Event monitor merupakan monitor elektrokardiogram khusus yang dipakai oleh pasien untuk jangka waktu yang lama. Ada dua jenis monitor utama yang dipilih oleh dokter, yaitu monitor Holter dan event monitor.

https://www.masimo.com/
Apa itu monitor Holter?
Ketika gejala seperti pusing, pingsan, tekanan darah rendah, kelelahan, dan jantung berdebar (detak jantung cepat atau tidak teratur), terus terjadi dan dokter tidak dapat memutuskan diagnosis pasti berdasarkan EKG istirahat anak, dokter dapat meminta tes EKG yang berlangsung dalam jangka waktu yang lama dengan menggunakan monitor Holter.
Menggunakan elektroda dan kabel serupa sebagai tes elektrokardiogram tradisional, jenis monitor elektrokardiogram terus memantau jantung anak selama 24 jam atau lebih.
Beberapa monitor Holter dapat merekam secara terus menerus tetapi juga memiliki fitur monitor kejadian yang memungkinkan anak untuk menekan tombol ketika gejala mulai terjadi.
Apa itu event monitor?
Event monitor bisa menjadi pilihan yang baik apabila gejala detak jantung tidak teratur anak tidak terjadi setiap hari. Tidak seperti monitor Holter yang terus memantau jantung anak selama periode pengujian 24 hingga 48 jam, event monitor dipakai lebih lama, biasanya hingga 30 hari.
Terdapat dua jenis event monitor, yaitu:
Event monitor berkabel
Jenis monitor elektrokardiogram ini mengharuskan pasien untuk memakai tempelan elektroda EKG di dadanya, dan elektroda tersebut dihubungkan dengan kabel ke alat perekam. Perangkat secara otomatis merekam irama jantung yang tidak normal.
Event monitor nirkabel
Ini tidak menggunakan kabel atau tambalan elektroda apa pun. Perangkat ini seukuran telepon seluler, dapat digunakan oleh anak-anak berusia 6 tahun ke atas. Ini mengharuskan anak untuk meletakkan perangkat di dadanya saat mereka merasa ritme jantungnya mungkin tidak normal.
Kedua perekam memiliki teknologi untuk mengirim informasi irama jantung ke ahli jantung anak yang terus memantau laporan monitor.
Mengapa event monitor dan Holter digunakan untuk mengevaluasi masalah irama jantung?
Ada banyak alasan mengapa ahli jantung anak dapat meminta penggunaan jenis monitor elektrokardiogram tersebut untuk pasien, diantaranya yaitu:
- Untuk mengevaluasi nyeri dada yang tidak direproduksi dengan pengujian olahraga atau selama EKG istirahat.
- Untuk mengevaluasi tanda dan gejala lain yang mungkin berhubungan dengan jantung, seperti kelelahan, sesak napas, pusing atau pingsan.
- Untuk mengidentifikasi detak jantung tidak teratur atau palpitasi.
- Untuk menentukan risiko kejadian terkait jantung di masa depan dalam kondisi tertentu, seperti kardiomiopati hipertrofik, pasca serangan jantung dengan disfungsi sisi kiri jantung, atau Wolff-Parkinson– Sindrom putih (di mana jalur konduksi listrik abnormal ada di dalam jantung).
- Untuk menguji fungsi alat pacu jantung atau defibrilator yang ditanamkan.
- Untuk melihat apakah terapi yang ada untuk aritmia bekerja.
Mungkin ada alasan lain bagi dokter untuk merekomendasikan penggunaan monitor Holter atau event monitor.
Apakah ada risiko yang terkait dengan monitor Holter atau event monitor?
Monitor Holter dan monitor acara adalah tes non-invasif, yang berarti tidak ada kabel atau perangkat sebenarnya yang dimasukkan ke dalam tubuh anak. Risiko yang terkait dengan kedua jenis monitor elektrokardiogram ini jarang terjadi.
Iritasi kulit atau kerusakan jaringan dapat terjadi jika tambalan elektroda perekat tidak dirawat dengan benar atau dipakai untuk jangka waktu yang lama.
Mungkin ada risiko lain tergantung pada kondisi medis khusus anak atau riwayat kesehatan. Penting bagi perawat untuk mendiskusikan masalah apa pun dengan dokter anak sebelum memakai monitor.
Sekian informasi mengenai jenis monitor elektrokardiogram. Syaf menyediakan SERENITY ECG Monitor 12 Channel type E.120A yang bisa dibeli melalui website.
Website || Syaf.co.id
