Ulkus dekubitus biasanya dialami oleh pasien yang memiliki mobilitas terbatas dan tetap duduk atau berbaring dalam posisi yang sama dalam waktu lama. Berikut ini informasi mengenai ulkus dekubitus dan tanda-tandanya.

https://medical-dictionary.thefreedictionary.com/
Mengenal ulkus dekubitus
Ulkus dekubitus merupakan luka kulit terbuka yang terkadang dikenal sebagai luka baring atau luka tekan. Pembentukan ulkus dekubitus terjadi di mana tekanan dari berat tubuh menekan kulit ke permukaan yang keras, seperti tempat tidur atau kursi roda.
Suplai darah ke kulit terpotong oleh tekanan dan melukai sel-sel jaringan. Kulit biasanya terlihat merah atau sedikit berubah warna pada awalnya. Jika tekanan tidak berkurang, akhirnya kulit menjadi rusak dan jaringan mati (nekrosis).
Kebanyakan orang dengan ulkus dekubitus memiliki prognosis yang baik untuk pemulihan dengan adanya perawatan dan pengobatan diagnostik yang tepat.
Area terjadinya ulkus dekubitus
Penyebab pembentukan ulkus decubitus ialah tekanan yang tidak harus terlalu kuat. Ulkus dekubitus umumnya berkembang pada kulit yang menutupi area tulang tubuh seperti:
- Area bokong dan pinggul
- Tulang belakang dan bahu
- Tulang ekor
- Pergelangan kaki, siku dan tumit
Orang yang terkena risiko ulkus dekubitus
Orang yang memiliki mobilitas terbatas sehingga mereka tetap duduk atau berbaring untuk waktu yang lama dalam posisi yang sama, rentan untuk mengembangkan ulkus dekubitus. Orang yang lebih tua dengan kulit yang lebih rapuh juga memiliki risiko yang sama. Faktor risiko lainnya termasuk:
- Pola makan yang tidak sehat dengan nutrisi yang tidak mencukupi untuk kesehatan kulit.
- Kurang konsumsi cukup air untuk menghidrasi kulit.
- Kondisi medis seperti diabetes yang membuat sirkulasi darah yang buruk ke jaringan kulit.
Ulkus dekubitus dan tanda-tandanya
Perawat orang yang berisiko terkena ulkus dekubitus perlu memeriksa area kulit yang rentan secara teratur. Tanda-tanda yang harus dicari adalah:
- Perubahan warna kulit
- Area kulit terbuka
- Infeksi dan tanda-tanda kulit panas atau merah
- Nyeri di daerah tekanan
- Kulit tidak menjadi cerah saat disentuh (eritema non-blanchable)
- Adanya perbedaan tekstur pada area kulit (lebih lembut atau lebih kencang) dari kulit di sekitarnya
Tahapan ulkus dekubitus
The National Pressure Ulcer Advisory Panel atau Panel Penasehat Ulkus Tekanan Nasional telah mengembangkan empat tahap ulkus dekubitus, yaitu:
Stadium I
Kulit berubah warna tetapi tidak pecah. Tanda merah mungkin dimiliki oleh orang yang berkulit terang. Perubahan warna menjadi biru atau ungu mungkin dialmai oleh orang berkulit gelap. Perubahan warna menjadi putih terjadi pada beberapa orang.
Stadium II
Terdapatnya tanda kulit pecah dan ulkus dangkal dengan dasar luka kemerahan atau merah muda. Bisa jadi terdapat kematian jaringan di sekitar luka, atau lepuh berisi cairan.
Stadium III
Ulkus pada kulit lebih dalam, mengenai lapisan lemak, dan tampak seperti kawah. Nanah mungkin ada di luka.
Stadium IV
Ulkus mengalami perpindahan ke lapisan otot atau tulang yang lebih dalam. Bahan gelap yang disebut “eschar” mungkin ada di dalam ulkus.
Unstageable
Ulkus yang berwarna kuning atau hijau. Biasanya terdapat keropeng coklat yang menutupinya, atau lunak dan terlihat berisi nanah. Permukaan ulkus yang kering dan stabil adalah perlindungan alami tubuh. Itu harus dibiarkan untuk melanjutkan penyembuhan. Penutup mungkin perlu dilepas untuk perawatan jika kerusakan jaringan luas terbukti.
Bantalan alas duduk cushion dekubitus

Bantalan alas duduk ini berguna bagi mereka yang mengalami ulkus dekubitus. Bantalan ini terbuat dari kain nilon yang lembut dan tahan lama. Desain bantalan ini berlubang dan menjadi keunggulan inti dari ventilasi tekanan parsial, lembut dan nyaman, tahan aus, tahan tekanan, dan lainnya.
Bantalan Alas Duduk Decubitus Cushion CU 11 Onemed ini bisa Anda beli di Syaf Unica Indonesia. Semoga informasi mengenai ulkus dekubitus dan tanda-tandanya bisa bermanfaat untuk para pembaca.
