Artikel ini akan membahas tentang perawatan dan kalibrasi Biological Safety Cabinet. Simak artikel ini sampai selesai.
Biological Safety Cabinet (BSC) adalah perangkat penting di laboratorium mikrobiologi, bioteknologi, dan medis yang digunakan untuk menangani bahan biologis berisiko. Alat ini berfungsi melindungi operator, sampel, dan lingkungan dari kontaminasi silang melalui sistem filtrasi dan aliran udara laminar. Namun, untuk memastikan fungsi tersebut berjalan optimal, BSC harus dirawat dan dikalibrasi secara rutin sesuai standar biosafety internasional.
PERAWATAN BIOLOGICAL SAFETY CABINET
Perawatan rutin pada Biological Safety Cabinet sangat penting untuk menjaga efektivitas dan umur panjang alat. Berikut adalah langkah-langkah perawatan yang disarankan:
Pembersihan Harian
- Bersihkan permukaan kerja dengan disinfektan sebelum dan sesudah digunakan.
- Hindari penggunaan bahan abrasif atau pemutih keras yang dapat merusak lapisan stainless steel.
Pemeriksaan Filter
- HEPA filter memiliki umur tertentu dan harus diperiksa secara berkala (biasanya setiap 6–12 bulan).
- Jika terjadi penurunan aliran udara atau bunyi alarm filter, segera periksa kondisi filter.
Sterilisasi UV
- Gunakan lampu UV untuk sterilisasi saat BSC tidak digunakan, terutama di malam hari.
- Pastikan lampu UV dalam kondisi baik dan diganti sesuai masa pakai (biasanya 6–12 bulan).
Pemeriksaan Komponen Mekanis
- Cek kipas, sensor kecepatan udara, dan lampu secara berkala.
- Pastikan tidak ada kerusakan fisik atau kebocoran udara pada kabinet.
Catat Jadwal Perawatan
Buat log atau buku pemeliharaan khusus untuk mencatat jadwal dan hasil perawatan rutin.
Baca juga: Manfaat Gas Permeability Tester
KALIBRASI BIOLOGICAL SAFETY CABINET
Kalibrasi pada BSC diperlukan untuk memastikan bahwa sistem aliran udara dan filtrasi tetap bekerja sesuai standar keamanan.
Tujuan Kalibrasi
- Menjamin kecepatan aliran udara sesuai spesifikasi (biasanya 0.3–0.5 m/s).
- Memastikan integritas dan efisiensi HEPA filter.
- Mengetahui performa sistem alarm dan sensor.
Frekuensi Kalibrasi
- Minimal setahun sekali atau setiap kali alat dipindahkan, diperbaiki, atau setelah penggantian filter.
- Lebih sering dilakukan pada laboratorium dengan tingkat risiko tinggi (BSL-3 atau BSL-4).
Peralatan Kalibrasi
- Anemometer untuk mengukur kecepatan udara.
- Aerosol photometer untuk uji efisiensi HEPA filter.
- Smoke generator untuk uji pola aliran udara.
- Manometer untuk mengukur tekanan udara dalam sistem.
Langkah Kalibrasi Umum
- Matikan alat dan bersihkan ruang kerja.
- Lakukan uji kecepatan aliran udara di beberapa titik.
- Lakukan uji HEPA filter menggunakan DOP test atau pengganti.
- Cek pola aliran udara untuk memastikan tidak ada turbulensi.
- Simpan semua data hasil kalibrasi dan buat laporan resmi.
Biological Safety Cabinet (BSC) bukan hanya alat bantu kerja laboratorium, tetapi juga perlindungan utama bagi pengguna dan lingkungan. Perawatan dan kalibrasi yang dilakukan secara berkala akan memastikan BSC tetap berfungsi optimal, menjaga kualitas penelitian, dan memenuhi standar biosafety. Pastikan seluruh aktivitas perawatan dan kalibrasi dicatat dengan baik sebagai bagian dari sistem manajemen mutu laboratorium.
Itulah pembahasan tentang perawatan dan kalibrasi Biological Safety Cabinet. Semoga artikel ini dapat bermanfaat.
Sumber:
Biological Safety Cabinet (BSC): Types and Working Mechanism • Microbe Online
2024 Top Rated Biological Safety Cabinet – Scitek (scitekglobal.com)

