Ketahui Tentang Dekompresi Tulang Belakang Bedah dan Non Bedah

Dekompresi Tulang Belakang merupakan prosedur yang dilakukan untuk masalah yang berhubungan dengan bantalan tulang belakang di pinggang dan leher. Simak informasi mengenai dekompresi tulang belakang bedah dan non bedah.

https://www.amp.suara.com/

Dekompresi Tulang Belakang Bedah

Dekompresi tulang belakang bedah merupakan prosedur yang dilakukan untuk mengobati jenis nyeri punggung tertentu. Dekompresi tulang belakang bedah biasanya digunakan sebagai pilihan terakhir setelah melakukan prosedur lainnya.

Jika tindakan lain tidak berhasil, dokter akan menyarankan dekompresi tulang belakang bedah untuk cakram yang menonjol atau pecah, pertumbuhan tulang, atau masalah tulang belakang lainnya.

Pembedahan tersebut dilakukan untuk membantu meringankan gejala dari tekanan pada sumsum tulang belakang atau saraf, termasuk:

  • Nyeri
  • Mati rasa
  • Perasaan geli
  • Kelemahan

Jenis Bedah Dekompresi Tulang Belakang

Berikut ini adalah jenis operasi atau pembedahan untuk dekompresi punggung tulang belakang yang umum dilakukan:

Diskektomi

Dalam prosedur ini, sebagian dari cakram diangkat untuk mengurangi tekanan pada saraf.

Laminotomi atau laminektomi

Seorang ahli bedah akan mengangkat sebagian kecil tulang, yaiyu bagian dari lengkungan tulang atau seluruh lengkungan tulang untuk meningkatkan ukuran kanal tulang belakang dan mengurangi tekanan.

Foraminotomi atau foraminektomi

Seorang ahli bedah mengangkat tulang dan jaringan lain untuk memperluas bukaan akar saraf.

Penghapusan osteofit

Selama proses operasi, pertumbuhan tulang akan dihilangkan.

Corpectomy

Prosedur ini melibatkan pengangkatan tubuh vertebral bersama dengan cakram di antara tulang belakang.

Dekompresi Tulang Belakang Non-bedah

Dekompresi tulang belakang non-bedah merupakan jenis traksi bermotor yang dapat membantu meredakan nyeri punggung. Dekompresi tulang belakang non-bedah bekerja dengan meregangkan tulang belakang secara lembut.

Hal tersebut mengubah kekuatan dan posisi tulang belakang. Perubahan ini menghilangkan tekanan dari cakram tulang belakang, yang merupakan bantalan seperti gel di antara tulang-tulang di tulang belakang dengan menciptakan tekanan negatif pada cakram.

Akibatnya, cakram yang menonjol atau herniasi dapat menarik kembali dan menghilangkan tekanan pada saraf dan struktur lain di tulang belakang. Hal tersebut dapat membantu mendorong pergerakan air, oksigen, dan cairan kaya nutrisi ke dalam cakram sehingga dapat sembuh.

Kegunaan dekompresi tulang belakang non-bedah

Dekompresi tulang belakang non-bedah biasanya digunakan dalam upaya untuk mengobati beberapa hal berikut ini

  • Sakit punggung, leher, atau linu panggul yang merupakan rasa sakit, lemas, atau kesemutan yang menjalar ke bawah kaki
  • Cakram yang menonjol atau hernia atau penyakit cakram degeneratif
  • Sendi tulang belakang yang aus (disebut sindrom faset posterior)
  • Akar saraf tulang belakang yang terluka atau sakit

Jenis dekompresi tulang belakang non-bedah

Keamanan dan efektivitas dekompresi tulang belakang non-bedah perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui dan dibandingkan dengan alternatif lain untuk operasi, seperti:

  • Obat anti inflamasi nonsteroid (NSAID)
  • Terapi fisik
  • Olahraga
  • Istirahat terbatas
  • Suntikan steroid
  • Kiropraktik
  • Akupunktur

Berbagai alat yang digunakan untuk permasalahan tulang belakang seperti traksi dan lainnya dapat Anda beli di Syaf Unica Indonesia. Selain itu, kami juga menyediakan berbagai alat kesehatan lainnya. Ikuti berbagai media sosial kami untuk mendapatkan informasi terbaru dan update produk kami.

Semoga informasi yang kami sajikan mengenai dekompresi tulang belakang bedah dan non bedah dapat bermanfaat untuk Anda. Terima kasih telah mengunjungi website kami.

WEBSITE || SYAF.CO.ID