
https://www.painscale.com/
Mesin transcutaneous electrical nerve stimulation (TENS) adalah perangkat kecil, portabel dan dioperasikan dengan baterai yang dikenakan di tubuh. Kotak itu dilekatkan dengan kabel ke bantalan lengket yang menempel di kulit.
Pulsa listrik kecil ditransmisikan ke tubuh, seperti kejutan listrik kecil. Ini dapat membantu meringankan rasa sakit pada beberapa orang dengan jenis rasa sakit tertentu.
Meskipun tidak banyak bukti kuat bahwa mesin TENS berfungsi, banyak orang menganggapnya sangat membantu. Keuntungannya adalah TENS dapat ditoleransi dengan baik dan sebagian besar tanpa efek samping.
Seberapa efektif mesin TENS?
Uji coba penelitian yang melihat keefektifan mesin TENS sejauh ini tidak meyakinkan. Studi besar lebih lanjut diperlukan untuk memperjelas peran dan efek yang tepat dari penggunaan TENS.
Namun, mesin TENS telah terbukti menjadi bentuk pereda nyeri yang populer di kalangan beberapa orang. Seperti banyak bentuk pengobatan, efeknya dapat bervariasi dari individu ke individu, bahkan dengan kondisi yang sama.
Bagaimana cara kerja mesin TENS?
- Transcutaneous(Transkutan) – berarti melalui kulit.
- Electrical(Listrik) – mesin TENS mengirimkan pulsa listrik kecil ke tubuh melalui elektroda yang ditempatkan pada kulit. Mesin TENS diperkirakan mempengaruhi cara sinyal rasa sakit dikirim ke otak.
- Nerve(Saraf) – sinyal rasa sakit mencapai otak melalui saraf dan sumsum tulang belakang.
- Stimulation(Stimulasi) – jika sinyal rasa sakit dapat diblokir oleh kejutan listrik kecil dari mesin TENS maka otak akan menerima lebih sedikit sinyal dari sumber rasa sakit.
Mesin TENS diperkirakan bekerja dengan dua cara:
Pertama, pada denyut nadi tinggi 90-130 Hz (metode penggunaan normal), impuls listrik yang dihasilkan oleh mesin TENS mengganggu dan memblokir pesan rasa sakit yang dikirim ke otak. Hal ini disebabkan oleh teori gerbang kontrol rasa sakit.
Ini mengusulkan bahwa ada mekanisme gerbang di otak dan saraf sumsum tulang belakang (sistem saraf pusat). Ketika gerbang terbuka, pesan rasa sakit masuk ke otak dan kita merasakan sakit. Ketika gerbang ditutup, pesan rasa sakit ini diblokir dan kita tidak merasakan sakit.
Mesin TENS dianggap merangsang saraf tertentu yang tidak membawa rasa sakit dan menutup pintu gerbang. Akibatnya, otak sibuk menangani pesan yang diterimanya dengan cepat dari mesin TENS, daripada sinyal rasa sakit yang lebih lambat (lebih menyakitkan) yang diterima tubuh dari tempat lain.
Ini menjelaskan mengapa, jika Anda melukai diri sendiri, menggosok area itu untuk sementara dapat mengurangi rasa sakit.
Cara kerja mesin TENS ketika mesin disetel pada denyut nadi rendah (2-5 Hz) yaitu, mesin akan merangsang tubuh untuk membuat bahan kimia pereda nyeri sendiri yang disebut endorfin. Ini bertindak sedikit seperti morfin untuk memblokir sinyal rasa sakit.
Apakah mesin TENS bisa digunakan oleh semua orang?
Mesin TENS cenderung digunakan untuk membantu mengurangi rasa sakit akibat masalah pada otot, sendi dan saraf (disebut nyeri muskuloskeletal).
Mesiin TENS mungkin bekerja lebih baik untuk masalah ini daripada untuk sakit perut (perut), dada, atau kepala. Tidak seperti banyak obat, hampir tidak ada efek samping saat menggunakan mesin TENS. Namun, orang dengan berikut ini tidak boleh menggunakan mesin TENS:
- Bila penyebab nyeri tidak diketahui atau tidak terdiagnosis.
- Kehamilan (kecuali secara khusus disarankan secara medis atau dalam proses persalinan).
- Menggunakan alat pacu jantung.
- Epilepsi atau jenis penyakit jantung tertentu.
Kami harap informasi mengenai cara kerja mesin TENS bisa menambah wawasan Anda. Syaf menyediakan BEURER EM 59 | Digital TENS/EMS device with heat function.
Website || Syaf.co.id

