CARA MENGGUNAKAN OXIMETER DAN CARA MEMBACANYA

CARA MENGGUNAKAN OXIMETER DAN CARA MEMBACANYA

Oximeter berguna untuk memantau tingkat oksigen dalam darah. Ketahui cara menggunakan oximeter berikut ini.


SIAPA YANG MEMBUTUHKAN OXIMETER?

Oximeter dapat bermanfaat orang yang memerlukan pemantauan tingkat oksigen dalam darah. Berikut ini adalah orang yang mungkin membutuhkan oximeter:

  1. Individu dengan Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK)
  2. Penderita Asma
  3. Pasien dengan Gangguan Pernapasan
  4. Pasien dengan Penyakit Jantung
  5. Orang dengan Gangguan Sistem Saraf
  6. Atlet dan Olahragawan

Selainorang-orang dengan kondisi tersebut, oximeter juga dapat digunakan oleh siapa pun yang ingin memantau kesehatan pernapasan mereka secara umum.

Baca juga: Manfaat pulse oximeter dan keterbatasannya

BAGAIMANA CARA MENGGUNAKAN OXIMETER?

Cara menggunakan oximeter sangat sederhana dan mudah dilakukan. Berikut adalah langkah-langkah umum untuk menggunakan oximeter:

  1. Pastikan oximeter dalam kondisi yang baik dan baterainya terisi penuh. Pastikan juga jari atau bagian tubuh lain yang akan digunakan bersih dan kering.
  2. Tempatkan satu ujung jari Anda di dalam lubang yang telah disediakan di dalam oximeter. Pastikan jari dimasukkan dengan cukup dalam agar oximeter dapat membaca dengan akurat. Jika menggunakan oximeter pada bagian tubuh lain, ikuti petunjuk dan panduan penggunaan yang disediakan oleh produsen.
  3. Tekan tombol daya atau mode pada oximeter untuk menghidupkannya. Beberapa oximeter akan hidup secara otomatis begitu jari Anda dimasukkan.
  4. Setelah oximeter menyala, biarkan beberapa detik untuk melakukan pengukuran. 
  5. Setelah beberapa detik, oximeter akan menampilkan hasil pengukuran SpO2 dalam bentuk persentase, misalnya 98% atau 95%. Selain itu, akan ditampilkan juga detak jantung Anda dalam detak per menit (bpm).
  6. Catat hasil pengukuran jika perlu melacak atau memantau perubahan dalam jangka waktu tertentu. 
  7. Setelah selesai menggunakan oximeter, matikan perangkat dengan menekan tombol daya atau mode. Beberapa oximeter akan mati secara otomatis setelah beberapa saat tidak digunakan.

BAGAIMANA CARA MEMBACA OXIMETER?

Membaca hasil dari oximeter relatif sederhana dan mudah dipahami. Berikut adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan saat membaca oximeter:

SpO2 (Tingkat Oksigen dalam Darah)

Hasil utama yang ditampilkan oleh oximeter adalah tingkat oksigen dalam darah, biasanya dinyatakan dalam persentase. Sebuah angka seperti 98% atau 95% menunjukkan jumlah oksigen yang diukur dalam darah Anda. Angka yang lebih tinggi menunjukkan tingkat oksigen yang lebih tinggi, sedangkan angka yang lebih rendah dapat mengindikasikan tingkat oksigen yang lebih rendah. Normalnya, tingkat oksigen yang sehat berkisar antara 95% hingga 100%.

Detak Jantung (Pulse Rate)

Selain tingkat oksigen dalam darah, oximeter juga menampilkan detak jantung dalam detak per menit (bpm). Angka ini menunjukkan jumlah detak jantung per menit pada saat pengukuran dilakukan. Rentang detak jantung yang normal bervariasi antara individu, tetapi biasanya berkisar antara 60 hingga 100 bpm untuk orang dewasa dalam keadaan istirahat.

Warna Indikator

Beberapa oximeter juga dilengkapi dengan indikator warna yang menunjukkan rentang normal atau tidak normal dari hasil pengukuran. Misalnya, warna hijau mungkin menunjukkan tingkat oksigen dalam darah yang normal, sedangkan warna merah atau kuning dapat mengindikasikan tingkat yang rendah atau di luar batas normal.


Sumber:

Manfaat Pulse Oximeter dan Cara Menggunakannya – Hello Sehat

Cara Membaca Oximeter untuk Cek Saturasi Oksigen (halodoc.com)

Butuh bantuan? Silahkan Hubungi