CTG dan USG merupakan dua jenis pemeriksaan yang biasa dilakukan oleh wanita hamil. Apa sih perbedaan kedua pemeriksaan tersebut? Artikel ini akan kupas tuntas mengenai perbedaan CTG dan USG.

https://ivfriga.lv/
Apa itu CTG?
Pemeriksaan cardiotocography atau CTG memiliki bentuk seperti dua piringan kecil yang ditempelkan ke permukaan perut. Itu dilingkarkan ke perut ibu hamil menggunakan ikat pinggang elastis.
Satu piringan memiliki kegunaan untuk mengukur tekanan pada perut. sementara piringan lainnya memiliki kegunaan dalam mengukur denyut janin. CTG dapat menunjukkan kapan saja kontraksi yang dialami oleh ibu hamil dan mengetahui perkiraan kekuatan setiap kontraksi.
Perut ibu hamil akan dioleskan terlebih dahulu menggunakan gel sebelum dipasangkan alat CTG. Hal itu agar sinyal dapat tertangkap dengan baik. Mesin yang dapat menerjemahkan sinyal yang diterima oleh piringan dihubungkan dengan ikat pinggang atau sabuk.
Dokter biasanya tidak menggunakan CTG Apabila tidak ada faktor risiko atau gangguan tertentu ada kehamilan dan persalinan, dokter biasanya tidakmenggunakan alat CTG.
Penggunaan CTG diperlukan apabila ibu hamil mengalami kondisi yang dianggap dapat membahayakan persalinan atau bayi dalam kandungan. Pemeriksaan CTG dilakukan untuk menentukan kemungkinan tindakan apa yang perlu dilakukan untuk memudahkan persalinan.
Braxton Hicks atau kontraksi palsu dapat diukur dengan menggunakan CTG. Alat tersebut juga dapat mengantisipasi kontraksi asli pada ibu hamil yang telah melewati trimester ketiga kehamilan namun belum juga melahirkan.
Perbedaan CTG dan USG apabila dilihat dari output yaitu output yang dikeluarkan dari mesin CTG berupa grafik sesuai dengan denyut jantung janin dan kontraksi rahim. Kategori pemeriksaan hasil CTG yaitu reaktif dan non-reaktif.
Non-reaktif terjadi ketika denyut jantung janin tidak bertambah setelah ia bergerak. Sementara hasil reaktif ketika denyut jantung meningkat setelah ia bergerak. Pemeriksaan CTG tidak menggunakan radiasi sehingga ibu hamil tidak perlu khawatir karena ini aman untuk janin.
Apa itu USG?
Ultrasonografi (USG) pasti terdengar lebih familiar di telinga dari pada CTG. Perbedaan CTG dan USG sangat terlihat. USG yaitu alat yang digunakan untuk mengamati kondisi bayi dan kandungan dari rahim ibu hamil.
Cara kerja USG yaitu menggunakan gelombang suara yang dipancarkan ke dalam rahim. Gelombang suara yang dipancarkan tersebut dipantulkan kembali ke media penerima dan ditampilkan ke dalam layar komputer dalam bentuk sesuai aslinya.
USG menjadi metode yang paling banyak digunakan untuk mengetahui kondisi janin hingga saat ini. Hal itu dikarenakan USG aman bagi janin dan rahim. Selain itu, apa yang terjadi dalam kandungan dapat dilihat langsung saat itu juga dengan USG.
Manfaat penggunaan USG
Berikut adalah manfaat dari pemeriksaan dengan USG:
- Dapat mengetahui usia kehamilan.
- Mengetahui tumbuh kembang janin dalam kandungan.
- Mengidentifikasi ancaman keguguran karena jika terjadi pendarahan, USG dapat mengidentifikasi.
- Mengidentifikasi berbagai masalah plasenta, seperti plasenta previa.
- Mengenali kehamilan ganda/kembar.
- Mengukur cairan ketuban.
- Mengetahui kelainan letak janin, seperti hidrosefalus, anensefali, sumbing, kelainan jantung, kelainan kromosom (sindrom Down), dan lainnya.
- Mengetahui jenis kelamin dari calon bayi.
Itulah perbedaan CTG dan USG yang perlu diketahui. Syaf menyediakan berbagai jenis alat USG sesuai kebutuhan Anda. Untuk melihat berbagai alat USG dan pembeliannya dapat dilakukan melalui website. Semoga informasi kali ini bisa menambah wawasan Anda.
Website || Syaf.co.id
