Dalam memilih cuff tensimeter untuk melakukan pengukuran tekanan darah sangat penting. Hal tersebut karena pemilihan cuff tensimeter akan berpengaruh pada hasil pemeriksaan tekanan darah yang akurat. Simak informasi memilih cuff tensimeter yang tepat berikut ini.

https://seniorplanet.org/
Memilih cuff tensimeter yang tepat
Pemilihan cuff tensimeter yang tidak tepat dapat menyebabkan misdiagnosis hipertensi. Pengukuran tekanan darah yang akurat sangat mempengaruhi diagnosis dan terapi hipertensi. Ketika salah dalam melakukan pengukuran tekanan darah, maka akan terjadi ketidakakuratan.
Salah satu yang menjadi penyebab yaitu metode pengukuran yang kurang tepat dan juga kesalahan dalam pemilihan ukuran cuff yang tidak sesuai. Hal itu dapat menyebabkan misdiagnosis pada pasien yang normotensi.
Aspek yang perlu diperhatikan saat mengukur tekanan darah
Tekanan darah yang diukur secara signifikan dapat dipengaruhi oleh metode pengukuran tekanan darah. Simak beberapa aspek yang perlu diperhatikan saat mengukur tekanan darah berikut ini:
– Waktu pengukuran
Sebelum pengukuran tekanan darah, pasien dianjurkan untuk beristirahat, tidak mengkonsumsi kafein atau nikotin dalam 60 menit sebelum pemeriksaan, dan juga sudah mengosongkan kandung kemih sebelum pemeriksaan.
– Menggunakan alat periksa yang tepat
Pastikan alat yang digunakan untuk pemeriksaan masih memenuhi standar baku. Alat perlu dikalibrasi secara berkala setiap 6 bulan sekali.
– Lokasi pengukuran
Lokasi pengukuran akan mempengaruhi hasil pemeriksaan. Pengukuran dilakukan di regio antebrachii dengan stetoskop diletakkan di fossa cubiti.
– Menggunakan ukuran cuff yang tepat
Ukuran cuff juga mempengaruhi hasil pemeriksaan tekanan darah, pastikan tidak terlalu longgar atau kencang.
– Pasien dalam posisi tubuh yang tepat
Pasien harus dalam posisi duduk atau berbaring, dengan posisi lengan yang diperiksa dibandingkan dengan atrium kanan, posisi punggung dan kaki
– Mengukur dengan tepat
Pengukuran yang tepat yaitu tidak berbicara ketika pemeriksaan, menggunakan cuff dengan ukurna yang tepat, melakukan inflasi dan deflasi udara dengan perlahan.
– Kemampuan pemeriksa ketika auskultasi
Faktor yang penyebab inakurasi hasil pengukuran tekanan darah
Terdapat faktor-faktor yang berpengaruh untuk membuat pengukuran tekanan darah menjadi tidak akurat terhadap hasil pemeriksaan tekanan darah dalam kondisi istirahat.
Pengukuran yang tidak akurat membuat perbedaan hasil yang cukup luas disbanding dengan hasil pengukuran akurat, yaitu tekanan darah sistolik -23.6 sampai +33 mmHg dan tekanan darah diastolik -14 sampai +23 mmHg.
Diantara banyak aspek yang mempengaruhi inakurasi dalam pengukuran tekanan darah, penggunaan ukurna cuff yang tepat sering terabaikan dari perhatian dokter, terutama apabila pasien memiliki lingkar lengan atas dengan ukuran yang terlalu kecil atau terlalu besar.
Memilih cuff tensimeter dengan ukuran yang tepat
Dalam menggunakan cuff tensimeter, ukurannya perlu disesuaikan dengan ukuran lingkar lengan atas pada pasien dengan segala usia. Biasanya kesalahan yang sering terjadi yaitu pada penggunaan cuff tensimeter untuk bayi.
Kadang pada pasien bayi tetap digunakan cuff tensimeter untuk anak karena tidak adanya cuff khusus ukuran bayi di bawah satu tahun.
Sementara itu, pada pengukuran tekanan darah pasien dewasa, khususnya apabila digunakan tensimeter aneroid, biasanya dilakukan dengan menggunakan satu ukuran default cuff untuk dewasa saja tanpa memperhitungkan ukuran lengan. Ukuran default-nya yaitu 16×30 cm. Padahal, ukuran cuff harus menyesuaikan ukuran lingkar lengan pasien.
Beberapa pertimbangan ukuran cuff berdasarkan usia dan lingkar lengan atas pasien yaitu sebagai berikut:
Ukuran cuff tensimeter pada pasien anak-anak
- Neonatus dan bayi premature, ukuran cuff yang digunakan yaitu 4×8 cm (neonate cuff size)
- Bayi <1 tahun, ukuran cuff yang digunakan yaitu 6×12 cm (infant cuff size)
- Anak-anak, ukuran cuff yang digunakan yaitu 9×18 cm (child cuff size)
Ukuran cuff tensimeter pada pasien dewasa
- Lengan berukuran 22 – 26 cm, digunakan cuff berukuran 12×22 cm (small adult cuff size)
- Lengan berukuran 27 – 34 cm, digunakan cuff berukuran 16×30 cm (adult cuff size)
- Lengan berukuran 35 – 44 cm, digunakan cuff berukuran 16×36 cm (large adult cuff size)
- Lengan berukuran 45 – 52 cm, digunakan cuff berukuran 16×42 cm (adult thigh cuff size)
Itulah pertimbangan ukuran untuk memilih cuff tensimeter yang tepat. Anda bisa membeli cuff tensimeter di Syaf Unica Indonesia. Klik link berikut ini untuk informasi produk selengkapnya https://syaf.co.id/product/manset-cuff-nibp-pasien-monitor-dewasa-onemed/.
WEBSITE || SYAF.CO.ID
