Mengenal Struktur Kertas Termal dan Sifatnya

|

Kertas termal memiliki aplikasi yang luas dan digunakan untuk beragam tujuan. Berikut ini adalah informasi mengenai struktur kertas termal.

|

https://www.murni.co.id/

Apa itu kertas termal?

Kertas termal merupakan media perekam yang akan dicetak dengan panas dari printer termal. Gambar dihasilkan oleh panas, tanpa tinta cetak, ketika area yang dipilih dari kertas termal melewati kepala cetak termal.

Gambar dibuat melalui transfer langsung panas (energi termal) ke kertas termal. Kertas termal memiliki lapisan, yang berubah warna menjadi hitam saat terkena panas. Pita tinta, toner, atau kartrid tinta tidak diperlukan untuk merekam informasi pada kertas termal.

Pencetakan termal dilakukan dengan printer termal kecil dan ringkas yang tidak memerlukan banyak perawatan. Kertas termal banyak digunakan dalam banyak aplikasi, seperti label, tiket, kuitansi POS, dan grafik medis karena keandalan dan kenyamanannya yang tinggi.

Struktur kertas termal

Kertas termal terdiri dari kertas dasar dan beberapa lapisan pelapis khusus. Pada sisi permukaan (sisi perekaman), lapisan precoat dan lapisan termal dilapisi.

Struktur kertas termal:

– Kertas dasar

Lapisan pertama kertas termal adalah kertas dasar yang dikembangkan khusus untuk teknologi kertas termal. Kertas dasar dilapisi oleh lapisan termal.

– Lapisan pralapis

Lapisan precoat meningkatkan insulasi panas, kehalusan, keseragaman, dan penahan lapisan termal.

– Lapisan termal

Tujuan dari lapisan ini adalah untuk menghasilkan gambar dengan reaksi termal. Dalam praktiknya, kertas menjadi hitam di area yang dipanaskan karena lapisan ini dengan bahan kimia seperti pewarna, pengembang, dan sensitizer.

Struktur kertas termal berlapis atas

Lapisan topcoat diterapkan ke lapisan termal ketika daya tahan tinggi dari gambar pencetakan termal diperlukan. Selain itu, lapisan bagian belakang dapat dilapisi untuk meningkatkan kemampuan cetak dan perlindungan sisi sebaliknya terhadap perekat.

Struktur kertas termal berlapis atas:

– Lapisan mantel

Lapisan topcoat melindungi lapisan termal dari air, minyak, pelarut, kelembaban, goresan, dll.

– Lapisan mantel belakang

Lapisan backcoat diaplikasikan untuk de-curling, perawatan listrik antistatik, dan back-barrier terhadap perekat.

Perbedaan sifat kertas termal dan umum

Fungsi utama kertas termal adalah “pencetakan termal”. Inilah sebabnya, selain sifat kertas normal seperti gramatur, ketebalan atau kekuatan, kualitas pencetakan termal, dan stabilitas gambar adalah penting.

Selanjutnya, pra-cetak dengan metode pencetakan konvensional seperti Flexo atau Offset juga diperlukan untuk kertas termal.

Sifat kertas umum

– Sifat dasar

Gramatur, ketebalan, kelembapan.

– Sifat kekuatan

Kekuatan tarik dan sobek, perpanjangan.

– Sifat permukaan

Kecerahan, opasitas, keputihan, kehalusan/kekasaran, kekuatan permukaan

– Sifat penyerapan

Air, minyak, tinta cetak

Sifat kertas termal

– Stabilitas gambar

Mengacu pada berapa tahun cetakan termal akan dapat dibaca bila disimpan dalam kondisi yang benar.

– Densitas

Nilai densitas optik yang diukur dari citra cetak termal.

– Sensitivitas statis

Sensitivitas statis rendah berarti bahwa gambar termal mulai terbentuk pada suhu tinggi. Sensitivitas statis yang tinggi berarti bahwa pencitraan termal dimulai pada suhu rendah. Sensitivitas statis adalah fitur yang signifikan jika kertas termal dipakai pada suhu tinggi.

– Sensitivitas dinamis

Menunjukkan seberapa cepat dan dengan tingkat energi berapa kertas termal dapat dicetak. Pada dasarnya, sensitivitas dinamis yang lebih tinggi sama dengan kualitas yang lebih baik.

Itulah informasi mengenai struktur kertas termal. Dapatkan SERENITY SPARE PART THERMAL PAPER 80X20MM (E.30D) GA0080309 di Syaf Unica Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Butuh bantuan? Silahkan Hubungi