Artikel ini akan membahas tentang pengertian, kegunaan, dan cara penggunaan Pipette Controller. Simak artikel ini sampai selesai.
Di dunia laboratorium, akurasi dalam memindahkan cairan sangat berpengaruh terhadap keandalan hasil penelitian maupun pengujian. Proses penggunaan pipet harus tepat serta memerlukan keterampilan operator dan alat yang memadai. Salah satu alat yang digunakan agar penggunaan pipette bisa presisi yaitu Pipette Controller.
APA ITU PIPETTE CONTROLLER?
Pipette Controller adalah alat bantu laboratorium yang digunakan untuk menghisap dan mengeluarkan cairan secara presisi melalui pipet gelas atau plastik. Berbeda dengan pipet manual yang mengandalkan hisapan mulut atau alat hisap sederhana, Pipette Controller dilengkapi sistem kontrol tekanan udara yang memungkinkan pengambilan dan pengeluaran cairan secara stabil, cepat, dan aman.
Alat ini biasanya kompatibel dengan berbagai ukuran pipet, mulai dari 1 mL hingga 100 mL, serta hadir dalam model manual maupun elektrik. Beberapa tipe canggih bahkan dilengkapi pengaturan kecepatan, filter pengaman, dan baterai isi ulang.
APA SAJA KEGUNAANNYA?
Berikut beberapa kegunaan utama dari Pipette Controller di laboratorium:
Pengambilan Sampel Cairan
Memudahkan pengambilan sampel dengan volume presisi sesuai kebutuhan pengujian atau penelitian.
Pemindahan Cairan Antar Wadah
Memindahkan cairan dari satu wadah ke wadah lain secara cepat tanpa tumpah atau tercecer.
Pencampuran Media Kultur
Digunakan dalam proses pembuatan larutan, media kultur mikrobiologi, atau media sel dengan keakuratan tinggi.
Mendukung Proses Kimia dan Biologi
Sangat membantu dalam pengambilan reagen kimia, enzim, atau larutan buffer yang membutuhkan ketelitian volume.
Aman dan Higienis
Mengurangi risiko kontaminasi karena dilengkapi filter pelindung dan tidak memerlukan kontak langsung dengan cairan.
Baca juga: Perawatan dan Kalibrasi Medical Drying Oven
CARA MENGGUNAKAN PIPETTE CONTROLLER
Berikut langkah-langkah dasar penggunaan Pipette Controller:
Persiapan Alat dan Pipet
Pilih pipet yang sesuai dengan volume cairan yang akan dipindahkan, lalu pasang pipet ke konektor Pipette Controller dengan kuat.
Pengaturan Kecepatan (jika tersedia)
Atur kecepatan hisap dan dispensasi sesuai jenis cairan dan kebutuhan presisi.
Pengambilan Cairan
Celupkan ujung pipet ke dalam cairan, tekan tombol hisap hingga cairan terisi sesuai volume yang diinginkan.
Pemindahan Cairan
Arahkan pipet ke wadah tujuan, lalu tekan tombol pengeluaran secara perlahan atau cepat tergantung kebutuhan.
Pembersihan Setelah Digunakan
Setelah selesai, lepaskan pipet, buang cairan sisa jika ada, dan bersihkan alat sesuai prosedur laboratorium untuk mencegah kontaminasi.
Pipette Controller penting digunakan untuk keberlangsungan dalam pekerjaan laboratorium modern. Dengan kemampuannya mengontrol volume cairan secara presisi, alat ini tidak hanya meningkatkan akurasi hasil kerja tetapi juga memberikan kenyamanan bagi operator. Dengan mengetahui pengertian, kegunaan, dan cara menggunakan Pipette Controller, akan membantu menjaga konsistensi dan keamanan dalam setiap aktivitas laboratorium.
Sumber:
What is a Pipette Controller – Pipette.com

