BT Products Alkaline Phosphatase (ALP-10100) adalah reagen kimia klinik in vitro yang diproduksi oleh Bilimsel Tıbbi Ürünler (BT Products) untuk penetapan kuantitatif aktivitas enzim Alkaline Phosphatase (ALP) dalam sampel serum atau plasma manusia secara kinetik kolorimetrik.
Berikut adalah spesifikasi teknis dan deskripsi lengkap dari produk ini:
1. Penggunaan Utama (Intended Use)
Reagen ini digunakan di laboratorium klinik untuk mengukur aktivitas enzim ALP dalam darah. Pemeriksaan ini sangat penting untuk diagnosis, pemantauan, dan evaluasi berbagai kondisi klinis, terutama yang berkaitan dengan penyakit hati (seperti gangguan pada saluran empedu atau kolestasis) serta penyakit tulang (seperti penyakit Paget atau peningkatan aktivitas osteoblas).
2. Metodologi & Prinsip Kerja
Metode: DGKC / IFCC modified method (berdasarkan standar yang direkomendasikan oleh Deutsche Gesellschaft für Klinische Chemie dan International Federation of Clinical Chemistry and Laboratory Medicine).
Prinsip Reaksi: Enzim ALP yang terdapat dalam sampel mengkatalisis hidrolisis dari p-Nitrophenylphosphate (p-NPP) menjadi p-Nitrophenol dan fosfat dalam suasana basa (dengan adanya buffer aminoalcohol).
Pengukuran: Laju pembentukan p-Nitrophenol yang berwarna kuning berbanding lurus dengan aktivitas enzimatik ALP dan diukur secara fotometrik kinetik pada panjang gelombang sekitar 405 nm.
3. Komposisi Kemasan & Reagen
Konfigurasi Reagen: Biasanya tersedia dalam bentuk sistem dua reagen (R1 dan R2) atau reagen cair siap pakai (ready-to-use liquid) yang dioptimalkan untuk berbagai instrumen analyzer kimia klinik otomatis maupun semi-otomatis.
Katalog: ALP-10100.
4. Penyimpanan dan Stabilitas
Harus disimpan pada suhu 2–8°C di dalam lemari pendingin.
Jangan dibekukan (Do not freeze).
Reagen stabil hingga tanggal kedaluwarsa yang tertera pada label kemasan jika disimpan tertutup rapat, terlindung dari cahaya langsung, dan terhindar dari kontaminasi silang.
5. Sampel yang Digunakan
Menggunakan spesimen serum segar atau plasma heparin.
Catatan Penting: Hindari penggunaan plasma dengan antikoagulan seperti oksalat, sitrat, atau EDTA, karena zat-zat tersebut dapat mengikat ion logam yang esensial dan menghambat aktivitas enzim ALP. Pastikan juga sampel tidak mengalami hemolisis berat.












Ulasan
Belum ada ulasan.