Memilih Instrumen Bedah Sesuai dengan Prosedur Pembedahan

|

Instrumen bedah merupakan berbagai jenis peralatan yang digunakan oleh tim bedah untuk melakukan prosedur pembedahan. Dalam menggunakan instrumen bedah, tim bedah tidak boleh sembarangan. Berikut ini adalah informasi memilih instrumen bedah sesuai dengan prosedur.

|

https://www.citycollege..com

Apa itu pembedahan?

Pembedahan merupakan spesialisasi medis yang berfokus pada penggunaan teknik operasi untuk menyelidiki dan menyelesaikan kondisi medis tertentu yang disebabkan oleh penyakit atau cedera traumatis.

Pembedahan dapat memiliki banyak tujuan yang mungkin, seperti untuk meningkatkan fungsi tubuh, meningkatkan penampilan fisik, atau memperbaiki area yang rusak atau pecah.

Memilih Instrumen bedah

Saat dokter bedah hendak melakukan pembedahan, mereka biasanya menggunakan beragam instrumen bedah. Setiap instrumen bedah memiliki kegunaan dan fungsinya masing-masing. Dalam memilih instrumen bedah untuk suatu prosedur, berikut adalah beberapa poin penting yang perlu dipertimbangkan:

– Prosedur pembedahan apa yang akan dilakukan

Jurnal penelitian yang diterbitkan biasanya menunjukkan instrumen mana yang telah digunakan peneliti lain untuk prosedur serupa. Instrumen bedah yang benar untuk prosedur tertentu membuat perbedaan pada hasil teknik itu.

– Berapa ukuran subjek yang akan dibedah

Instrumen yang sempurna untuk tikus dengan berat 200–300 gram (panjang sekitar 22–25 cm) mungkin bukan pilihan terbaik untuk tikus yang baru lahir dengan berat sekitar 15 g (panjang sekitar 1-2,5 cm).

– Seberapa sering instrumen akan digunakan

Jika Anda melakukan lebih dari 100 pemotongan per hari, sepasang gunting titanium atau gunting dengan sisipan tungsten karbida akan layak dipertimbangkan. Mereka tetap tajam lebih lama.

Itulah beberapa pertimbangan sebelum menentukan instrumen bedah mana yang akan digunakan. Banyaknya instrumen bedah yang digunakan bidang kedokteran, sehingga Anda perlu mengetahui masing-masing kegunaannya.

Jenis Instrumen Bedah

Sebagian besar instrumen bedah dapat digunakan untuk bedah umum di laboratorium penelitian. Instrumen dapat secara kasar dikategorikan berdasarkan fungsi:

  • Alat pemotong termasuk gunting, pisau bedah, pisau dan scalpels.
  • Alat menggenggam atau memegang termasuk forsep hemostatik dan forsep jaringan.
  • Retractor, yang menahan sayatan terbuka atau menahan organ (atau jaringan) keluar dari jalan, termasuk Gelpi, Weitlaner dan instrumen gaya Angkatan Darat AS.

Panduan umum instrumen bedah

Seperti halnya setiap prosedur medis, peralatan khusus diperlukan untuk setiap operasi bedah. Beberapa peralatan dapat digunakan kembali (kebanyakan instrumen termasuk dalam kategori ini), sementara peralatan lainnya hanya untuk sekali pakai.

Dengan sedikit pengecualian, semua peralatan yang digunakan dalam operasi adalah steril dan akan dikemas, oleh karena itu hanya boleh disentuh oleh mereka yang sudah dalam kondisi steril. Contoh umum dari ‘sekali pakai’ yang ada di ruang pembedahan adalah stapler pemotong, ‘perangkat energi’, saluran air dan penyeka.

Ada beberapa set “dasar” yang berisi instrumen yang paling umum digunakan, yang mungkin hanya diperlukan untuk sesuatu yang sederhana (misalnya eksisi tahi lalat). Tergantung pada operasinya, staf bedah juga dapat menggunakan baki lain yang berisi instrumen yang lebih khusus (misalnya perangkat laparotomi, perangkat rektal, perangkat vaskular).

Itulah informasi mengenai memilih instrumen bedah sesuai dengan prosedur pembedahan. Memilih instrumen bedah yang tepat akan membuat proses pembedahan berjalan dengan lancar. Anda bisa mendapatkan berbagai instrumen bedah di Syaf Unica Indonesia.

Anda bisa mengunjungi katalog produk di website kami untuk mendapatkan informasi produk selengkapnya. Terima kasih karena telah bersama dengan Syaf Unica Indonesia.

 

WEBSITE || SYAF.CO.ID

Tinggalkan Balasan

Butuh bantuan? Silahkan Hubungi