Artikel ini akan membahas tentang cara perawatan dan kalibrasi Flex Durability Tester. Simak artikel ini sampai akhir.
Dalam industri yang melibatkan bahan fleksibel seperti tekstil, kulit, karet, dan bahan sintetis lainnya, daya tahan terhadap lipatan atau lekukan berulang merupakan faktor penting dalam penentuan kualitas produk. Untuk menguji aspek ini, digunakan alat khusus bernama Flex Durability Tester.
Alat ini berfungsi untuk menyimulasikan proses pelipatan atau pembengkokan berulang pada bahan, guna menilai seberapa kuat bahan tersebut menahan tekanan mekanis sebelum mengalami kerusakan. Agar alat ini selalu memberikan hasil uji yang akurat dan dapat diandalkan, perawatan dan kalibrasi rutin sangat penting dilakukan.
PERAWATAN FLEX DURABILITY TESTER
Perawatan yang tepat dapat memperpanjang umur pakai Flex Durability Tester serta menjaga performa dan akurasinya. Berikut langkah-langkah perawatan yang direkomendasikan:
Pembersihan Rutin
- Bersihkan permukaan luar dan bagian dalam alat dari debu atau sisa material uji menggunakan kain lembut dan kering.
- Hindari penggunaan air atau bahan kimia keras yang dapat merusak komponen elektronik atau logam.
Pelumasan Komponen Mekanis
Lumasi bagian-bagian yang bergerak seperti poros dan engsel secara berkala menggunakan pelumas ringan untuk menjaga kelancaran gerakan pelipatan.
Pemeriksaan Penjepit dan Kepala Uji
- Pastikan penjepit sampel tidak aus, longgar, atau berkarat agar sampel tetap stabil selama pengujian.
- Ganti atau servis komponen yang aus untuk menjaga hasil uji tetap konsisten.
Jaga Stabilitas Tempat
Letakkan alat di permukaan datar dan kokoh untuk menghindari getaran atau guncangan yang dapat memengaruhi hasil uji.
Matikan Saat Tidak Digunakan
Setelah selesai digunakan, matikan alat dan cabut dari sumber listrik untuk menghindari kerusakan akibat lonjakan daya listrik.
KALIBRASI FLEX DURABILITY TESTER
Kalibrasi adalah proses penyesuaian alat ukur agar hasil pengujian tetap akurat dan sesuai standar. Berikut panduan umum kalibrasi Flex Durability Tester:
Waktu Kalibrasi
- Lakukan kalibrasi setidaknya setiap 6–12 bulan sekali.
- Lakukan kalibrasi segera jika alat berpindah tempat, mengalami benturan, atau menunjukkan hasil yang tidak konsisten.
Gunakan Alat Kalibrasi Standar
Gunakan bobot kalibrasi, stopwatch, dan alat ukur sudut atau sensor rotasi untuk memverifikasi kecepatan, jumlah siklus, dan sudut pelipatan.
Langkah Kalibrasi Dasar
- Periksa kecepatan pelipatan dan jumlah siklus melalui panel kontrol.
- Lakukan simulasi uji singkat dan bandingkan hasil penghitungan siklus dengan timer eksternal.
- Atur ulang parameter mesin jika ditemukan penyimpangan dari nilai standar.
Kalibrasi Profesional
Untuk hasil lebih akurat dan tersertifikasi, gunakan jasa kalibrasi dari laboratorium terakreditasi seperti yang tersertifikasi oleh KAN atau lembaga internasional lainnya.
Dokumentasikan Hasil Kalibrasi
Catat semua hasil kalibrasi sebagai bagian dari audit mutu dan sertifikasi ISO, ASTM, atau standar lainnya yang digunakan perusahaan Anda.
Flex Durability Tester adalah perangkat penting untuk menguji kekuatan material terhadap lipatan atau tekukan berulang. Namun, agar alat ini terus memberikan hasil yang valid dan akurat, perawatan rutin dan kalibrasi berkala tidak boleh diabaikan. Dengan perawatan dan kalibrasi Flex Durability Tester secara tepat, Anda tidak hanya menjaga performa alat, tetapi juga mendukung proses produksi dan pengujian yang lebih efisien, akurat, dan terpercaya.
Sumber:
https://www.gaiascience.com.my/productdetails/c681m-flex-durability-tester

