Artikel ini akan membahas tentang kegunaan Buffered Peptone Water dan cara menggunakannya. Simak artikel ini sampai selesai.
Dalam pengujian mikrobiologi, terutama pada makanan dan produk olahan, keberadaan bakteri patogen sering kali tidak dapat terdeteksi langsung karena jumlahnya sangat sedikit atau dalam kondisi stres. Oleh sebab itu, perlu adanya media khusus untuk membantu memulihkan dan memperbanyak bakteri target sebelum dilakukan uji lanjutan. Salah satu media yang paling banyak digunakan adalah Buffered Peptone Water (BPW). Media ini efektif sebagai tahap pra-perkayaan, khususnya untuk mendeteksi Salmonella spp. pada berbagai sampel.
APA ITU BUFFERED PEPTONE WATER?
Buffered Peptone Water adalah media cair non-selektif yang diformulasikan untuk memulihkan bakteri patogen dari kondisi stres akibat proses pengolahan pangan atau lingkungan yang kurang mendukung. Komposisi utamanya meliputi peptone sebagai sumber nutrisi serta buffer fosfat yang menjaga kestabilan pH. Dengan kondisi ini, bakteri seperti Salmonella dapat kembali aktif sehingga lebih mudah terdeteksi pada tahap pengujian berikutnya.
KEGUNAAN BUFFERED PEPTONE WATER
BPW memiliki peran penting dalam uji mikrobiologi pangan maupun lingkungan. Berikut adalah beberapa kegunaannya:
Pra-perkayaan bakteri patogen
Digunakan untuk memulihkan bakteri stres sebelum uji selektif.
Deteksi Salmonella
Merupakan media standar internasional dalam metode deteksi Salmonella.
Pengujian keamanan pangan
Berguna dalam pengujian pada produk daging, unggas, susu, sayuran, dan makanan olahan.
Penelitian mikrobiologi
Membantu mempelajari viabilitas bakteri di berbagai kondisi lingkungan.
Kontrol kualitas industri
Aplikasi dalam laboratorium industri makanan dan farmasi untuk memastikan keamanan produk.
Baca juga: Fitur Automatic Colony Counter
BAGAIMANA CARA MENGGUNAKANNYA?
Agar hasil uji optimal, penggunaan Buffered Peptone Water perlu dilakukan dengan benar. Berikut langkah-langkahnya:
Persiapan media
- Larutkan bubuk BPW sesuai petunjuk produsen dalam air suling.
- Sterilisasi menggunakan autoklaf pada suhu 121°C selama 15 menit.
Inokulasi sampel
- Tambahkan sampel uji (misalnya 25 g makanan) ke dalam 225 mL BPW steril.
- Homogenkan menggunakan stomacher atau blender steril.
Inkubasi
- Inkubasi pada suhu 37°C selama 18–24 jam.
- Bakteri target yang stres akan dipulihkan dan berkembang biak.
Tahap lanjutan
- Setelah inkubasi, pindahkan kultur ke media selektif seperti XLD Agar atau Hektoen Enteric Agar untuk isolasi Salmonella.
- Lanjutkan dengan uji konfirmasi biokimia atau molekuler sesuai kebutuhan.
Buffered Peptone Water (BPW) merupakan media penting dalam uji mikrobiologi, terutama untuk mendeteksi bakteri patogen pada produk pangan. Dengan kemampuannya memulihkan bakteri yang tertekan dan memperbanyak jumlahnya, BPW memastikan hasil pengujian lebih akurat dan andal. Oleh karena itu, media ini menjadi standar internasional dalam deteksi Salmonella serta menjadi bagian penting dari sistem kontrol kualitas di berbagai industri.
Itulah pembahasan tentang kegunaan Buffered Peptone Water dan cara menggunakannya. Semoga artikel ini dapat bermanfaat.
Sumber:
Buffered Peptone Water | Gaia Science Malaysia

