Apa Saja Manfaat dan Efek Samping Terapi TENS?

|

|

https://www.mydr.com..au

 

Stimulasi saraf listrik transkutan atau transcutaneous electrical nerve stimulation (TENS) adalah terapi yang menggunakan arus listrik tegangan rendah untuk memberikan pereda nyeri.

Unit TENS terdiri dari perangkat bertenaga baterai yang mengirimkan impuls listrik melalui elektroda yang ditempatkan di permukaan kulit. Elektroda ditempatkan di atau dekat saraf di mana rasa sakit berada atau pada titik pemicu. Simak manfaat dan efek samping terapi TENS berikut ini.

Bagaimana TENS bekerja?

Ada dua teori tentang bagaimana stimulasi saraf listrik transkutan (TENS) bekerja. Satu teori adalah bahwa arus listrik merangsang sel-sel saraf yang menghalangi transmisi sinyal rasa sakit, mengubah persepsi seseorang tentang rasa sakit.

Teori lainnya adalah bahwa stimulasi saraf meningkatkan kadar endorfin, yang merupakan bahan kimia penghilang rasa sakit alami tubuh. Endorfin kemudian memblokir persepsi rasa sakit.

Untuk apa kegunaan dari terapi TENS?

Terapi TENS telah digunakan atau sedang dipelajari untuk meredakan nyeri kronis (tahan lama) dan akut (jangka pendek). Beberapa kondisi paling umum yang digunakan TENS meliputi:

  • Osteoarthritis (penyakit sendi).
  • Fibromyalgia (nyeri dan nyeri pada otot, tendon, dan persendian di seluruh tubuh, terutama di sepanjang tulang belakang.
  • Tendinitis (peradangan atau iritasi pada tendon).
  • Bursitis (radang kantung berisi cairan yang melindungi sendi).
  • Sakit persalinan.
  • Nyeri punggung bawah.
  • Nyeri panggul kronis.
  • Neuropati diabetik (kerusakan pada saraf yang menghubungkan otak dan sumsum tulang belakang ke seluruh tubuh).
  • Penyakit arteri perifer (“pengerasan arteri” yang mengedarkan darah ke tubuh).

Tentunya saja seperti kebanyakan terapi lainnya, manfaat dan efek samping terapi TENS tetap Anda. Namun, efek samping bisa dihindari dengan penggunaan yang sesuai prosedur.

Apa keuntungan atau manfaat dari TENS?

TENS adalah metode non-invasif untuk menghilangkan rasa sakit. Ini dapat digunakan sendiri atau di samping resep atau obat penghilang rasa sakit yang dijual bebas.

Jumlah obat mungkin dapat dikurangi pada beberapa pasien yang menggunakan terapi TENS. Jangan berhenti minum atau membuat penyesuaian dalam dosis obat tanpa mendiskusikannya dengan dokter Anda terlebih dahulu.

Manfaat lain dari unit TENS adalah ukurannya yang kecil dan portabel sehingga dapat digunakan di rumah atau di luar rumah, kapan saja pereda nyeri diperlukan.

Apa risiko dan efek samping dari terapi TENS?

Terapi TENS memiliki sedikit efek samping yang dilaporkan. Dalam kasus yang jarang terjadi, pasien melaporkan luka bakar di tempat elektroda ditempatkan.

Beberapa pasien mungkin alergi terhadap perekat yang digunakan untuk menempelkan pembalut ke kulit atau bahan di pembalut itu sendiri (kulit mungkin tampak merah, teriritasi, atau ruam mungkin pecah).

Beberapa orang mungkin sensitif atau merasa tidak nyaman dengan sensasi tusukan/kesemutan yang ditimbulkan oleh unit TENS.

Siapa saja yang tidak boleh melakukan terapi TENS?

Orang-orang dengan kondisi tertentu tidak diperbolehkan melakukan terapi TENS. Berikut ini adalah beberapa kondisi yang tidak boleh melakukan terapi TENS:

  • Sedang menggunakan perangkat implan (cardioverter/defibrillator, neurostimulator, stimulator pertumbuhan tulang, monitor tekanan darah tetap)
  • Sedang hamil
  • Pengidap kanker
  • Epilepsi
  • Trombosis vena dalam atau tromboflebitis
  • Hemoragik (gangguan perdarahan) atau jaringan yang baru atau aktif berdarah
  • Penyakit jantung

Semoga informasi mengenai manfaat dan efek samping terapi TENS bisa menambah pengetahuan Anda. Alat terapi TENS yaitu BEURER EM 59 | Digital TENS/EMS device with heat function bisa dibeli di Syaf.

Website || Syaf.co.id

Tinggalkan Balasan

Butuh bantuan? Silahkan Hubungi