Rotary evaporator memiliki kegunaan memisahkan sampel dari pelarutnya sehingga memperoleh ekstrak kental. Ketahui bagaimana rotary evaporator dan cara kerjanya berikut ini.
Apa itu rotary evaporator?
Rotary evaporator (rotovaps) merupakan perangkat yang memiliki kegunaan untuk menghilangkan pelarut secara efisien melalui proses penguapan. Proses evaporasi putar adalah salah satu metode evaporasi pelarut yang paling banyak penggunanya karena kinerja ekstraksi dan distilasinya yang optimal.
Kegunaan lain dari rotary evaporator yaitu untuk konsentrasi, kristalisasi, pengeringan, pemisahan, dan pemulihan pelarut. Selain itu, juga untuk distilasi berkelanjutan pelarut yang mudah menguap.
Rotary evaporator juga memiliki kegunaan di berbagai bidang dan aplikasi, termasuk industri farmasi, kimia, dan bioteknologi.
Apa saja bagian-bagian rotary evaporator?
Rotary evaporator adalah perangkat yang digunakan di laboratorium kimia yang secara efisien menghilangkan pelarut dari sampel melalui proses penguapan. Rotary evaporator dan cara kerjanya ini terdiri dari bagian-bagian berikut.
- Tabung kondensat
Tabung kondensat terdiri dari kondensor serpentin ganda yang menggunakan aseton dan es kering untuk mengembun sampel.
- Labu penguapan
Labu menguapkan sampel dengan berputar pada kecepatan dan suhu konstan.
- Labu penampung
Labu penerima mendaur ulang sampel kental.
- Tabung penguapan
Tabung evaporasi adalah poros penopang yang berputar untuk sampel dan sampel disirkulasikan melalui sistem vakum di dalam tabung evaporasi.
- Motor putar
Putaran motor adalah gaya yang memutar botol evaporasi dengan sampel.
- Sistem vakum
Sistem vakum menurunkan tekanan sistem rotavapor.
- Water bath
Water bath memanaskan sampel dengan minyak atau air.
Baca juga: Apa saja jenis evaporator pelarut yang ada di pasaran?
Bagaimana rotary evaporator dan cara kerjanya?
Rotary evaporator bekerja berdasarkan prinsip bahwa pelarut memiliki kisaran titik didih, yang menurun di bawah tekanan tereduksi. Labu evaporasi berputar pada kecepatan tertentu memaksa bahan untuk membentuk area yang luas dari film tipis di dinding bagian dalam labu.
Labu dipanaskan secara merata, dan bahan dengan titik didih yang lebih rendah dengan cepat menguap. Daur ulang aliran pelarut terjadi di labu penerima, setelah pendinginan oleh kondensor kaca.
Faktor apa yang penting saat memilih rotary evaporator?
Salah satu pertimbangan yang paling penting untuk pemilihan rotavapor adalah jenis pelarut. Memahami sifat-sifat pelarut bermanfaat karena menginformasikan pengguna tentang vakum total yang dibutuhkan.
Sangat penting untuk mempertimbangkan kapasitas pemanasan dan pendinginan. Perbedaan suhu antara larutan pelarut dan kondensor harus cukup.
Biasanya, kondensor didinginkan menggunakan es kering atau air keran yang disirkulasikan. Tetapi pendingin yang disirkulasikan ulang dapat digunakan. Itu bermanfaat karena tidak memerlukan banyak tenaga kerja.
Rentang kecepatan putaran (rpm), vakum (mm Hg), suhu, tekanan (mbar) dan kondensor adalah bagian penting yang harus dipertimbangkan saat membeli Rotary Evaporator.
Anda dapat memutuskan jenis Rotary Evaporator yang cocok untuk aplikasi Anda berdasarkan ukuran, jenis dan sensitivitas sampel. Misalnya, jika sampelnya asam, mereka memerlukan sistem tahan asam.
Itulah sedikit informasi mengenai rotary evaporator dan cara kerjanya. Anda bisa membeli rotary evaporator di Syaf.
Semoga informasi yang kami sajikan bisa menambah wawasan Anda. Jangan lupa untuk selalu memantau media sosial kami untuk informasi terbaru lainnya.

