Mengenal Bagian dan Fungsi Generator Mesin X-Ray

|

|

http://www.camelotradiology.com/

Mesin X-Ray terdiri dari dua komponen utama, yaitu generator X-Ray dan sistem deteksi gambar. Tabung sinar-X pada dasarnya adalah dioda vakum tinggi yang terdiri dari Katoda dan Anoda.

Tabung sinar-X beroperasi dengan menghasilkan aliran elektron dengan memanaskan filamen katoda (tungsten). Aliran elektron ini diarahkan pada kecepatan tinggi pada cakram Anoda tegangan tinggi (biasanya tungsten).

Radiasi X dihasilkan karena interaksi elektron dengan partikel atom Anoda. Sinar-X difokuskan oleh kolimator ke pelat fotografi, tempat gambar diambil. Bagian tubuh yang sedang diselidiki ditempatkan di jalur sinar-X antara tabung dan pelat fotografi.

Bagian dan fungsi generator mesin x-ray

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, mesin x-ray memiliki beberapa komponen. Kali ini kami akan memberikan sedikit penjelasan mengenai bagian generator mesin x-ray dan fungsinya.

Namun, apabila Anda belum mengetahui tentang mesin x-ray, Anda bisa membaca artikel tentang Mengenal Alat X-ray untuk Pencitraan Medis(LINK YA MAS) terlebih dahulu.

Tabung x-ray

Katoda tabung (filamen) dipanaskan dengan arus tegangan rendah beberapa ampere. Filamen memanas dan elektron dalam kawat mulai terlepas. Untuk memulai aliran elektron, potensial listrik yang kuat dibuat antara katoda dan anoda oleh generator.

Elektron yang terlepas dari katoda tertarik kuat ke cakram anoda. Aliran elektron antara katoda dan anoda disebut arus tabung. Arus tabung diukur dalam miliampere (mA) dan dikendalikan dengan mengatur arus pemanas bertegangan rendah yang diterapkan ke katoda.

Semakin tinggi suhu filamen, semakin besar jumlah elektron yang meninggalkan katoda dan berjalan ke anoda. Pengaturan mA atau arus pada konsol kontrol mengatur suhu filamen dan karenanya intensitas keluaran sinar-X.

Pembangkit tegangan tinggi

Tegangan tinggi antara katoda dan anoda mempengaruhi kecepatan elektron bergerak dan menumbuk anoda. Semakin tinggi tegangan (kV), semakin tinggi kecepatan dan, oleh karena itu, energi yang dimiliki elektron ketika mereka menabrak anoda.

Pada bagian dan fungsi generator mesin x-ray ini, semakin tinggi energi elektron yang menumbuk anoda, semakin baik penetrasi sinar-X. Potensi tegangan tinggi diukur dalam kilovolt (kV) yang dikontrol menggunakan kontrol kV di konsol.

Konsol kontrol

Komponen penting lainnya dari sistem pembangkit sinar-X adalah konsol kontrol. Ada tiga kontrol utama yang dapat disesuaikan yang mengatur

  • tegangan tabung dalam kilovolt,
  • arus listrik tabung dalam miliampere, dan
  • waktu pemaparan dalam menit dan detik.

Beberapa sistem juga memiliki sakelar untuk mengubah ukuran titik fokus tabung. Mesin X-Ray HF saat ini memiliki konsol digital dengan pengaturan untuk prosedur yang dilakukan (misalnya AP Lumbar) dan ketebalan pasien, daripada waktu Tegangan, Arus dan Eksposur, sehingga memudahkan teknisi.

Sistem pendingin

Focusing cup digunakan untuk memusatkan aliran elektron ke area kecil di anoda, yang disebut titik fokus. Ukuran titik fokus merupakan faktor penting dalam kemampuan sistem untuk menghasilkan gambar yang tajam.

Sebagian besar energi (hampir 98%) diterapkan ke tabung diubah menjadi panas di titik fokus anoda. Oleh karena itu, perlu untuk mendinginkan anoda. Tabung didinginkan menggunakan sistem resirkulasi air atau minyak.

Vakum dipertahankan di dalam tabung, untuk mencegah katoda terbakar dan untuk mencegah busur api antara anoda dan katoda.

Itu sedikit informasi mengenai bagian dan fungsi generator mesin x-ray. Kami akan merekomendasikan salah satu mesin x-ray yaitu Siemens Mobile X-Ray System Polymobile Plus. Anda bisa melihat informasi produk selengkapnya di website kami.

Website || Syaf.co.id

Tinggalkan Balasan

Butuh bantuan? Silahkan Hubungi