Selang nasogastrik merupakan selang fleksibel yang digunakan untuk memberikan obat atau makanan pada pasien yang tidak bisa melakukannya melalui mulut. Simak informasi mengenai cara pemasangan selang nasogastrik berikut ini.

https://www.myamericannurse..com
Tujuan pemasangan selang nasogastrik
Selang nasogastrik penggunaannya bukan untuk jangka panjang, namun hanya sementara waktu saja. Biasanya pasien yang baru melakukan prosedur operasi peradangan pada usus (IBD) akan menggunakna selang nasogastrik.
Pemasangan selang nasogastrik hanya diperlukan setelah menjalankan operasi tertentu dan berdasarkan hasil diskusi dengan petugas medis terkait apakah diperlukan pemasangan selang nasogastrik atau tidak.
Berikut ini adalah beberapa tujuan pemasangan selang nasogastrik yang perlu Anda ketahui:
- Membantu memberikan obat atau makanan pada pasien.
- Membantu dalam pengeluaran udara atau cairan di dalam perut atau lambung.
- Sebagai media dalam memasukkan zat kontas selama prosedur endoskopi.
- Melindungi usus setelah menjalani prosedur operasi.
Cara memasang selang nasogastrik
Apabila dokter merekomendasikan pasien untuk memasang selang nasogastrik, dan pasien menyetujuinya, maka dokter dan petugas medis lainnya akan memulai prosedur pemasangan selang nasogastrik di rumah sakit.
Biasanya pasien akan dibius lokal pada lubang hidung, namun terdapat pula prosedur yang dilakukan tanpa obat bius. Dokter akan memasukkan selang nasogastrik melalui lubang hidung pasien, lalu turun ke kerongkongan, dan masuk ke dalam perut.
Pasien mungkin akan diminta untuk menelan tabung yang dipasang. Prosedur pemasangan selang nasogastrik ini seharusnya tidak menimbulkan rasa sakit apabila dipasang dengan benar, walaupun menimbulkan sedikit ketidaknyamanan.
Apabila selang nasogastrik telah masuk ke dalam tubuh pasien, dokter akan memeriksa apakah selang nasogastrik berada di tempat yang benar. Pemeriksaan tersebut dilakukan menggunakan sinar-x untuk mendeteksi lokasi selang nasogastrik berada.
Risiko yang ditimbulkan pada pemasangan selang nasogastrik
Pemasangan selang nasogastrik yang tidak dilakukan dengan benar akan menimbulkan berbagai risiko pada pasien, diantaranya yaitu:
- Dapat menimbulkan luka jaringan dalam hidung, tenggorokan, dan perut
- Menimbulkan kram perut
- Terjadi pembengkakan pada perut
- Mengalami diare
- Rasa mual dan muntah
- Makanan atau obat kembali ke kerongkongan
Risiko yang ditimbulkan dari cara memasang selang nasogastrik yang tidak tepat juga berpotensi untuk merusak, menyumbat, merobek, atau mencopot selang nasogastrik. Rusaknya selang nasogastrik dalam menimbulkan permasalahan baru lagi. Penggunaan selang nasogastrik dalam waktu lama juga akan menimbulkan beberapa permasalahan atau infeksi pada:
- Tenggorokan
- Kerongkongan
- Sinus
- Perut
Mengatasi risiko yang ditimbulkan dari pemasangan selang nasogastrik
Dalam mengurangi risiko komplikasi yang terjadi akibat pemasangan selang nasogastrik yang tidak tepat hanya bisa ditangani oleh dokter. Biasanya tim dokter akan melakukan beberapa hal berikut ini untuk mengatasi risiko yang ditimbulkan dari penggunaan selang nasogastrik.
- Selalu memastikan selang nasogastrik menempel dengan baik pada wajah
- Memeriksa adanya penyumbatan dan tanda kebocoran pada tabung
- Ketika memasukkan makanan atau obat, kepala pasien diangkat selama satu jam
- Mengecek adanya infeksi atau tanda iritasi
- Melakukan pemeriksaan darah untuk mengetahui kadar elektrolit
- Mengosongkan kantong drainase secara teratur
Itulah sedikit informasi mengenai cara memasang selang nasogastrik dan risikonya. Apabila Anda atau anggota keluarga Anda ada yang menggunakan selang nasogastrik, pastikan untuk selalu mengikuti saran-saran dari dokter.
Terima kasih telah mengunjungi website Syaf Unica Indonesia, semoga informasi ini bermanfaat.
WEBSITE || SYAF.CO.ID
