Blender laboratorium berguna untuk menghancurkan sampel pada saat penelitian. Ketahui cara merawat blender laboratorium berikut.
PENGGUNAAN BLENDER LABORATORIUM
Blender laboratorium dapat digunakan untuk mengolah berbagai jenis bahan dalam lingkungan laboratorium. Beberapa bahan yang umumnya digunakan dengan blender laboratorium meliputi:
Sampel Biologis
Blender laboratorium digunakan secara luas dalam pengolahan sampel biologis seperti jaringan, sel, atau mikroorganisme. Sampel biologis tersebut dapat berasal dari berbagai organisme, termasuk manusia, hewan, atau tumbuhan.
Bahan Kimia
Blender juga digunakan untuk mencampur, melarutkan, atau memproses bahan kimia dalam lingkungan laboratorium yang mencakup larutan kimia, reagen, pelarut, atau bahan kimia lainnya.
Bahan Makanan
Dalam laboratorium pengujian pangan, blender laboratorium digunakan untuk mengolah sampel makanan.
Bahan Lingkungan
Blender juga dapat digunakan dalam analisis lingkungan untuk memproses sampel lingkungan seperti tanah, air, atau bahan padat lainnya.
Bahan Farmasi
Dalam penelitian farmasi atau pengujian obat, blender dapat digunakan untuk pengolahan tablet, kapsul, atau bahan obat lainnya untuk analisis, formulasi, atau uji bioavailabilitas.
Baca juga: Jenis-jenis alat laboratorium yang umum digunakan
BAHAN YANG TIDAK DAPAT DIOLAH
Ada beberapa bahan yang sebaiknya tidak digunakan dengan blender laboratorium, terutama karena sifat-sifat mereka yang dapat merusak blender atau mengakibatkan bahaya bagi pengguna. Beberapa bahan yang umumnya tidak cocok atau tidak boleh digunakan dengan blender laboratorium antara lain:
Bahan yang sangat keras
Blender laboratorium umumnya tidak dirancang untuk mengolah bahan yang sangat keras seperti logam, keramik, atau bahan lain yang memiliki tingkat kekerasan tinggi. Penggunaan blender pada bahan-bahan ini dapat merusak pisau dan bagian-bagian blender, serta berisiko melukai pengguna.
Bahan berbahaya
Hindari mengolah bahan kimia berbahaya yang tidak sesuai dengan peralatan laboratorium yang Anda miliki. Bahan kimia yang reaktif, korosif, beracun, atau mudah terbakar dapat menimbulkan risiko keselamatan yang serius atau merusak blender laboratorium.
Bahan korosif atau abrasif
Bahan-bahan yang bersifat korosif (seperti asam kuat) atau abrasif (seperti pasir) dapat merusak permukaan wadah atau pisau blender. Selain itu, penggunaan bahan-bahan ini juga dapat mengakibatkan kontaminasi silang pada sampel berikutnya.
Bahan beracun atau berbahaya bagi kesehatan
Beberapa bahan, seperti bahan radioaktif, bahan beracun, atau bahan berbahaya lainnya, tidak boleh diolah dengan blender laboratorium karena dapat menghasilkan partikel-partikel berbahaya atau mengkontaminasi lingkungan.
Bahan dengan suhu tinggi
Hindari menggunakan blender untuk mengolah bahan-bahan dengan suhu tinggi. Ini dapat merusak bagian-bagian blender yang tidak tahan panas, mengakibatkan deformasi atau bahkan kebakaran.
Bahan dengan viskositas tinggi
Beberapa bahan dengan viskositas yang sangat tinggi, seperti adonan kental atau pasta yang kental, mungkin tidak sesuai untuk diolah dengan blender laboratorium. Viskositas yang tinggi dapat menyebabkan stres berlebih pada motor blender dan mengurangi efisiensi pengolahan.
Baca juga: Blender laboratorium, kegunaan dan rekomendasi alatnya
TIPS MERAWAT BLENDER LABORATORIUM
Merawat blender laboratorium dengan baik akan membantu memastikan kinerja optimal dan penggunaan jangka panjang alat tersebut. Berikut adalah beberapa tips untuk merawat blender laboratorium:
- Membersihkan secara teratur
- Jaga kebersihan bagian elektronik
- Periksa dan ganti pisau jika diperlukan
- Hindari pemakaian berlebihan
- Simpan dengan benar
- Hindari penggunaan kasar
- Kalibrasi dan perawatan rutin
- Ikuti petunjuk penggunaan
Merawat blender laboratorium dengan baik, dapat memastikan alat tersebut tetap berfungsi dengan baik dan memberikan hasil yang akurat dan konsisten. Jika ada masalah atau kerusakan, segera perbaiki atau dibawa pada teknisi yang sudah ahli.
Sumber:
5 Cara Merawat Blender agar Tidak Cepat Rusak, Gak Sulit Kok (idntimes.com)
Cara merawat alat alat di laboratorium (envilife.co.id)

