Artikel ini akan membahas tentang cara perawatan dan kalibrasi Analog Fume Hood. Simak artikel ini sampai selesai.
Dalam operasional laboratorium, pengendalian paparan uap dan gas kimia menjadi aspek yang sangat penting. Oleh karena itu, Analog Fume Hood memiliki kegunaan sebagai perangkat utama untuk menjaga kualitas udara di area kerja. Selain melindungi pengguna, alat ini juga membantu menciptakan lingkungan laboratorium yang lebih terkontrol.
Namun demikian, kinerja optimal hanya dapat dicapai apabila melakukan perawatan dan kalibrasi secara konsisten. Dengan prosedur yang tepat, sistem ventilasi dapat bekerja secara stabil. Selain itu, keselamatan kerja dapat terus terjaga dalam jangka panjang.
PERAWATAN ANALOG FUME HOOD
Perawatan Analog Fume Hood perlu dilakukan secara berkala agar aliran udara tetap optimal. Pertama, bersihkan permukaan kerja, dinding bagian dalam, dan sash menggunakan bahan pembersih yang sesuai. Dengan langkah ini, kebersihan area kerja tetap terjaga.
Selanjutnya, periksa kondisi sash, rel, dan engsel secara rutin. Selain itu, pastikan kipas dan saluran ventilasi berfungsi dengan baik. Di sisi lain, pengecekan indikator aliran udara analog juga penting untuk memastikan sistem bekerja sesuai parameter.
Lebih lanjut, lakukan inspeksi terhadap sistem pencahayaan dan kelistrikan. Oleh sebab itu, perawatan terjadwal menjadi bagian penting dalam menjaga keandalan dan umur pakai Analog Fume Hood.
Baca juga: Fitur Pharmacy Stability Test Chamber
KALIBRASI ANALOG FUME HOOD
Kalibrasi Analog Fume Hood bertujuan memastikan kecepatan dan arah aliran udara sesuai standar keselamatan. Pertama, lakukan pengukuran kecepatan udara menggunakan alat ukur bersertifikat. Dengan demikian, nilai aliran udara yang ditampilkan indikator analog mencerminkan kondisi aktual.
Selanjutnya, verifikasi posisi sash untuk memastikan hubungan antara bukaan dan kecepatan aliran tetap konsisten. Selain itu, sebaiknya melakukan pencatatan setiap hasil kalibrasi sebagai dokumentasi mutu laboratorium. Proses ini membantu memudahkan evaluasi dan audit berkala.
Dengan kalibrasi rutin, performa Analog Fume Hood dapat dipertahankan secara optimal. Oleh karena itu, langkah ini menjadi fondasi penting dalam sistem keselamatan laboratorium.
Analog Fume Hood merupakan perangkat keselamatan laboratorium yang berperan penting dalam mengendalikan paparan zat berbahaya. Melalui perawatan rutin, kondisi fisik dan kebersihan alat dapat terjaga. Selain itu, kalibrasi yang tepat memastikan aliran udara bekerja sesuai standar.
Dengan menerapkan perawatan dan kalibrasi Analog Fume Hood secara konsisten, laboratorium dapat meningkatkan keselamatan dan kenyamanan kerja. Oleh sebab itu, perhatian terhadap dua aspek ini menjadi langkah strategis dalam memaksimalkan fungsi Analog Fume Hood secara berkelanjutan.
Sumber:
Analog Fume Hood (labtech.co.kr)

