Ketahuilah Arti dari Hasil Pemeriksaan EMG

|

Hasil EMG biasanya tidak langsung diterima pasien pada hari yang sama saat pemeriksaan dilakukan. Hal tersebut dikarenakan ahli saraf akan menafsirkan hasilnya terlebih dahulu dan menyiapkan laporan pemeriksaan lalu disampaikan pada dokter yang menangani pasien langsung.

|

https://www.spinesports.com/

Dokter akan melakukan diskusi hasil pemeriksaan EMG dengan pasien ketika melakukan janji temu. Pemeriksaan EMG akan akan memberikan hasil pemeriksaan pada waktu yang berbeda-beda pada setiap pasien, hal itu tergantung pada temuan dan kondisi yang dialami pada prosedur berlangsung.

Arti hasil pemeriksaan EMG

Hasil normal

Apabila terdapat aktivitas listrik yang sangat sedikit ketika otot rileks atau istirahat, pemeriksaan EMG akan memberikan hasil yang normal. Aktivitas listrik mungkin akan terlihat saat jarum dimasukkan. Aktivitas listrik yang terdeteksi akan kembali menjadi sangat sedikit apabila otot sudah menjadi lebih tenang.

Ketika sedang melenturkan otot, aktivitas listrik akan mulai terlihat. Ketika otot berkontraksi, terdapat peningkatan pada aktivitas listrik yang terdeteksi dan polanya dapat terlihat di hasil pemeriksaan yang dokter berikan.

Pola tersebut yang kemudian digunakan untuk menentukan apakah otot merespon sebagaimana mestinya.

Hasil tidak normal

Apabila pola aktivitas listrik tidak normal, itu menandakan bahwa terdapat kelainan atau penyakit tertentu pada otot atau saraf.

Jika hasil elektromiografi menunjukkan Apabila terdapat aktivitas listrik pada otot yang sedang beristirahat pada hasil pemeriksaan elektromiogram, pasien memiliki masalah dengan suplai saraf ke otot. Penyebab dari kondisi tersebut biasanya yaitu peradangan atau penyakit pada otot.

Adanya pola aktivitas listrik yang ditunjukkan pada hasil EMG, termasuk tingkat dan durasi yang tidak normal saat otot berkontraksi, kemungkinan pasien memiliki gangguan pada otot atau saraf, seperti ALS, sindrom pasca-polio, atau herniasi diskus.

Hasil elektromiografi yang tidak normal mungkin saja disebabkan oleh beberapa penyakit otot dan saraf lainnya. Hasil pemeriksaan EMG perlu dikonsultasikan dengan dokter.

Efek samping pemeriksaan EMG

Pemeriksaan EMG menjadi prosedur tes yang memiliki resiko rendah dan jarang menimbulkan komplikasi. Pasien umumnya hanya merasakan nyeri otot dan memar sementara. Nyeri otot biasanya timbul di lokasi tempat jarum elektroda dipasang, saat, atau sesudah prosedur EMG berlangsung.

Namun tidak jarang, terdapat risiko dan efek samping dari pemeriksaan EMG tetap ada. Biasanya terjadi perdarahan, infeksi, dan cedera saraf pada area tempat jarum elektroda dimasukkan. Biasanya efek samping tersebut memiliki risiko ini sangatlah kecil dan bisa tidak terjadi pada beberapa pasien.

Elektromiografi yang dilakukan pada otot di sepanjang dinding dada dapat menjadi penyebab adanya kebocoran udara ke area antara paru-paru dan dinding dada. Tetapi kasus tersebut jarang terjadi. Adanya kebocoran udara tersebut dapat menyebabkan paru-paru kolaps (pneumotoraks), namun resikonya juga sangat kecil.

Terdapat juga efek samping yang timbul selain efek samping yang sudah disebutkan sebelumnya.  Biasanya hal tersebut terjadi pada pasien yang memiliki kondisi medis tertentu. Contohnya yaitu tes elektromiogram dapat mengganggu fungsi alat pacu jantung dan implan kardioverter defibrilator (ICD) yang digunakan oleh pasien.

Untuk mengantisipasi efek samping yang ditimbulkan, perlu memberi tahu sebekun prosedur operasi. Dokter akan menilai dan memutuskan apakah pemeriksaan elektromiogram merupakan prosedur tes yang baik untuk pasien atau tidak.

Itulah informasi mengenai hasil pemeriksaan EMG yang perlu Anda ketahui. Semoga informasi ini dapat bermanfaat untuk Anda. Anda bisa membeli alat pemeriksaan EMG di Syaf Unica Indonesia. Untuk membeli alat pemeriksaan EMG tersebut, Anda bisa langsung klik di sini https://syaf.co.id/product/jual-emg-ep-system-contec-cms6600b/.

 

 

WEBSITE || SYAF.CO.ID

Tinggalkan Balasan

Butuh bantuan? Silahkan Hubungi