Inilah Cara Kerja Monitor Tanda Vital

Cara Kerja Monitor Tanda Vital

Monitor tanda vital elektronik merupakan alat yang umum di rumah sakit selama lebih dari 40 tahun. Alat ini memiliki model yang berbeda, namun secara umum cara kerjanya sama. Ada artikel kali ini kami akan membahas mengenai cara kerja monitor tanda vital.


Apa itu tanda-tanda vital?

Tanda-tanda vital merupakan pengukuran fungsi tubuh yang paling dasar. Terdapat empat tanda vital utama yang dipantau secara rutin oleh para profesional medis dan penyedia layanan kesehatan adalah sebagai berikut:

  • Suhu tubuh
  • Denyut nadi
  • Laju respirasi (laju pernapasan)
  • Tekanan darah (Tekanan darah tidak dianggap sebagai tanda vital, tetapi sering diukur bersama dengan tanda-tanda vital)

Tanda-tanda vital digunakan untuk melakukan deteksi atau pemantauan masalah medis. Pengukuran tanda-tanda vital dapat dilakukan dalam pengaturan medis, di lokasi darurat medis, di rumah, atau di tempat lain.

Baca juga: Inilah alasan mengapa orang tua perlu monitor bayi

Bagaimana cara kerja monitor tanda vital?

Monitor tanda vital memiliki sensor kecil yang terpasang pada tubuh seseorang untuk membawa informasi ke monitor. Beberapa sensor adalah tambalan yang menempel pada kulit seseorang, sementara yang lain mungkin terjepit di salah satu jari seseorang. 

Perangkat monitor tanda vital ini banyak mengalami perubahan sejak monitor jantung elektronik pertama ditemukan pada tahun 1949. Saat ini banyak perangkat yang memiliki teknologi layar sentuh dan mendapatkan informasi secara nirkabel.

Monitor tanda vital paling dasar menunjukkan detak jantung, tekanan darah, dan suhu tubuh pada seseorang. Model yang lebih canggih juga dapat menunjukkan berapa banyak oksigen yang dibawa darah seseorang atau seberapa cepat ia dapat bernapas. 

Beberapa bahkan dapat menunjukkan seberapa besar tekanan pada otak seseorang atau seberapa banyak karbon dioksida yang ia hembuskan. Monitor akan mengeluarkan suara tertentu jika salah satu tanda vital seseorang berada di bawah level aman.

Apa arti angka pada monitor tanda vital?

Setelah mengetahui cara kerja monitor tanda vital, pada monitor tanda vital terdapat angka-angka yang memiliki makna tertentu. Berikut ini adalah arti angka pada monitor tanda vital.

  • Denyut jantung

Jantung orang dewasa yang sehat biasanya berdetak 60 hingga 100 kali per menit. Orang yang lebih aktif dapat memiliki detak jantung yang lebih lambat.

  • Tekanan darah

Ini adalah ukuran kekuatan pada arteri seseorang saat jantungnya berdetak (dikenal sebagai tekanan sistolik) dan saat istirahat (tekanan diastolik). Angka pertama (sistolik) harus berada di antara 100 dan 130, dan angka kedua (diastolik) harus pada kisaran 60 dan 80.

  • Suhu

Suhu tubuh normal biasanya dianggap 98,6 F, tetapi sebenarnya bisa di mana saja dari hanya di bawah 98 derajat F hingga sedikit di atas 99 tanpa khawatir.

  • Respirasi

Orang dewasa yang sedang beristirahat biasanya bernapas 12 hingga 16 kali per menit.

  • Saturasi oksigen

Angka ini mengukur berapa banyak oksigen dalam darah seseorang, dalam skala hingga 100. Angka ini biasanya 95 atau lebih tinggi, dan apa pun di bawah 90 berarti tubuh mereka mungkin tidak mendapatkan cukup oksigen.

Syaf menjual monitor tanda vital 

Syaf Unica Indonesia menjual Mindray VS-900. Ini merupakan monitor tanda vital yang intuitif dan mudah dioperasikan. Alat ini dapat digunakan untuk pemantauan NIBP secara manual maupun otomatis, pengukuran SpO2, dan lainnya.

Apabila Anda hendak membutuhkan Mindray VS-900, Anda dapat membelinya melalui website Syaf. Semoga informasi yang kami sajikan mengenai cara kerja monitor tanda vital bisa bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Butuh bantuan? Silahkan Hubungi