Nitrogen evaporator digunakan untuk preparasi sampel sebelum analisis dengan HPLC, kromatografi, dll. Ini bagian nitrogen evaporator.
BAGIAN NITROGEN EVAPORATOR
Nitrogen evaporator umumnya terdiri dari beberapa bagian penting yang bekerja bersama untuk melakukan penguapan nitrogen cair. Berikut adalah beberapa bagian nitrogen evaporator:
Tempat Sampel
Tempat sampel adalah wadah di mana sampel yang akan diuapkan ditempatkan. Bisa berupa piring atau wadah kaca dengan kapasitas yang sesuai untuk menampung sampel. Bagian ini mungkin dilengkapi dengan pegangan atau rak untuk memudahkan penempatan dan pengambilan sampel.
Permukaan Pemanas
Permukaan pemanas adalah bagian yang terletak di bawah tempat sampel dan bertanggung jawab untuk memanaskan sampel. Ini bisa berupa plat pemanas atau kumparan pemanas yang memancarkan panas ke sampel. Permukaan pemanas harus mampu mencapai suhu yang diperlukan untuk menguapkan nitrogen cair.
Bak Air/Minyak
Bak air atau minyak adalah wadah yang berisi air atau minyak yang dipanaskan. Bagian ini digunakan dalam metode penguapan tidak langsung, di mana tempat sampel ditempatkan di dalam bak ini. Panas dari bak air atau minyak ditransfer ke tempat sampel untuk menguapkan nitrogen cair.
Aliran Gas Nitrogen
Aliran gas nitrogen adalah saluran yang mengarahkan aliran gas nitrogen dari sumbernya ke tempat sampel. Gas nitrogen digunakan untuk membawa uap nitrogen yang dihasilkan selama penguapan pelarut dari tempat sampel. Aliran gas nitrogen dapat dikendalikan untuk mengatur kecepatan dan tekanan gas yang sesuai.
Sistem Penangkapan Uap
Sistem penangkapan uap adalah bagian yang bertugas menangkap uap nitrogen yang dihasilkan selama penguapan. Ini bisa berupa kondensor, perangkat penyerap, atau perangkat lain yang dirancang untuk mengubah uap nitrogen menjadi cairan. Sistem penangkapan uap memungkinkan pemulihan pelarut yang diuapkan atau pengalihan uap nitrogen ke lingkungan yang aman.
Kontrol Suhu dan Aliran Gas
Nitrogen evaporator terdapat panel kontrol yang memungkinkan pengguna untuk mengatur suhu permukaan pemanas dan mengendalikan aliran gas nitrogen. Ini memungkinkan pengguna untuk menyesuaikan dan memantau kondisi operasi yang sesuai dengan persyaratan sampel.
Sistem Pendingin (opsional)
Beberapa nitrogen evaporator juga dilengkapi dengan sistem pendingin untuk mendinginkan tempat sampel atau permukaan pemanas setelah proses penguapan. Ini membantu mencegah penguapan tambahan setelah proses selesai dan memungkinkan penanganan sampel yang lebih aman.
Baca juga: Mengenal alat nitrogen evaporator
PRINSIP KERJA NITROGEN EVAPORATOR
Prinsip kerja nitrogen evaporator umumnya melibatkan penguapan nitrogen cair menggunakan aliran gas nitrogen untuk menghilangkan pelarut atau mengkonsentrasikan sampel. Berikut adalah prinsip kerja umum dari nitrogen evaporator:
Pengaturan Suhu
Nitrogen evaporator dilengkapi dengan sistem pemanas yang memungkinkan pengguna untuk mengatur suhu yang diperlukan. Suhu ini harus diatur sedemikian rupa sehingga tidak melebihi titik didih nitrogen cair (-196°C atau -321°F), tetapi cukup tinggi untuk menyebabkan penguapan pelarut yang digunakan dalam sampel.
Penyediaan Gas Nitrogen
Gas nitrogen yang digunakan untuk penguapan diberikan melalui aliran gas nitrogen yang dikendalikan. Gas nitrogen ini bertindak sebagai medium transfer panas untuk memungkinkan penguapan.
Penguapan Langsung atau Tidak Langsung
Nitrogen evaporator dapat menggunakan metode penguapan langsung atau tidak langsung, seperti yang dijelaskan sebelumnya. Pada metode penguapan langsung, sampel yang akan diuapkan ditempatkan langsung di atas permukaan pemanas, sedangkan pada metode penguapan tidak langsung, sampel ditempatkan dalam wadah tertutup yang ditempatkan di dalam bak air atau minyak pemanas.
Penguapan Pelarut
Ketika nitrogen cair terkena sampel yang akan diuapkan, panas dari permukaan pemanas atau bak air/minyak dipindahkan ke sampel, menyebabkan penguapan pelarut yang terkandung di dalamnya. Pelarut yang diuapkan kemudian berubah menjadi gas dan diangkut oleh aliran gas nitrogen.
Penangkapan Uap Nitrogen
Uap nitrogen yang mengandung pelarut yang diuapkan diarahkan ke sistem penangkapan uap. Sistem penangkapan uap dapat berupa kondensor, perangkat penyerap, atau perangkat lain yang dirancang untuk menangkap uap nitrogen dan mengubahnya kembali menjadi cairan yang dapat dikumpulkan atau dibuang.
Kendali Suhu dan Aliran Gas
Selama proses penguapan, suhu dan aliran gas nitrogen dikendalikan dengan hati-hati untuk memastikan bahwa penguapan berlangsung secara efisien dan sesuai dengan persyaratan sampel yang diinginkan. Pengguna harus memantau suhu dan aliran gas nitrogen dengan cermat untuk menjaga kondisi yang tepat selama proses penguapan.
Prinsip kerja tersebut dapat bervariasi tergantung pada desain dan konfigurasi nitrogen evaporator yang digunakan. Ikuti instruksi penggunaan yang disediakan oleh produsen nitrogen evaporator tertentu untuk menjalankan alat dengan benar dan memperoleh hasil yang diinginkan.
Sumber:
Evaporasi: Pengertian, Tujuan, Jenis, Faktor, Contoh (pakdosen.co.id)

