Ketahui Tentang Tes Narkoba dan Parameter yang Digunakan

|

Banyak kasus penyalahgunaan narkoba dan obat-obatan terlarang yang terjadi. Untuk mengetahui apakah seseorang mengonsumsi narkoba dan obat-obatan terlarang, maka dilakukan tes narkoba. Berikut ini adalah informasi mengenai tes narkoba dan parameter yang digunakan.

|

 

https://www.google.com/amp/s/faktualnews.co/

Tes Narkoba

Tes narkoba merupakan pemeriksaan yang bertujuan untuk mendeteksi jenis dan kadar obat-obatan terlarang yang terkandung dalam tubuh. Obat-obatan terlarang yang biasanya diperiksa yaitu kandungan mariyuana, opioid, amfetamin, kokain, dan phencyclidine (PCP).

Tes narkoba umumnya menggunakan sampel urine, namun sampel juga dapat berasal dari rambut, darah, keringat, bahkan air liur. Pemeriksaan narkoba yang menggunakan sampel rambut dapat mendeteksi adanya penggunaan narkoba dalam jangka waktu yang lebih lama.

Tes narkoba dengan sampel air liur belum tersedia saat ini di Indonesia. Untuk tes narkoba di Indonesia paling banyak menggunakan sampel urin.

Pentingnya melakukan tes narkoba

Tes narkoba dilakukan untuk memastikan apakah seseorang mengonsumsi obat-obatan terlarang atau tidak. Tes narkoba dilakukan dengan tujuan sebagai berikut:

Persyaratan penerimaan kerja

Beberapa pekerjaan memberikan persyaratan tes narkoba dalam prosesnya. Hal ini untuk memastikan bahwa calon karyawannya bersih dari obat-obatan terlarang.

Pengecekkan penggunaan narkoba pada atlet

Ada beberapa obat yang mampu meningkatkan stamina dan kemampuan atlet, namun obat-obatan tersebut dilarang digunakan oleh para atlet. Untuk mendeteksinya, para atlet akan dites narkoba.

Keperluan forensik atau hukum

Tes narkoba dilakukan untuk mengetahui apakah kasus kriminal atau kecelakaan terkait dengan penggunaan obat-obatan terlarang. Tes ini juga biasanya digunakan untuk proses di pengadilan.

Memantau penggunaan opioid

Beberapa pasien mengonsumsi obat-obatan jenis opioid untuk meredakan nyeri. Obat-obatan tersebut telah diresepkan oleh dokter. Untuk memantau apakah kadar obat yang dikonsumsi tersebut sudah tepat, maka dilakukan tes narkoba.

Rapid tes narkoba 6 parameter

Rapid tes narkoba merupakan alat tes yang digunakan untuk memeriksa beberapa jenis narkoba hanya dalam satu kali pemeriksaan. Jenis narkoba yang terdeteksi pada rapid tes narkoba 6 parameter yaitu amphetamine (AMP), Morphine (MOP), Ganja/ Marijuana (THC), Methamphetamine (MET), Cocaine (COC), Benzodiazepines (BZO).

Rapid tes narkoba ini dilakukan menggunakan sampel urin. Waktu untuk mendapatkan hasil tes narkoba dari masing-masing merk berbeda. Alat tes narkoba ini ada yang berbentuk strip dan juga berbentuk card.

Hasil tes narkoba

Seseorang yang telah menjalani tes narkoba akan memperoleh hasil sebagai berikut:

Negatif atau normal

Jika memperoleh hasil negatif artinya dalam tubuh seseorang tidak terdapat narkoba atau kadar K tersebut masih di bawah batas yang terdeteksi.

Positif

Jika memperoleh hasil positif artinya dalam tubuh seseorang terdapat satu atau lebih jenis obat-obatan terlarang.

Positif palsu

Jika memperoleh hasil positif palsu artinya seseorang tersebut mengkonsumsi obat-obatan medis tertentu.

– Positif palsu amfetamin dan methamphetamine

Ini terjadi karena seseorang mengonsumsi obat flu yang mengandung dextromethorphan, pseudoephedrine, phenylpropanolamine, dan ephedrine atau obat penurun asam lambung (seperti ranitidine).

– Positif palsu barbiturate dan methadone

Biasanya terjadi karena seseorang mengonsumsi obat penurun demam dan pereda nyeri seperti ibuprofen, atau obat penenang golongan.

– Positif palsu opiate

Biasanya terjadi pada seseorang yang mengonsumsi obat antibiotik golongan fluoroquionolone (seperti ofloxacin), antibiotik untuk TBC (seperti rifampicin) dan obat malaria (seperti pil kina).

– Positif palsu tes ganja

Biasanya terjadi pada seseorang yang mengonsumsi obat antivirus untuk HIV (seperti efavirens), obat untuk mengatasi alergi (seperti promethazine), dan obat antiinflamasi nonsteroid (seperti ketoprofen, naproxen, dan sulindac).

– Positif palsu kokain

Biasanya terjadi pada seseorang karena mengonsumsi antibiotik golongan amoxicillin.

Pada hasil tes narkoba positif palsu perlu dilakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan penggunaan obat-obatan tersebut.

Itulah informasi tentang tes narkoba dan parameter yang digunakan. Syaf Unica Indonesia menjual alat rapid tes narkoba 6 parameter. Anda bisa mendapatkannya dengan melakukan pemesanan melalui website Syaf.co.id atau melalui platform e-commerce.

Tinggalkan Balasan

Butuh bantuan? Silahkan Hubungi