Elektroporasi adalah fenomena biofisik di mana permeabilitas membran sel meningkat melalui medan listrik berdenyut yang diterapkan secara eksternal. Peningkatan permeabilitas membran ini digunakan untuk banyak aplikasi dalam bioteknologi, obat-obatan dan industri makanan. Informasi terkait teknik elektroporasi dan cara kerjanya bisa Anda simak berikut ini.

https://ibidi.com/
Apa itu teknik elektroporasi?
Elektroporasi merupakan teknik biologi molekuler yang berguna yang memungkinkan transformasi bakteri dan ragi, dan transfeksi sel kultur jaringan (misalnya sel mamalia) melalui cara non-kimia. Teknik menggunakan pulsa pendek dari medan listrik yang kuat ke sel.
Medan listrik meningkatkan permeabilitas membran sel. Akibatnya, bahan kimia seperti obat-obatan dan materi genetik dapat melewati membran sel yang kedap air. Elektroporasi adalah metode yang disukai untuk memperkenalkan gen asing ke sel target karena kemudahan dan kemanjurannya.
Istilah elektroporasi berasal dari fakta bahwa memberikan kejutan listrik tegangan tinggi pada membran sel menyebabkan pembentukan pori-pori. Pori-pori ini cukup besar untuk memungkinkan lewatnya makromolekul ke dalam dan ke luar sel. Pori-pori pada akhirnya akan menutup dengan proses peluruhan alami yang tertunda pada 0°C.
Bagaimana cara kerja teknik elektroporasi?
Teknik elektroporasi dan cara kerjanya didasarkan pada proses yang sederhana. Sel inang dan molekul terpilih disuspensikan dalam larutan konduktif dan sirkuit listrik ditutup di sekitar campuran.
Pulsa listrik pada tegangan yang dioptimalkan dan hanya berlangsung beberapa mikrodetik hingga satu milidetik dikeluarkan melalui suspensi sel. Ini mengganggu lapisan ganda fosfolipid membran dan menghasilkan pembentukan pori-pori sementara.
Potensi listrik melintasi membran sel secara bersamaan meningkat untuk memungkinkan molekul bermuatan seperti DNA didorong melintasi membran melalui pori-pori dengan cara yang mirip dengan elektroforesis.
Keuntungan dan kekurangan teknik elektroporesis
Keuntungan utama dari teknik elektroporasi adalah penerapannya untuk transfeksi sementara dan stabil dari semua jenis sel. Selain itu, karena elektroporasi mudah dan cepat, elektroporasi mampu mentransfeksi sejumlah besar sel dalam waktu singkat setelah kondisi elektroporasi optimum ditentukan.
Kekurangan utama dari elektroporasi adalah kematian sel substansial yang disebabkan oleh pulsa tegangan tinggi dan hanya sebagian perbaikan membran yang berhasil dan juga membutuhkan penggunaan jumlah sel yang lebih besar dibandingkan dengan metode transfeksi kimia.
Sementara instrumentasi yang lebih modern dapat mengatasi kematian sel yang tinggi dengan mendistribusikan pulsa listrik secara merata di antara sel-sel. Selain itu mempertahankan pH yang stabil di seluruh ruang elektroporasi, optimalisasi parameter pulsa, dan kekuatan medan masih diperlukan untuk menyeimbangkan efisiensi elektroporasi dan viabilitas sel.
Membeli alat untuk melakukan elektroporasi
Setelah mengetahui tentang teknik elektroporasi dan cara kerjanya, apabila Anda ingin melakukan pembelian elektroporator atau alat untuk melakukan elektroporasi, Anda bisa melakukannya di Syaf Unica Indonesia.
Ya, Syaf Unica Indonesia bisa menjadi pilihan Anda untuk menjadi pemasok elektroporator. Kami menyediakan Gemini Twin Wave Electroporator yang bisa Anda miliki untuk membantu proses elektroporesis di laboratorium dengan mudah.
Cara membeli Gemini Twin Wave Electroporator sangat mudah. Anda hanya perlu mengunjungi website kami dan melakukan pencarian produk di katalog produk kami. Anda juga bisa klik link berikut ini agar lebih mudah https://syaf.co.id/product/gemini-twin-wave-electroporator/.
Itulah informasi yang dapat kami berikan mengenai teknik elektroporasi dan cara kerjanya. Semoga informasi yang kami sajikan dapat memkaya wawasan Anda. Terima kasih karena telah mengunjungi website kami.
WEBSITE || SYAF.CO.ID

