Bunda Harus Tahu, Inilah Metode Pembersihan dan Sterilisasi Botol Bayi

|

Sangat penting untuk mencuci dan mensterilkan peralatan makan dengan benar saat memberi susu botol. Bunda harus membersihkan dan mensterilkan setiap botol, dot, dan tutup ulir setelah setelah digunakan.

|

https://www.tommeetippee.com/

Mengapa penting untuk membersihkan dan mensterilkan botol bayi?

Bayi memiliki sistem kekebalan yang belum matang sehingga mereka tidak cukup kuat untuk melawan berbagai infeksi. Salah satu cara penting untuk mendukung mereka agar tetap sehat adalah dengan mengurangi kemungkinan mereka sakit sejak awal.

Susu adalah media yang sempurna di mana bakteri dapat tumbuh. Inilah mengapa penting untuk mensterilkan semua peralatan makan dan menjaga susu formula tetap dingin sampai sebelum menyusui bayi.

Peralatan apa yang perlu dibersihkan dan seberapa sering?

Bunda perlu membersihkan dan mensterilkan semua bagian botol, dot, dan tutup ulir. Caranya yaitu:

  • Pisahkan semua bagian botol dan tarik dot dari tutup ulirnya.
  • Gunakan air panas dan deterjen pencuci piring.
  • Bersihkan semua area botol dengan sikat botol, termasuk ulir tempat sekrup tutup.
  • Buang susu yang masih ada di dot atau lubang dengan sikat dot.
  • Peras air sabun panas melalui lubang dot, setelah itu menggunakan air bersih dengan cara yang sama untuk membilasnya.
  • Pastikan Bunda membilas dengan baik botol dan peralatan lainnya.

Gunakan sikat botol baru setelah bulu-bulunya aus. Mereka harus cukup kaku untuk menghilangkan semua sisa susu dari bagian dalam botol.

Metode pembersihan dan sterilisasi botol bayi

Bahkan jika botol dan dot terlihat bersih, itu mungkin masih membawa kuman ke bayi sehingga penting untuk mensterilkan peralatan makan dengan benar. Ada 3 metode pembersihan dan sterilisasi botol bayi, yaitu perebusan, sterilisasi uap dan sterilisasi kimia.

Metode perebusan

  • Masukkan semua bagian botol yang sudah dibersihkan, termasuk dot, ke dalam panci besar.
  • Tutupi peralatan dengan air keran.
  • Pastikan botol terendam seluruhnya di bawah air dan semua gelembung udara keluar dari botol.
  • Didihkan air.
  • Rebus selama 5 menit.
  • Biarkan peralatan makan menjadi dingin di dalam panci sebelum mengeluarkannya.
  • Tempatkan dalam wadah bersih semua peralatan makan dan simpan ke dalam lemari es menggunakan wadah tertutup rapat dengan penutup.
  • Bunda dapat menyimpannya hingga 24 jam di lemari es.

Metode sterilisasi uap

Alat sterilisasi uap sangat populer karena bekerja dengan cepat, murah untuk digunakan dan sangat efektif. Mereka memanaskan air hingga titik didih dan uapnya membunuh bakteri.

  • Tempatkan botol bersih dan peralatan makan ke dalam sterilisator.
  • Pastikan ada cukup ruang di antara setiap botol, dot, dan tutup ulir agar uap dapat bersirkulasi ke seluruh permukaan.
  • Ikuti petunjuk pabrik tentang berapa banyak air yang harus ditambahkan.
  • Nyalakan dan tekan tombol untuk memulai. Jika Bunda menggunakan pensteril microwave, masukkan pensteril ke dalam microwave dan nyalakan untuk waktu yang tepat.
  • Tunggu sampai siklus sterilisasi berakhir dan lampu padam.
  • Simpan semua peralatan makan yang disterilkan dalam wadah bersih dan tertutup di lemari es.
  • Sterilkan kembali semua peralatan jika Bunda belum menggunakannya dalam waktu 24 jam.

Alat sterilisasi uap BEURER BY 76 | Steam sterilizer tersedia di Syaf.

Metode sterilisasi kimia

Metode pembersihan dan sterilisasi botol bayi selanjutnya yaitu secara kimia. Berhati-hatilah saat menggunakan sterilisasi kimia. Banyak metode menggunakan pemutih, yang juga dapat memutihkan pakaian dan permukaan. Itu mengiritasi kulit jika tumpah.

Solusi sterilisasi kimia antibakteri tersedia dalam bentuk cair dan tablet. Mereka harus disiapkan persis seperti yang diarahkan pada wadah kemasan.

  • Pastikan Bunda memiliki wadah yang cukup besar untuk menampung botol dan peralatan makan bayi.
  • Gunakan air keran sesuai yang disarankan dalam menyiapkan larutan sterilisasi.
  • Rendam semua botol dan peralatan makan ke dalam larutan. Pastikan dalam botol tidak ada gelembung yang tertinggal.
  • Biarkan peralatan dalam larutan selama waktu yang disarankan, tidak perlu membilas larutan setelah sterilisasi.
  • Buang larutan setelah 24 jam dan cuci wadah sebelum menyiapkan digunakan kembali.

Sekian informasi mengenai metode pembersihan dan sterilisasi botol bayi. Semoga bermanfaat,

Website || Syaf.co.id

Tinggalkan Balasan

Butuh bantuan? Silahkan Hubungi