
https://www.momtastic.com/
Pengukuran antropometri anak umumnya digunakan sebagai indikator pertumbuhan dan perkembangan bayi. Pengukuran ini diplot terhadap grafik pertumbuhan standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk menilai pertumbuhan bayi Anda dibandingkan dengan standar nasional atau internasional.
Perubahan pertumbuhan perlu dipantau karena pertumbuhan yang buruk di awal kehidupan atau perubahan berat badan yang berlebihan, serta periode kenaikan berat badan yang cepat, telah dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit metabolik seperti obesitas dan diabetes.
Apa saja yang diukur dalam pengukuran antropometri anak?
Pengukuran antropometri anak meliputi beberapa hal berikut ini:
Bobot
Bayi akan ditempatkan pada timbangan digital dengan posisi telentang. Ketika melakukan pengukuran bobot bayi, biasanya orang tua diminta untuk melepas popok bayi sebelum pengukuran.
Untuk melakukan pengukuran bobot bayi, Syaf menyediakan timbangan bayi manual yaitu Timbangan Bayi Manual OneMed 20kg OD-230 dan timbangan digital yaitu SERENITY Digital Baby Scale SR-30DM.
Panjang terlentang
Panjangnya akan diukur dengan bayi berbaring di atas alat ukur. Dalam melakukan pengukuran panjang terlentang, bayi akan diukur dari atas kepala hingga ke tumit.
Untuk melakukna pengukuran panjang terlentang pada bayi, biasanya digunakan alat pengukur panjang bayi. Syaf menyediakan alat pengukur panjang bayi yaitu Infant Ruler Baby Measuring Math.
Lingkar kepala
Lingkar kepala diambil dengan pita pengukur. Pengukuran antropometri anak ini dilakukan dengan melilitkan pita di sekitar kepala bayi di atas alis dan telinga.
Lingkar pinggang
Pengukuran ini untuk memperkirakan distribusi lemak dan jumlah lemak di sekitar area perut. Pita pengukur kecil akan ditempatkan di atas pusar.
Jarak anogenital
Ukuran ini memungkinkan untuk memperkirakan kadar hormon pada bayi Anda. Secara khusus, ukuran ini digunakan sebagai indikator apakah anak laki-laki berkembang dengan baik sebagai respons terhadap hormon pria yang disebut androgen (misalnya testosteron).
Pada pengukuran ini, biasanya petugas akan menggunakan jangka sorong kecil untuk melakukan pengukuran jarak dari anus ke alat kelamin.
Panjang penis dan penilaian testis yang tidak turun
Penilaian ini untuk menetapkan adanya testis yang tidak turun. Tampaknya testis yang tidak turun berhubungan dengan pola penambahan berat badan dan lemak berlebih selama masa bayi.
Panjangnya akan diukur dengan menggunakan jangka sorong. Testis yang tidak turun ditentukan dengan memeriksa skrotum. Ini menjadi salah satu pengukuran antropometri anak.
Pengukuran ketebalan lipatan kulit
Penilaian ini memungkinkan untuk memperkirakan lemak tubuh pada bayi Anda. Jangka sorong digunakan untuk mengukur ketebalan lipatan kulit bayi dengan lapisan lemak di bawahnya (lemak subkutan).
Pengukuran diambil dari situs tubuh, mulai dari trisep (lengan atas), subskapular (daerah tulang belikat), paha depan (daerah paha), panggul (di belakang antara tulang rusuk dan pinggul).
– Trisep
Pengukuran lipatan kulit trisep dilakukan di tengah antara bagian atas bahu dan siku (setengah di sepanjang lengan atas).
– Subskapular
Pengukuran lipatan kulit subskapular dilakukan di sudut kanan bawah tulang belikat kiri.
– Quadriceps
Pengukuran lipatan kulit quadriceps (paha) dilakukan di tengah bagian atas kaki bagian atas.
– Panggul
Pengukuran lipatan kulit panggul dilakukan di tengah sisi tubuh antara tulang rusuk bawah dan pinggul.
Itulah beberapa pengukuran antropometri anak. Beberapa alat pengukuran yang kami rekomendasikan pada artikel ini bisa Anda beli melalui di Syaf Unica Indonesia melalui website. Semoga informasi yang kami sajikan bisa menambah wawasan Anda.

