- Tachometer digital untuk mengukur kecepatan rotasi roller (RPM).
- Formulir kalibrasi untuk mencatat hasil pengukuran.
- Timer laboratorium untuk sinkronisasi waktu pengukuran.
Langkah-langkah Kalibrasi
- Hidupkan Tube Roller dan atur ke kecepatan tertentu (misalnya 20 RPM).
- Tempatkan tachometer digital pada titik pengukuran roller (sesuai petunjuk produsen).
- Bandingkan hasil pengukuran tachometer dengan kecepatan yang tertera pada panel.
- Jika terjadi perbedaan signifikan, sesuaikan menggunakan kontrol internal (jika tersedia) atau catat deviasinya untuk dikompensasi.
- Lakukan pencatatan hasil dan jadwalkan kalibrasi berikutnya (biasanya setiap 6 bulan atau sesuai SOP laboratorium).
Catatan: Jika Tube Roller tidak memiliki fitur penyesuaian manual, kalibrasi hanya bersifat verifikasi dan hasilnya dapat dicatat sebagai bagian dari Quality Control (QC).
Tube Roller adalah alat vital dalam proses pencampuran sampel di laboratorium. Untuk menjaga performa dan akurasi alat, diperlukan perawatan rutin dan kalibrasi berkala. Dengan melakukan kedua hal ini secara konsisten, Anda dapat memastikan bahwa alat bekerja optimal, hasil pencampuran tetap konsisten, dan standar laboratorium terpenuhi. Investasi waktu dan perhatian dalam perawatan dan kalibrasi Tube Roller akan memberikan hasil yang sebanding dalam jangka panjang.
Sumber:
MX-T6-SE Standard Tube Roller-Labtex Biotech China Co., Ltd.

