Alat yang Digunakan untuk Melakukan Pemeriksaan Pap Smear

|

Pap smear merupakan jenis pemeriksaan yang dilakukan untuk mendeteksi adanya kanker serviks. Simak informasi mengenai alat yang digunakan untuk melakukan pemeriksaan pap smear berikut ini.

|

https://www.healthline.com/

Apa itu pemeriksaan pap smear?

Pap smear merupakan salah satu tindakan medis yang bertujuan untuk mengetahui dan mendeteksi adanya kanker serviks. Pemeriksaan pap smear dilakukan sebagai indikasi untuk skrining lesi maligna dan premaligna serviks.

Pemeriksaan pap smear disebut juga dengan pemeriksaan Papanicolau. Pemeriksaan pap smear dianjurkan untuk dilakukan setiap 3 tahun sekali pada wanita berusia 21-65 tahun.

Sementara itu, pada wanita berusia di bawah 21 tahun atau di atas 65 tahun dengan riwayat skrining kanker serviks yang rutin selama 10 tahun terakhir tidak direkomendasikan melakukan tes pap smear selama hasilnya normal.

Cara melakukan pemeriksaan pap smear

Teknik pemeriksaan pap smear dimulai dengan pengambilan contoh sel pada zona transformasi serviks. Alat yang digunakan untuk pemeriksaan pap smear yaitu spatula, endocervical brush, dan cervical broom.

Contoh sel yang telah diambil akan dikirim ke laboratorium untuk dilihat di bawah mikroskop. Hasil pemeriksaan ini digunakan untuk menentukan apakah terdapat perubahan abnormal pada sel-sel vagina dan serviks.

Prosedur pemeriksaan pap smear dapat menimbulkan rasa tidak nyaman selama prosesnya berlangsung. Pasien juga dapat mengalami perdarahan minor yang berupa bercak darah dan juga infeksi. Namun, hal tersebut jarang terjadi.

Apabila pasien telah melakukan serangkaian pemeriksaan pap smear, pasien akan mendapatkan edukasi terkait kapan dan bagaimana pasien akan mendapatkan hasil pemeriksaan.

Teknik pengambilan sampel pap smear

Secara umum terdapat dua teknik untuk melakukan pengambilan sampel pap smear, yaitu teknik liquid base dan teknik konvensional.

– Teknik liquid base

Alat yang digunakan untuk mengambil sampel yaitu brush, lalu dipindahkan sampel tersebut ke dalam tabung yang berisi cairan pengawet. Teknik ini memiliki keunggulan interpretasi yang lebih mudah. Selain itu dapat digunakan untuk menyaring darah dan sisa sel, serta dapat mendeteksi HPV, gonorrhea, dan klamidia dalam sekali sampling.

– Teknik konvensional

Teknik konvensional dalam pengambilan sampel menggunakan spatula dan brush, lalu sampel dipindahkan ke kaca preparat untuk difiksasi.

Alat yang digunakan untuk melakukan pemeriksaan pap smear

Berikut ini adalah beberapa peralatan utama yang dibutuhkan untuk melakukan pemeriksaan pap smear:

  • Air bersih dan sabun untuk mencuci tangan
  • Lampu atau sumber pencahayaan yang baik
  • Meja pemeriksaan yang telah dilapisi dengan kain bersih
  • Spekulum yang telah didisinfeksi
  • Sarung tangan
  • Alat untuk mengambil sampel, seperti cytobrush/ endocervical brush, cervex-brush/ cervical broom, spatula dua sisi aylesburydan ayre)
  • Kaca preparat
  • Spidol untuk melabeli nama
  • Tabung pengawet dan cairan fiksasi
  • Formulir pencatatan
  • Air bersih yang hangat sebagai lubrikasi dan menghangatkan spekulum
  • Larutan klorin 0,5% sebagai dekontaminasi peralatan dan juga sarung tangan setelah prosedur pemeriksaan

Syaf menyediakan alat pemeriksaan pap smear

|

https://www.medicalexpo.com/

Syaf Unica Indonesia menyediakan Cytobrush OneMed yang merupakan salah satu alat untuk pemeriksaan pap smear. Alat ini merupakan sikat rahim yang digunakan untuk pengambilan sampel dari luar leher rahim atau serviks.

Cytobrush OneMed ini memiliki bahan plastik dengan ukuran alat 18 cm. Alat ini dapat Anda beli melalui website kami atau melalui platform belanja online Syaf Unica Indonesia.

Semoga informasi yang kami sajikan mengenai alat yang digunakan untuk melakukan pemeriksaan pap smear bisa bermanfaat untuk Anda.

 

WEBSITE || SYAF.CO.ID

Tinggalkan Balasan

Butuh bantuan? Silahkan Hubungi