Minyak esensial pada dasarnya adalah ekstrak tumbuhan. Mereka dibuat dengan menguapkan atau menekan berbagai bagian tanaman (bunga, kulit kayu, daun atau buah) untuk menangkap senyawa yang menghasilkan aroma.

https://www.performancehealth.com/
Apa Itu aromaterapi?
Aromaterapi merupakan praktik menggunakan minyak esensial untuk manfaat terapeutik yang telah digunakan selama berabad-abad. Saat dihirup, molekul aroma dalam minyak esensial bergerak dari saraf penciuman langsung ke otak dan terutama berdampak pada amigdala, pusat emosional otak.
Minyak esensial juga dapat diserap oleh kulit. Seorang terapis pijat mungkin menambahkan satu atau dua tetes wintergreen ke minyak untuk membantu mengendurkan otot-otot yang tegang selama pijatan.
Perusahaan perawatan kulit dapat menambahkan lavender ke garam mandi untuk menciptakan rendaman yang menenangkan. Ini menjadi cara menggunakan minyak esensial dengan aman.
Apa manfaat minyak esensial?
Meskipun orang mengklaim minyak esensial adalah obat alami untuk sejumlah penyakit, tidak ada penelitian yang cukup untuk menentukan efektivitasnya dalam kesehatan manusia.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa ada manfaat menggunakan minyak esensial sementara yang lain tidak menunjukkan perbaikan gejala. Uji klinis telah melihat apakah minyak esensial dapat meringankan kondisi seperti:
- Kecemasan
- Depresi
- Mual
- Insomnia
- Nafsu makan rendah
- Mulut kering
Bagaimana cara menggunakan minyak esensial dengan aman?
Kualitas minyak esensial di pasaran sangat bervariasi, dari minyak esensial murni hingga yang diencerkan dengan bahan yang lebih murah.
Karena tidak ada peraturan, label bahkan mungkin tidak mencantumkan semua yang ada di dalam botol yang dibeli. Itu sebabnya minyak esensial tidak boleh dikonsumsi.
Cara paling aman untuk menggunakan minyak esensial meliputi:
– Aksesori aromaterapi
Kalung, gelang, dan gantungan kunci yang dibuat dengan bahan penyerap yang Anda gunakan untuk mengoleskan minyak esensial dan mengendusnya sepanjang hari.
– Minyak tubuh
Campuran minyak esensial dengan minyak pembawa seperti zaitun, jojoba atau minyak kelapa yang dapat dipijat ke kulit. Minyak esensial terkonsentrasi, sehingga mereka bisa menyebabkan iritasi. Menggunakannya dengan kekuatan penuh pada kulit perlu dihindari.
– Stik aroma
Sebutan lainnya yaitu inhaler minyak esensial. Ini memiliki sumbu penyerap untuk menyerap minyak esensial. Mereka datang dengan penutup untuk menjaga aroma tetap tersembunyi sampai Anda siap.
Minyak esensial mana yang terbaik?
Terdapat banyak minyak esensial, semuanya dengan wewangian dan bahan kimia yang berbeda. Minyak esensial mana yang terbaik tergantung pada gejala apa yang Anda cari untuk meringankan atau wewangian yang Anda sukai. Cara menggunakan minyak esensial dengan aman juga diperlukan.
Beberapa minyak esensial yang paling populer termasuk:
– Minyak lavender
Banyak orang menemukan aroma lavender menenangkan. Ini sering digunakan untuk membantu menghilangkan stres dan kecemasan juga meningkatkan kualitas tidur.
– Minyak pohon teh
Juga disebut melaleuca, minyak esensial ini digunakan oleh penduduk asli Australia untuk penyembuhan luka. Hari ini, itu biasa digunakan untuk jerawat, kaki atlet dan gigitan serangga.
– Minyak peppermint
Ada beberapa bukti bahwa minyak esensial peppermint membantu meringankan gejala sindrom iritasi usus besar (IBS) ketika diminum dalam kapsul berlapis enterik (dari penyedia suplemen kesehatan tepercaya). Ini juga dapat meredakan sakit kepala tegang saat dioleskan.
– Minyak lemon
Banyak orang menemukan aroma jeruk dari minyak lemon sebagai penambah suasana hati. Ini juga sering digunakan dalam produk pembersih buatan sendiri.
Itulah informasi mengenai cara menggunakan minyak esensial dengan aman. Minyak esensial juga bisa digunakan pada diffuser BEURER LA 30 | Aroma diffuser yang dibeli di Syaf.
Website || Syaf.co.id
