Tes widal dilakukan untuk mendeteksi adanya infeksi bakteri yang menyebabkan demam tifoid. Berikut ini adalah informasi mengenai tes widal dan prinsipnya.

https://biorexdiagnostics..com
Apa itu tes widal?
Typhidot (atau Widal Test) merupakan tes serologi cepat untuk diagnosis demam tifoid. Tes Typhidot adalah kit ELISA titik yang mendeteksi antibodi IgM dan IgG terhadap protein membran luar (OMP) Salmonella typhi.
Tes typhidot menjadi positif dalam 2-3 hari infeksi dan secara terpisah mengidentifikasi antibodi IgM dan IgG. Tes ini didasarkan pada adanya antibodi IgM dan IgG spesifik terhadap OMP 50KD spesifik.
Demam tifoid atau demam enterik adalah penyakit akut, mengancam jiwa dan demam yang menyebabkan penyakit yang ditularkan melalui konsumsi makanan atau air yang telah terkontaminasi tinja orang yang terinfeksi bakteri Salmonella typhi atau S. Paratyphi.
Biasanya tifus disertai dengan diare, demam progresif dan ruam berwarna mawar. Ada dua tes skrining yang umum digunakan untuk mendeteksi antibodi terhadap bakteri.
Tes Widal baik kuantitatif maupun kualitatif dan dapat mengetahui titer antibodi spesifik. Typhidot secara terpisah mengidentifikasi antibodi IgM dan IgG terhadap bakteri. IgM menunjukkan infeksi baru-baru ini sedangkan IgG menandakan infeksi jarak jauh.
Prinsip tes widal
Tes widal dan prinsipnya yaitu suspensi bakteri yang membawa antigen akan menggumpal pada paparan antibodi terhadap organisme Salmonella.
Pasien yang menderita demam enterik akan memiliki antibodi dalam serumnya yang dapat bereaksi dan mengaglutinasi pengenceran dua kali lipat serial antigen Salmonella berwarna yang telah dibunuh dalam uji aglutinasi.
Prinsip utama uji widal adalah jika antibodi homolog terdapat dalam serum pasien, antibodi tersebut akan bereaksi dengan antigen masing-masing dalam reagen dan memberikan gumpalan yang terlihat pada kartu uji dan aglutinasi di dalam tabung.
Antigen yang digunakan dalam pengujian adalah antigen “H” dan “O”. Salmonella Typhi dan antigen “H” S. Paratyphi.
Antigen “O” paratifoid tidak digunakan karena mereka bereaksi silang dengan antigen tifoid “O” disebabkan berbagi faktor. Antigen “O” adalah antigen somatik dan antigen “H” adalah antigen flagellar.
Hasil pemeriksaan tes widal
Untuk melakukan tes widal, pasien tidak perlu melakukan persiapan khusus seperti berpuasa atau lainnya. Tes widal dapat dilakukan langsung dan hasilnya bisa diperoleh.
Tes widal dilakukan dengan sampel yaitu spesimen serum (sampel darah). Sampel tersebut diambil dengan menggunakan prosedur venipuncture atau pengumpulan darah dari Vena yang biasanya dilakukan di lengan pasien.
Tes Typhidot atau tes widal hanya memberikan hasil positif atau negatif. Aglutinasi menunjukkan hasil tes positif dan jika reaksi positif diamati dengan 20 ul sampel uji, ini menunjukkan adanya tingkat antibodi yang sesuai secara klinis dalam serum pasien.
Tidak ada aglutinasi artinya hasil tes negatif dan menunjukkan tidak adanya tingkat yang signifikan secara klinis dari antibodi yang sesuai dalam serum pasien.
Kegunaan dari tes widal
Tes widal dan prinsipnya dilakukan sebagai tes skrining tifoid yang digunakan untuk mengidentifikasi, mendiagnosis, dan memantau demam juga infeksi salmonella lainnya. Ini dilakukan untuk mendeteksi antibodi terhadap infeksi.
Alasan seseorang melakukan tes widal/tifoid (typhidot)
Berikut ini adalah beberapa alasan seseorang perlu melakukan tes widal. Seseorang akan melakukan tes widal apabila mengalami demam tifoid yang ditandai dengan:
- Sakit kepala
- Batuk
- Peningkatan bertahap dalam demam setinggi 40 °C (104 °F)
- Gastroenteritis
- Diare tidak berdarah
- Ruam bintik-bintik datar berwarna mawar (jarang)
- Perdarahan usus pada kasus yang parah
- Detak jantung lambat yang relatif tidak normal
- Rasa tidak enak
- Keringat berlebihan
- Pembesaran limpa dan hati
- Perut buncit
Itulah informasi mengenai tes widal dan prinsipnya. Syaf menyediakan FOKUS Febrile Antigen O-D Paratiphy untuk pemeriksaan S. Paratyphi.
Website || Syaf.co.id

