Chlorhexidine termasuk dalam golongan obat antiseptik. Obat ini terdiri dari berbagai macam sediaan. Simak informasi mengenai kegunaan chlorhexidine pada artikel berikut ini.

https://www.stemjar.com/
Kenali tentang Chlorhexidine
Chlorhexidine merupakan obat yang memiliki kegunaan sebagai obat antiseptik untuk melawan infeksi akibat bakteri. Chlorhexidine merupakan obat yang tersedia dalam berbagai bermacam bentuk, mulai dari bentuk topikal atau salep, larutan, dan obat kumur.
Pengapliksian obat chlorhexidine topikal dapat langsung pada area kulit yang ingin dibersihkan. Hal itu berguna untuk mencegah infeksi bakterial yang diakibatkan oleh operasi medis, bekas suntikan, ataupun luka luar.
Chlorhexidine yang tersedia dalam bentuk larutan biasanya digunakan pada radang mulut dan tenggorokan. Chlorhexidine digolongkan sebagai obat kelas antiseptik dan desinfektan kulit. Biasanya kegunaan chlorhexidine untuk preparasi luka dan radang dalam mulut.
Cara menggunakan chlorhexidine
Penting untuk selalu mengikuti aturan pemakaian yang telah diberikan oleh dokter atau apoteker sebelum memulai pengobatan menggunakan chlorhexidine. Anda bisa konsultasikanlah pada dokter atau apoteker jika memiliki pertanyaan.
Penting untuk selalu memperhatikan dan mengikuti petunjuk pemakaian yang tertera pada label produk, atau sesuai instruksi dokter. Tidak diperkenankan untuk menggunakan chlorhexidine ini dalam jumlah
Chlorhexidine topikal atau salep hanya untuk dioles ke kulit dan tidak boleh diminum. Sebelum mengaplikasikan chlorhexidine topical, kulit perlu dibilas hingga bersih. Obat ini dapat diaplikasikan langsung pada area kulit yang bermasalah. Obat ini tidak boleh digunakan untuk mengobati luka dalam, luka goresan, atau luka terbuka.
Tersedia pula obat chlorhexidine yang berbentuk sabun. Sabun chlorhexidine tersebut dapat langsung digunakan pada ares kulit yang bermasalah. Sabun ini dilarang digunakan pada area kulit yang luas.
Obat chlorhexidine diproduksi dalam keadaan steril, tetapi tidak dengan isinya. Kontaminasi bakteri sangat mungkin terjadi di dalam kemasan produk sehingga dapat menyebabkan infeksi. Untuk menghindari terjadinya infeksi tersebut, Anda perlu melakukan hal berikut ini:
- Selalu menggunakan aplkator obat yang terdapat dalam kemasan ketika mengaplikasikan obat.
- Menggunakan cotton budatau kapas apabila aplikator tidak tersedia.
- Tidak diperkenankan untuk menyentuh pinggiran botol obat menggunakan jari atau langsung mengapliksikan ke kulit.
- Obat ini tidak boleh diencerkan menggunakan air atau larutan lainnya.
- Setelah menggunakan obat, aplikator atau cotton bud, kain dan kapas harus dibuang dan tidak boleh digunakan pada aplikasi selanjutnya.
- Ketika kondisi tidak semakin membaik, maka perlu berkonsultasi dengan dokter
Cara penyimpanan chlorhexidine
Mengingat pentingnya kegunaan chlorhexidine,maka obat ini perlu tersedia di rumah dan disimpan dengan baik. Penyimpanan chlorhexidine paling baik yaitu pada suhu ruangan. Obat ini tidak boleh terpapar dengan sinar matahari langsung, atau ditaruh di tempat yang lembab. Obat ini juga tidak boleh disimpan di kamar mandi dan dibekukan.
Merk obat chlorhexidine yang berbeda biasanya memiliki cara penyimpanan yang berbeda pula. Untuk itu, Anda perlu mengikuti instruksi penyimpanan yang tertera di label kemasan obat. Anda juga bisa menanyakan langsung pada apoteker tempat Anda membeli obat.
Obat chlorhexidine perlu dijauhkan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan. Obat ini tidak boleh dibuang dalam toilet atau saluran pembuangan lainnya kecuali bila diinstruksikan. Apabila masa berlakunya sudah habis, obat ini harus dibuang dan tidak bisa dipergunakan lagi.
Semoga informsi mengenai kegunaan chlorhexidine bisa bermanfaat untuk Anda. Anda bisa mendapatkan obat chlorhexidine dengan membelinya di Syaf Unica Indonesia. Klik di sini untuk informsi produk selengkapnya https://syaf.co.id/product/cairan-dental-hexidine-2-100ml-onemed-dental/.
WEBSITE || SYAF.CO.ID

