Mengumpulkan sampel darah dan spesimen biologis lainnya sangat penting untuk pemahaman, pencegahan, dan pengobatan penyakit. Namun, hal tersebut juga bisa menyakitkan, menakutkan, menakutkan, dan tidak nyaman apabila dilihat dari sudut pandang pasien.
Proses pengambilan sampel darah biasanya tergantung pada sifat kondisi pasien yang sedang diuji. Dalam proses pengambilan sampel darah paling sering melibatkan memasukkan jarum ke dalam pembuluh darah. Simak informasi mengenai alat yang digunakan untuk mengumpulkan sampel darah berikut ini.

https://www.dartmouth-hitchcock.org/
Metode pengumpulan sampel darah
Pengumpulan darah biasanya termasuk juga pembuangan komponen darah dan menambahkan beberapa komponen darah yang dibutuhkan. Hal tersebut umum dalam pengambilan sampel darah untuk analisis laboratorium.
Metode yang dilakukan untuk mengumpulkan sampel darah secara umum ada tiga, yaitu pengambilan sampel arteri, venipuncture, dan sampel jari. Berikut ini penjelasannya.
Pengambilan Sampel Arteri
Bentuk pengumpulan sampel darah ini paling sering dilakukan di lingkungan rumah sakit. Ini digunakan untuk mengidentifikasi gangguan metabolisme, pernapasan, dan asam-basa campuran, di mana tingkat CO2 memerlukan pemantauan.
Meskipun umumnya aman, prosedur ini dapat mengganggu dan menimbulkan rasa sakit bagi pasien. Terdapat pula beberapa kontradiksi potensial yang dapat mempengaruhi lokasi pengumpulan, seperti tes Allen yang dimodifikasi secara abnormal atau infeksi lokal. Pasien juga dapat mengalami peningkatan risiko komplikasi perdarahan dengan koagulopati.
Pengambilan Sampel Venipuncture
Venipuncture adalah cara paling umum untuk mengambil darah dari pasien dewasa. Pengumpulan sampel darah terjadi dari vena superfisial di ekstremitas atas, umumnya vena median cubiti. Vena ini dekat dengan kulit dan tidak memiliki banyak saraf besar yang terletak di dekatnya. Sehingga hal tersebut mengurangi rasa sakit dan ketidaknyamanan bagi pasien.
Venipuncture dapat dilakukan di dokter umum dan sering dilakukan oleh phlebotomist atau perawat terlatih. Pengambilan sampel darah secara venipuncture memiliki risiko yang terkait dengan penyimpanan, pengangkutan, dan potensi kehilangan atau kontaminasi sampel darah setelah diambil.
Pengambilan Sampel Jari
Pengambilan sampel jari atau tusukan jari melibatkan pengambilan darah dalam jumlah yang sangat sedikit dari pasien, biasanya dari ujung jari. Proses selesai dengan cepat dan hanya membutuhkan sedikit persiapan sehingga mengurangi kekhawatiran dan kecemasan pada pasien, terutama pada anak-anak dan orang dewasa yang gugup.
Pengambilan sampel arteri dan pungsi vena masih sangat umum dan masih memiliki tempat dalam kedokteran, penelitian klinis, dan perawatan pasien. Namun, dengan kemajuan teknologi dan pemahaman yang lebih besar tentang pengambilan sampel darah, pengumpulan jari semakin berkembang.
Trima Accel® Automated Blood Collection System

Trima Accel® Automated Blood Collection System merupakan salah satu alat yang digunakan untuk mengumpulkan sampel darah dan tersedia di Syaf Unica Indonesia. Alat ini menjadi satu-satunya perangkat yang mengumpulkan komponen darah yang dapat ditransfusikan dalam kombinasi apapun.
Trima Accel® Automated Blood Collection System memiliki perangkat lunak yang telah disempurnakan sehingga dapat membantu Anda untuk mengumpulkan lebih banyak trombosit per donor. Aplikasi perangkat lunak yang dimiliki membuat sistem Anda menjadi lebih pintar.
Alat ini memiliki penyesuaian laju aliran secara otomatis sehingga dapat mengurangi peringatan akses. Alat ini juga memiliki peningkatan beban saluran antikoagulan (AC) yang dapat membantu mengurangi kegagalan utama AC.
Untuk mendapatkan informasi lebih lengkap mengenai Trima Accel® Automated Blood Collection System, Anda bisa mengunjungi link berikut ini https://syaf.co.id/product/trima-accel-automated-blood-collection-system/.
Semoga informasi mengenai alat yang digunakan untuk mengumpulkan sampel darah bisa bermanfaat untuk Anda. Terima kasih telah berkunjung ke website kami.
WEBSITE || SYAF.CO.ID
