
https://hyprowira.com/
Neraca analitik merupakan alat dasar analisis kuantitatif. Mereka digunakan untuk secara akurat menimbang sampel dan endapan. Timbangan mampu memberikan pengukuran yang akurat hingga empat tempat desimal, misalnya 0,0001 gram.
Karena sifat yang sangat sensitif dari instrumen ini, ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan mereka memberikan pembacaan yang salah. Agar timbangan analitik memberikan pembacaan yang akurat, instrumen harus dikalibrasi.
Faktor yang mempengaruhi akurasi timbangan analitik
Suhu
Perubahan suhu kamar sekecil apa pun dapat menyebabkan perubahan nyata pada berat sampel. Oleh karena itu, kontrol suhu yang ketat diperlukan untuk memberikan pembacaan yang akurat pada neraca analitik.
Berikut adalah contoh bagaimana suhu mempengaruhi sampel: Jika suhu ruangan terlalu tinggi, sampel dapat mengembang atau kehilangan sebagian “berat airnya” karena penguapan.
Jika suhu terlalu rendah, sampel dapat menyusut atau memungkinkan terjadinya kondensasi air dalam wadah sampel. Kedua faktor tersebut dapat mempengaruhi keakuratan pengukuran neraca analitik.
Getaran
Getaran dari lemari es, sistem ventilasi, dan peralatan lain yang menghasilkan getaran dapat mempengaruhi ketepatan neraca analitik.
Karena ukuran sampel sangat kecil, getaran sekecil apa pun dapat mengatur ulang, memindahkan, atau menumpahkan sampel, sehingga memengaruhi jumlah bahan yang tersedia untuk diukur serta distribusinya dalam timbangan.
Getaran kecil juga dapat mengganggu mesin keseimbangan analitik yang rumit. Gangguan ini mungkin memerlukan kalibrasi ulang keseimbangan analitik, yang dapat berarti kehilangan waktu dan uang dari upaya penelitian terkait.
Reaksi kimia
Reaksi kimia menjadi faktor yang mempengaruhi akurasi timbangan analitik. Sampel juga bisa sangat sensitif terhadap sedikit perubahan atmosfer dalam suhu dan tekanan angin. Misalnya, jika Anda mengekspos sepotong fosfor putih ke udara terbuka, itu akan terbakar.
Paparan sampel volatil pada kondisi tersebut dapat menyebabkan reaksi kimia yang tidak hanya berbahaya tetapi juga dapat mengubah keadaan sampel. Itulah sebabnya pengguna harus mengambil tindakan pencegahan untuk memastikan sampel tetap inert secara kimiawi selama proses penimbangan.
Arus udara
Arus udara dapat mempengaruhi mekanisme rumit dari keseimbangan analitis sama seperti suhu dan getaran dapat mengubah pengukuran ukuran sampel yang kecil.
Perubahan tekanan udara dari kipas langit-langit, AC, dan pintu yang terbuka juga dapat menyebabkan peralatan sensitif menunjukkan pengukuran yang salah.
Kalibrasi
Mengkalibrasi timbangan analitik akan memastikan bahwa timbangan tersebut memberikan pembacaan yang akurat. Ini menjadi faktor yang mempengaruhi akurasi timbangan analitik.
Meskipun beberapa timbangan memiliki fitur kalibrasi internal, banyak laboratorium melakukan pengujian kalibrasi mereka sendiri pada peralatan baru dengan anak timbangan kalibrasi bersertifikat yang membantu pengguna menentukan pengaturan kalibrasi untuk lingkungan lab spesifik mereka.
Disarankan agar pengguna menguji timbangan mereka setiap beberapa bulan untuk memastikan bahwa pengaturan kalibrasi masih akurat.
Kesalahan pengguna
Dalam kebanyakan kasus, pengukuran yang salah adalah akibat dari kesalahan pengguna. Seorang pekerja lab mungkin secara tidak sengaja meninggalkan sampel di atas meja, menyebabkannya bereaksi dengan elemen atmosfer.
Pekerja lab mungkin juga salah mengkalibrasi mesin yang dapat mempengaruhi keakuratan timbangan. Itulah sebabnya sebagian besar laboratorium memiliki prosedur ketat untuk mempertahankan standar atmosfer guna memastikan pembacaan yang akurat dan mengurangi kesalahan pengguna.
Ruang kerja berantakan
Keakuratan neraca analitik tergantung pada seberapa bersih ruang kerja. Ruang kerja yang berantakan akan berdampak pada keakuratan hasil.
Pastikan tidak ada yang bersentuhan dengan timbangan analitik. Jika ada yang menyentuh atau bergesekan dengan keseimbangan, itu akan menyebabkan perbedaan pembacaan.
Magnet
Beberapa timbangan menggunakan magnet sebagai bagian dari sistem penimbangan. Oleh karena itu, menempatkan timbangan di dekat peralatan magnetik atau menimbang sampel magnetik dapat mengakibatkan pembacaan yang salah.
Kemiringan
Timbangan atau timbangan harus diletakkan pada permukaan yang rata. Skala timbangan presisi menimbang material dengan asumsi bahwa beban diterapkan sejajar dengan gaya gravitasi dan tegak lurus dengan platform penimbangan. Kemiringan menjadi faktor yang mempengaruhi akurasi timbangan analitik.
Wadah timbang plastik atau kaca
Tidak seperti wadah logam, wadah timbang plastik dan kaca dapat menahan arus listrik. Muatan statis dapat menghasilkan pengukuran yang tidak dapat diulang atau pembacaan pengukuran yang menyimpang.
Bahkan timbangan berat badan yang akurat dapat memberikan pembacaan yang salah dalam kasus seperti itu.
Tidak menangani sampel dengan tepat
Pekerja laboratorium harus menangani sampel dengan hati-hati. Misalnya, sampel panas atau hangat harus didinginkan terlebih dahulu.
Sampel higroskopis perlu ditimbang dengan cepat dengan pintu timbangan tertutup untuk menghindari penyerapan uap air. Tidak mengikuti langkah-langkah ini akan mempengaruhi pengukuran. Tempatkan sampel di tengah timbangan untuk hasil yang paling akurat.
Itulah faktor yang mempengaruhi akurasi timbangan analitik. Anda bisa membeli timbangan analitik Analytical Balance ABJ 220-4NM di Syaf.
Website || Syaf.co.id
