COD merupakan salah satu parameter untuk menentukan kualitas air. Hal itulah yang menyebabkan pentingnya pengukuran COD. Simak informasi selengkapnya pada artikel berikut ini.

https://m.spectrumlab.com.my/
Apa itu COD?
Chemical Oxygen Demand (COD) merupakan pengujian yang dilakukan untuk mengukur jumlah oksigen yang dibutuhkan dalam mengoksidasi secara kimiawi bahan organik dan nutrisi anorganik, seperti amonia atau nitrat yang ada dalam air.
Metode paling awal untuk kuantifikasi COD dikembangkan lebih dari 150 tahun yang lalu dan melibatkan pencatatan perubahan warna larutan permanganat yang dicampur ketika dicampur dengan sampel air. Namun, ada variabilitas yang signifikan antara sampel yang menggunakan senyawa tersebut.
Penggunaan prosedur dikromat dipelopori dan disempurnakan untuk air limbah pada tahun 1949. COD diukur melalui uji laboratorium di mana sampel diinkubasi dengan oksidan kimia yang kuat untuk interval waktu tertentu dan pada suhu konstan (biasanya 2 jam pada 150 °C ).
Oksidan yang paling umum digunakan adalah kalium dikromat. Oksidan tersebut digunakan dalam kombinasi dengan asam sulfat mendidih.
Penting untuk dicatat bahwa oksidan kimia tidak spesifik untuk senyawa organik atau anorganik. Oleh karena, itu kedua sumber kebutuhan oksigen ini diukur dalam uji COD. Selain itu, tidak mengukur potensi konsumsi oksigen yang terkait dengan senyawa organik terlarut tertentu seperti asetat.
Dengan demikian, pengukuran tidak secara langsung sebanding dengan Biological Oxygen Demand (BOD) tetapi dapat digunakan untuk melengkapi, meskipun kadang-kadang digunakan sebagai ukuran pengganti.
Pentingnya pengukuran COD
COD menjadi salah satu parameter kualitas air bersih yang penting dan digunakan dalam berbagai aplikasi, diantaranya yaitu:
- Untuk memastikan pembuangan air limbah dan prosedur pengolahan limbah memenuhi kriteria yang ditetapkan oleh regulator.
- Untuk mengukur fraksi biodegradable dari limbah air limbah yaitu rasio antara BOD dan COD.
- Pengukuran COD atau BOD juga digunakan sebagai indikator ukuran instalasi pengolahan air limbah yang dibutuhkan untuk lokasi tertentu.
Metode analisis COD yang digunakan saat ini
Metode analisis Chemical Oxygen Demand (COD) tradisional adalah metode kimia basah. Metode tersebut dilakukan dengan melibatkan pencernaan dua jam pada panas tinggi di bawah kondisi asam di mana kalium dikromat bertindak sebagai oksidan untuk bahan organik yang ada dalam sampel air.
Perak sulfat hadir sebagai katalis dan merkuri sulfat bertindak untuk mengkomplekskan klorida yang mengganggu. Setelah pencernaan, tingkat oksidasi diukur melalui pengukuran tidak langsung dari kebutuhan oksigen melalui elektron yang dikonsumsi dalam reduksi Cr6+ menjadi Cr3+. Metode analisis COD tersebut dapat dilakukan dengan titrasi atau spektrofotometri.
Membeli COD analyzer

Mengingat pentingnya pengukuran COD, Anda perlu memilih COD analyzer yang tepat. Salah satu COD analyzer yang bisa Anda pilih yaitu Lovibond COD yang dijual oleh Syaf Unica Indonesia.
Lovibond COD merupakan alat yang digunakan untuk menganalisis COD pada sampel. Alat ini digunakan untuk penentuan indeks permintaan oksigen kimia (ST-COD). Alat yang digunakan untuk menganalisis nilai COD ini bersifat tahan air.
Alat ini dapat mati otomatis. Terdapat pula tampilan tanggal dan jam yang real time. Lovibond COD dilengkapi dengan mode kalibrasi. Alat ini cocok untuk digunakan sebagai instrumen referensi sebagaimana didefinisikan dalam IP 68, 1 jam pada 0,1 meter, daya apung.
Apabila Anda ingin membeli Lovibond COD, Anda bisa langsung membelinya melalui website kami dengan mengunjungi katalog produk atau klik di sini https://syaf.co.id/product/chemical-oxygen-demand/.
Semoga informasi mengenai pentingnya pengukuran COD bisa menambah wawasan Anda. Terima kasih telah mengunjungi website kami.
WEBSITE || SYAF.CO.ID
