Menjaga pola makan sangat penting untuk kesehatan. Berikut ini adalah jenis makanan untuk detoks yang perlu Anda ketahui.
Berbagai jenis makanan kaya akan antioksidan dan juga vitamin. Makanan tersebut dapat membantu tubuh untuk detoksifikasi. Sebenarnya, tubuh memiliki kemmapuan alami untuk mendetoksifikasi dan membersihkan dirinya sendiri.
Namun, konsumsi makanan kaya antioksidan dapat memberikan nutrisi dan membantu menjalani hidup yang sehat dan bahagia.
Jenis makanan untuk detoks
Berikut ini adalah beberapa jenis makanan yang berguna untuk membantu detoksifikasi racun dalam tubuh.
Makanan dengan antioksidan
Antioksidan adalah zat yang dapat melindungi sel-sel dalam tubuh dari kerusakan radikal bebas akibat paparan bahan kimia tertentu, merokok, polusi, radiasi, dan sebagai produk sampingan dari metabolisme normal.
Antioksidan makanan termasuk selenium, vitamin A dan karotenoid terkait, vitamin C dan E, ditambah berbagai fitokimia seperti likopen, lutein, dan quercetin. Sumber antioksidan alami adalah pilihan yang sangat baik untuk sifat anti-inflamasinya.
Makanan dengan prebiotik
Prebiotik adalah bahan makanan yang tidak dapat dicerna dan sering ditambahkan ke “makanan fungsional”. Bahan-bahan ini diyakini dapat mendorong pertumbuhan bakteri usus yang bermanfaat. Sehingga meningkatkan kesehatan pencernaan dan berpotensi memberikan manfaat kesehatan lainnya.
Penelitian yang sedang berlangsung telah menunjukkan bahwa prebiotik dapat memberikan manfaat kesehatan bagi populasi umum. Manfaat ini termasuk peningkatan penyerapan kalsium, penurunan risiko alergi, peningkatan pertahanan sistem kekebalan tubuh, dan efek positif lainnya pada metabolisme.
Baca juga: Manfaat infused water untuk kesehatan
Makanan dengan serat
Jenis makanan untuk detoks ini dikenal karena perannya dalam pencernaan, tetapi itu bukan satu-satunya manfaat kesehatan. Serat makanan meningkatkan beberapa manfaat kesehatan tambahan.
Termasuk kontrol kolesterol dan gula darah yang lebih baik, menurunkan risiko diabetes atau penyakit jantung, membantu penurunan berat badan, mencegah obesitas, dan bahkan mengurangi risiko kanker.
Makanan jantung sehat
Makanan yang baik untuk jantung dapat membantu detoksifikasi tubuh dengan menurunkan kadar kolesterol “jahat”. Kadar kolesterol lipoprotein densitas rendah (LDL) yang tinggi dapat menyebabkan plak terbentuk di arteri.
Pada gilirannya, itu dapat menyebabkan berbagai kondisi serius, seperti penyakit arteri koroner (CAD) dan penyakit arteri perifer (PAD), antara lain. Penyakit-penyakit ini adalah penyebab utama serangan jantung dan stroke.
Makanan yang menghidrasi
Hidrasi sangat penting bagi tubuh. Minum cukup air adalah kunci untuk semua upaya kesehatan, termasuk upaya detoksifikasi. Penting juga untuk memantau asupan garam.
Kelebihan natrium (di atas maksimum yang disarankan yaitu 2.300 miligram sehari) dapat berdampak negatif pada kesehatan. Selain itu, makanan yang tinggi natrium seringkali tidak sehat dengan cara lain.
Sayuran-sayuran
Sayuran kaya akan fitokimia (bahan kimia tanaman yang terjadi secara alami) yang sedang dieksplorasi potensinya untuk mengatur hormon, merangsang sistem kekebalan tubuh, dan mencegah kerusakan sel-sel tubuh.
Sangat membantu dan sehat untuk memasukkan sayuran ke dalam sebagian besar makanan untuk mendapatkan 2 hingga 4 cangkir yang direkomendasikan per hari.
Sayuran yang dianggap sangat baik untuk detoksifikasi hati termasuk bawang merah, bawang putih, bit, artichoke, dan sayuran seperti brokoli, kembang kol, kubis, collard hijau, dan kangkung.
Buah-buahan
Seperti sayuran, buah-buahan mengandung fitonutrien yang dapat memberikan manfaat kesehatan. Pedoman diet USDA merekomendasikan orang dewasa yang sehat konsumsi buah setidaknya 1 1/2 hingga 2 1/2 cangkir buah per hari. Ini menjadi jenis makanan untuk detoks.
Gandum utuh dan karbohidrat kompleks
Karbohidrat sering dianggap sebagai musuh, tetapi ada banyak karbohidrat selain roti dan pasta. Eksperimen dan coba sumber biji-bijian dan karbohidrat kompleks lainnya, seperti bayam, jelai, gandum, jawawut, ubi, dan lainnya.
Biji-bijian utuh yang tidak dimurnikan lebih disukai. Anda juga bisa mencoba produk yang dibuat dari bahan tersebut, termasuk pasta beras merah, mi soba soba, mi kaca, mi rumput laut, mi kacang hijau, mi shirataki, kerupuk beras, serpihan quinoa, roti bebas gluten, dan dedak beras.
Lemak
Banyak orang menghindari makanan dengan lemak di dalamnya selama pembersihan. Tetapi makan lemak baik dari sumber seperti makanan seperti alpukat, kacang-kacangan dan biji-bijian mentah, dan mentega kacang dan biji sebenarnya bermanfaat.
Susu dan pengganti susu
Meskipun pembersihan akan sering menyarankan Anda untuk menghentikan produk susu sementara, beberapa termasuk yogurt organik kaya probiotik dan kefir. Alih-alih susu sapi, pertimbangkan untuk mencoba salah satu dari susu nabati ini:
- Susu alpukat
- Santan
- Susu kacang, seperti susu almond atau kacang mete (tanpa pemanis)
- Susu beras (tanpa pemanis)
Sekian informasi mengenai jenis makanan untuk detoks. Jangan lupa untuk menjaga pola makan dan pola hidup sehat Anda.
Sumber:

