Ketahui Perbedaan Neraca Analitik dan Neraca Presisi

|

Terdapat banyak jenis timbangan laboratorium yang tersedia untuk dipilih. Masing-masing dengan fitur dan rekomendasi penggunaan yang berbeda. Sebelum membeli timbangan, berikut adalah beberapa pertanyaan yang perlu dipertimbangkan saat membeli peralatan laboratorium baru.

|

https://www.mt.com/

Aplikasi yang akan diukur, kapasitas maksimal yang dibutuhkan, dan akurasi yang dibutuhkan bisa menjadi pertimbangan dalam memilih neraca yang akan digunakan. Dalam artikel kali ini, kami akan membahas mengenai perbedaan neraca analitik dan neraca presisi.

Perbedaan neraca analitik dan neraca presisi

Neraca Analitik

Neraca analitik telah dirancang untuk mengukur massa kecil dengan presisi tinggi. Biasanya digunakan dalam analisis kimia kuantitatif, timbangan analitik sangat sensitif dan mampu mengukur empat tempat desimal di sebelah kanan titik desimal dan mampu mengukur sampel hingga 320g.

Neraca analitik sangat sensitif sehingga arus udara dapat mempengaruhi pengukuran. Pelindung draft disediakan untuk mencegah pembacaan yang tidak akurat. Ruang khusus harus ditetapkan untuk mencegah gangguan lingkungan.

Neraca analitik memerlukan kalibrasi yang sering dan perlu dipantau dengan cermat. Sebagian besar timbangan menyertakan kalibrasi bobot bermotor internal otomatis. Bobot eksternal juga dapat digunakan untuk kalibrasi. Timbangan ini digunakan dalam aplikasi kimia dan farmasi.

Neraca presisi

Neraca presisi juga dikenal sebagai timbangan top-loading yang mampu mengukur hingga 200g dan harganya lebih murah daripada timbangan analitik. Timbangan ini dianggap semi-analitis karena kurang akurat daripada neraca analitik standar.

Keterbacaan dari neraca presisi yaitu hingga tiga tempat desimal di sebelah kanan titik desimal. Neraca presisi juga tidak terpengaruh oleh kondisi lingkungan dan memberikan pembacaan dalam hitungan detik.

Memilih neraca yang tepat

Dalam memilih neraca yang tepat, harus disesuaikan dengan kebutuhan. Untuk akurasi tinggi, neraca analitik bisa menjadi pilihan yang lebih baik untuk laboratorium Anda. Neraca analitik akan mengukur akurasi 0,0001 hingga 0,00001g.

Jika akurasi ekstrim tidak penting, neraca top-loading atau neraca presisi akan bekerja dengan baik dalam mengukur akurasi 0,001g. Ada banyak jenis neraca lain yang tersedia di pasar yang tidak tercakup dalam artikel kali ini.

Jenis-jenis neraca lainnya yang biasa digunakan di laboratorium untuk kebutuhan tertentu yaitu:

  • Neraca sama lengan
  • Skala Platform
  • Spring balance
  • Neraca Torsi
  • Neraca Triple-Beam

Membeli neraca analitik dan neraca presisi

Setelah mengetahui perbedaan neraca analitik dan neraca presisi, Anda bisa membeli kedua neraca tersebut di Syaf Unica Indonesia. Untuk produk neraca presisi, kami menyediakan Precision Balance (KERN KB) dengan model yang ringka dan harga yang terjangkau.

Precision Balance (KERN KB) ini memiliki nilai pembacaan 1 tempat decimal hingga 3 tempat decimal dengan model yang berbeda. Neraca ini memungkinkan penghitungan yang tepat dan pengoptimalan otomatis berat referensi.

Unit penimbangan ini dapat deprogram secara bebas dan mampu menampilkan unit khusus seperti panjang ulir dalam g/m. Info produk Precision Balance (KERN KB) selengkapnya klik di sini https://syaf.co.id/product/precision-balance-kern-kb/.

Sementara untuk neraca analitik, kami memiliki produk Analytical Balance ABP. Alat ini merupakan neraca analitik yang premium dengan generasi sel tunggal terbaru untuk memberikan hasil penimbangan yang sangat cepat dan stabil.

Analytical Balance ABP memiliki layar OLED yang cerah dengan sudut pandang besar untuk pembacaan terbaik dari berbagai garis pandang. Untuk informasi produk Analytical Balance ABP selengkapnya klik di sini https://syaf.co.id/product/analytical-balance-abp/.

Semoga informasi yang kami sajikan mengenai perbedaan neraca analitik dan neraca presisi bisa bermanfaat untuk Anda.

 

WEBSITE || SYAF.CO.ID

Tinggalkan Balasan

Butuh bantuan? Silahkan Hubungi