BT Products Bilirubin Direct (BID-10100) adalah reagen kimia klinik in vitro yang diproduksi oleh Bilimsel Tıbbi Ürünler (BT Products) untuk penetapan kuantitatif kadar Bilirubin Direk (bilirubin terkonjugasi) dalam sampel serum atau plasma manusia secara kolorimetrik.
Berikut adalah spesifikasi teknis dan deskripsi lengkap dari produk ini:
1. Penggunaan Utama (Intended Use)
Reagen ini digunakan di laboratorium klinik untuk mengukur kadar bilirubin direk dalam darah. Pemeriksaan ini sangat penting untuk membedakan jenis ikterus (penyakit kuning), mendiagnosis gangguan pada saluran empedu, mendeteksi adanya obstruksi hati, serta memantau kondisi pasien dengan penyakit hati atau gangguan metabolisme bilirubin.
2. Metodologi & Prinsip Kerja
Metode: DCA Method (Dichloroaniline).
Prinsip Reaksi:
Bilirubin direk dalam sampel bereaksi dengan diazotized 2,4-dichloroaniline dalam suasana asam.
Reaksi ini menghasilkan senyawa berwarna merah muda (azobilirubin) yang stabil.
Intensitas warna yang terbentuk sebanding dengan konsentrasi bilirubin direk dalam sampel dan diukur secara fotometrik pada panjang gelombang sekitar 546 nm (rentang 530–560 nm).
3. Komposisi Kemasan (Catalog No. BID-10100)
Tipe Reagen: Biasanya disajikan sebagai sistem reagen cair siap pakai (liquid ready-to-use), yang sangat mendukung efisiensi pada instrumen analyzer kimia klinik otomatis maupun semi-otomatis.
Keunggulan: Metode ini dirancang untuk memiliki spesifisitas yang tinggi terhadap bilirubin terkonjugasi (direk) tanpa bereaksi dengan bilirubin indirek (tidak terkonjugasi).
4. Penyimpanan dan Stabilitas
Harus disimpan pada suhu 2–8°C di dalam lemari pendingin.
Jangan dibekukan (Do not freeze).
Reagen sensitif terhadap cahaya; simpan dalam wadah yang terlindung dari paparan cahaya langsung atau dalam botol gelap aslinya.
Produk stabil hingga batas tanggal kedaluwarsa yang tertera pada label kemasan jika disimpan sesuai instruksi.
5. Sampel yang Digunakan
Menggunakan spesimen serum atau plasma segar.
Peringatan Khusus:
Bilirubin sangat sensitif terhadap paparan cahaya; sampel harus segera diproses atau disimpan dalam kondisi gelap (terbungkus/di dalam wadah tidak tembus cahaya) untuk mencegah penurunan kadar bilirubin akibat degradasi fotolitik.
Hindari sampel yang mengalami hemolisis berat, karena dapat mengganggu akurasi hasil pengukuran.











Ulasan
Belum ada ulasan.