Jenis-jenis Agen Pembersih dan Kegunaannya

Agen pembersih merupakan zat yang memiliki kegunaan untuk membersihkan. Berikut ini adalah jenis-jenis agen pembersih yang perlu Anda ketahui.


Apa itu agen pembersih?

Agen pembersih merupakan produk apa pun yang berguna untuk membersihkan. Ini tidak berarti alat untuk membersihkan. Sapu, pel, atau handuk kertas tidak akan masuk klasifikasi sebagai bahan pembersih.

Jadi, bahan pembersih bukanlah alat yang memiliki kegunaan untuk membersihkan, melainkan pelarut atau produk yang benar-benar melakukan pembersihan. Mereka adalah zat alami atau sintetis yang berguna untuk membantu proses pembersihan.

Beberapa jenis bahan pembersih yang paling umum didefinisikan secara luas sebagai desinfektan, pewangi, deterjen, pemoles, penggosok dan jenis bahan pembersih lainnya.

Ini semua berbeda secara kimiawi dan melakukan tugas yang berbeda, tetapi semuanya berguna dalam mengejar lingkungan yang lebih bersih. Mereka menghilangkan debu, bakteri, minyak, jamur, sidik jari, kotoran, cairan memasak dan bahan organik.

Apa saja jenis-jenis agen pembersih?

Untuk pembersihan yang efektif, pastikan untuk menggunakan bahan pembersih yang tepat untuk jenis barang yang akan dibersihkan, metode pembersihan yang akan digunakan, dan jenis kotoran pada barang tersebut.

Berikut ini adalah penggolongan jenis agen pembersih secara umum

Deterjen

Deterjen adalah jenis bahan pembersih yang paling umum. Ini banyak tersedia di dapur rumah dan komersial. Mereka bekerja dengan memecah kotoran atau tanah, membuatnya mudah dalam pembersihan.

Deterjen yang ada di dapur komersial biasanya merupakan detergen sintetik yang terbuat dari produk minyak bumi dan dapat berbentuk bubuk, cair, gel atau kristal.

Degreaser

Degreaser kadang-kadang dikenal sebagai pembersih pelarut. Itu berguna untuk menghilangkan lemak dari permukaan seperti bagian atas oven, penghitung, dan backsplash panggangan.

Methylated spirits atau white spirit biasanya berguna sebagai pembersih degreaser di masa lalu. Sebagian besar bisnis makanan sekarang mencoba menggunakan pembersih lemak yang tidak beracun dan tidak berasap dalam operasi mereka. Itu bertujuan untuk mencegah kontaminasi bahan kimia.

Abrasive

Abrasive adalah zat atau bahan kimia yang bergantung pada tindakan menggosok atau mengusap untuk membersihkan kotoran dari permukaan yang keras. Di dapur komersial, abrasive biasanya memiliki kegunaan untuk membersihkan lantai, panci dan wajan.

Bahan abrasif harus digunakan dengan hati-hati. Itu karena dapat menggores beberapa jenis bahan pada peralatan dapur, seperti plastik atau baja tahan karat.

Asam

Pembersih asam adalah jenis bahan pembersih yang paling kuat dan harus digunakan dengan hati-hati. Jika tidak mengencerkannya dengan benar, pembersih asam bisa sangat beracun dan korosif.

Pembersih asam umumnya berguna untuk menghilangkan endapan mineral. Ini berguna untuk membersihkan kerak pada mesin pencuci piring atau menghilangkan karat dari fasilitas kamar kecil.

Bagaimana klasifikasi agen pembersih?

Semua bahan pembersih tidak tercipta sama, jeni-jenis agen pembersih memiliki kegunaan berbeda. Untuk memahami dengan tepat bahan pembersih apa yang digunakan untuk pekerjaan pembersihan tertentu, penting untuk memahami bahwa semua bahan pembersih memiliki klasifikasi berdasarkan tingkat pH-nya.

pH singkatan dari “potensial hidrogen.” Ini berarti bahwa suatu zat dinilai pada skala pH untuk berapa banyak molekul hidrogen yang mungkin ditambahkan ketika ditambahkan ke air. Skala berubah dari asam ke netral di tengah dengan basa di ujung yang jauh.

Semua bahan pembersih memiliki peringkat pada skala pH mulai dari nol (paling asam) hingga 14 (paling basa). Di tengah, pada skala tujuh, adalah air. Pembersih seperti deterjen lebih bersifat basa dan berada pada kisaran 10 atau 11 pada skala pH, sedangkan asam seperti cuka putih atau lemon mendekati dua.

Banyak orang berasumsi bahwa semakin tinggi pH bahan pembersih, semakin kuat pembersihnya. Ini sebenarnya tidak benar. pH bukanlah ukuran kekuatan atau daya pembersihan. Sesuatu dengan pH yang sangat tinggi bisa menjadi jenis bahan pembersih yang salah untuk kotoran tertentu.

Trik untuk menemukan pembersih yang tepat untuk situasi Anda adalah menyadari tingkat basa atau keasaman yang Anda butuhkan. Lalu memilih bahan pembersih yang sesuai berdasarkan pH-nya.

Itulah informasi mengenai jenis-jenis agen pembersih yang perlu Anda ketahui. Syaf menyediakan BECKMAN COULTER AQUIOS CLEANING AGENT yang bisa Anda beli di website.

Tinggalkan Balasan

Butuh bantuan? Silahkan Hubungi