Ketahui Tentang Pemeriksaan Elektroensefalogram (EEG)

|

Pemeriksaan yang dilakukan untuk mengetahui kelainan dan aktivitas kelistrikan pada otak dilakukan dengan alat elektroensefalogram atau EEG. Alat ini digunakan untuk mendeteksi berbagai penyakit yang berkaitan dengan otak dan saraf. Simak informasi berikut ini mengenai pemeriksaan elektroensefalogram (EEG).

|

Home

Apa itu pemeriksaan EEG?

Elektroensefalogram atau Electroencephalogram (EEG) merupakan pemeriksaan yang dilakukan untuk mendeteksi kelainan pada gelombang otak, atau aktivitas listrik otak. Selama pemeriksaan, elektroda yang terdiri dari cakram logam kecil dengan kabel tipis ditempelkan ke kulit kepala.

Elektroda berfungsi untuk mendeteksi muatan listrik kecil yang dihasilkan dari aktivitas sel-sel otak. Muatan diperkuat dan muncul sebagai grafik pada layar komputer atau sebagai rekaman yang dapat dicetak di atas kertas. Dokter akan menafsirkan hasil dari pemeriksaan EEF tersebut.

Selama EEG, dokter biasanya mengevaluasi sekitar 100 halaman di lembaran kertas atau layar komputer. Dokter akan memberikan perhatian khusus pada bentuk gelombang dasar, tetapi juga memeriksa semburan energi dan respons singkat terhadap rangsangan, seperti lampu yang berkedip.

Apa kegunaan dari pemeriksaan elektroensefalogram (EEG)?

Pemeriksaan elektroensefalogram (EEG) telah digunakan sejak tahun 1929 untuk mendeteksi masalah dalam aktivitas listrik otak yang berhubungan dengan gangguan otak tertentu. Pengukuran yang diberikan oleh EEG digunakan untuk memeriksa dan mengkonfirmasi beberapa kondisi berikut ini:

  • Gangguan kejang (seperti epilepsi)
  • Cedera kepala
  • Ensefalitis (radang otak)
  • Tumor otak
  • Ensefalopati (penyakit yang menyebabkan disfungsi otak)
  • Gangguan tidur
  • Stroke
  • Demensia

Apabila seseorang dalam keadaan koma, EEG dapat dilakukan untuk menentukan tingkat aktivitas otak mereka. Tes EEG ini digunakan pula untuk memantau aktivitas selama operasi otak.

Apa maksud dari hasil tes EEG?

Seorang ahli saraf menafsirkan rekaman dari EEG dan kemudian mengirimkan hasilnya ke dokter. Dokter kemudian akan membahas hasil tes bersama pasiennya.

Hasil normal

Aktivitas listrik di otak muncul dalam EEG sebagai pola gelombang. Pada tingkat kesadaran yang berbeda seperti tidur dan bangun, rentang frekuensi tertentu yang dihasilkan dari gelombang per detik yang dianggap normal.

Misalnya, pola gelombang bergerak lebih cepat ketika bangun daripada saat Anda tidur. EEG akan menunjukkan apakah frekuensi gelombang atau polanya normal.

Hasil tidak normal

Hasil EEG yang tidak normal dapat disebabkan beberapa kondisi seperti epilepsi, perdarahan abnormal, gangguan tidur, ensefalitis, tumor, migrain, jaringan mati yang disebabkan penyumbatan aliran darah, penggunaan alkohol dan narkoba yang berlebihan, serta cedera kepala.

Alat pemeriksaan elektroensefalogram (EEG)

|
Salah satu alat pemeriksaan elektroensefalogram yaitu Contech KT88. Alat ini digunakan untuk merekam aktivitas kelistrikan yang terjadi pada otak manusia untuk mengetahui kelainan yang ada pada orak.

Alat tersebut bekerja dengan mengumpulkan sinyal EEG menggunakan elektroda. Alat ini memiliki 16 saluran untuk EEG dan 2 saluran untuk ECG yang bersifat opsional. Alat ini memiliki spesifikasi dan fitur canggih yang secara lengkap bisa Anda lihat di sini https://syaf.co.id/product/jual-alat-eeg-murah-contec-kt88/.

Selain alat pemeriksaan elektroensefalogram, Syaf Unica Indonesia juga menyediakan berbagai alat kesehatan lainnya. Dapatkan kemudahan dalam proses pembelian dan pembayaran. Proses pemesanan dapat dilakukan melalui website, marketplace Syaf, atau menghubungi costumer service kami langsung. Pengiriman dapat dilakukan ke seluruh wilayah Indonesia bahkan luar negeri.

Terima kasih telah mengunjungi website kami. Semoga informasi yang kami sajikan mengenai alat pemeriksaan elektroensefalogram bisa bermanfaat.

WEBSITE || SYAF.CO.ID

Tinggalkan Balasan

Butuh bantuan? Silahkan Hubungi