Kenali Gejala Anemia pada Seseorang

gejala umum anemia

Anemia merupakan kondisi seseorang tidak memiliki cukup sel darah merah. Berikut ini adalah gejala umum anemia yang dialami seseorang.


Apa saja gejala umum anemia?

Anak-anak, wanita hamil, atau wanita dengan menorrhagia (pendarahan menstruasi yang banyak) banyak mengalami anemia. Berikut ini adalah beberapa gejala yang umum dialami oleh seseorang dengan anemia:

1. Masalah pernapasan, pusing, dan sakit kepala

Saat seseorang sehat, oksigen yang berlimpah dikirim ke jantung, otot, dan organ. Sementara ketika anemia, paru-paru memberikan kompensasi yang berlebihan untuk membawa lebih banyak oksigen, menyebabkan kesulitan bernapas.

Kadar hemoglobin yang rendah mencegah oksigen yang cukup mencapai otak. Pembuluh darah membengkak, tekanan darah turun. Itu dapat menyebabkan sakit kepala, masalah neurologis, dan vertigo. Pengerahan tenaga kecil dapat menyebabkan sesak napas atau pingsan.

2. Nyeri dada dan palpitasi

Detak jantung yang cepat dan palpitasi bersama dengan perasaan cemas (karena kekurangan sistem saraf simpatik) mungkin berhubungan dengan kekurangan oksigen dalam darah.

Denyut jantung yang cepat secara konsisten tidak baik untuk jantung atau seluruh tubuh. Ketika ada tingkat oksigen yang rendah dalam darah, jantung bekerja ekstra keras untuk mengimbanginya. 

Ini memberi banyak tekanan pada jantung, yang dapat menyebabkannya berdetak lebih cepat, tidak teratur, dan mengalami rasa sakit. Ini menjadi gejala umum anemia.

Anemia yang tidak melakukan pengobatan dapat memperburuk Masalah kardiovaskular yang mendasarinya. Kasus ekstrim dapat menyebabkan pembesaran jantung, murmur jantung, atau bahkan gagal jantung.

Baca juga: Anemia Hemolitik, Penyebab dan Gejalanya

3. Tangan dan kaki dingin

Penderita anemia sering mengalami tangan dan kaki dingin bahkan dalam cuaca hangat karena sirkulasi yang buruk. Lebih sedikit darah yang dikirim ke anggota badan, membuat mereka merasa kedinginan.

4. Kram dan kesemutan di tungkai

Otot kaki yang besar membutuhkan banyak darah dan oksigen untuk berfungsi. Kekurangan oksigen menyebabkan mereka bekerja lembur dan menyebabkan kelelahan, kelemahan, dan kram parah yang dapat menyebabkan insomnia.

Pasien anemia mungkin merasakan sensasi merangkak atau gatal di kaki dan tungkai yang dapat memburuk di malam hari.

5. Kelelahan

Mudah lelah, dan bangun dengan lelah bahkan setelah tidur malam yang nyenyak, adalah gejala umum anemia yang berpotensi serius. 

Penyebabnya yaitu sel darah merah berkurang dan terganggu yang secara alami tidak dapat membawa tingkat oksigen yang ke organ dalam jumlah tertentu. Pada gilirannya, tidak dapat berfungsi secara efisien. Ini menyebabkan kelelahan, kelesuan, dan kelemahan yang tidak normal.

6. Hipotiroidisme

Anemia seringkali merupakan tanda awal hipotiroidisme. Perasaan lelah, serta penambahan berat badan dan suhu tubuh yang lebih rendah, semuanya bisa menjadi gejala tiroid yang kurang aktif. Ini cenderung terjadi bersamaan dengan anemia defisiensi besi.

7. Kekurangan zat besi dan vitamin B-12

Tanpa konsumsi zat besi atau vitamin B-12 yang cukup, tubuh tidak dapat memproduksi cukup protein yang disebut hemoglobin. Ini yang sangat penting untuk fungsi sel darah merah. Hemoglobin kaya akan zat besi, yang memberi warna merah pada darah.

Hemoglobin memungkinkan oksigen untuk mengikat sel-sel sehingga mereka dapat membawanya dalam aliran darah ke seluruh tubuh. Ketika tidak ada cukup zat besi atau vitamin B-12, beberapa bagian tubuh tidak akan menerima oksigen.

8. Kulit dan kuku pucat 

Organ terbesar dalam tubuh manusia yaitu kulit. Kulit yang sehat memiliki cahaya, yang disebabkan oleh kapiler di bawah kulit yang memberikan sentuhan merah muda.

Dengan anemia, kapiler tersebut kehilangan sel darah merah atau berfungsi secara tidak efisien dan tidak memiliki warna merah muda alami. Kulit bahkan mungkin berwarna kekuningan.

Oleh karena itu, kulit pucat adalah gejala umum anemia. Bisa di seluruh tubuh atau terbatas pada satu area, seperti wajah, gusi, atau di dalam bibir atau kelopak mata bawah.

Demikian juga, kuku yang berwarna putih, kekuningan, atau tipis dapat mengindikasikan anemia. Tanda-tanda lain bisa berupa kelainan seperti kuku melengkung ke atas atau ke dalam, tonjolan terangkat, dan rapuh. Dokter akan mengevaluasi gejala dan kemungkinan akan melakukan tes.

9. Masalah dengan fokus

Oksigenasi yang tidak memadai dari organ-organ internal menyebabkan berkurangnya tingkat energi fisik dan mental. Hal ini menyebabkan gangguan dan ketidakmampuan untuk fokus bahkan pada tugas-tugas sederhana.

Itulah berbagai gejala umum anemia yang biasanya dialami oleh orang-orang. 

Syaf menyediakan FOKUS DIAGNOSTIC Hematology Analyzer. Ini merupakan alat yang berguna untuk mendeteksi kondisi sel-sel darah, seperti infeksi, anemia, dan leukemia.

Sumber: 

https://www.texasmedicalinstitute.com/10-symptoms-of-anemia-you-shouldnt-ignore/

Tinggalkan Balasan

Butuh bantuan? Silahkan Hubungi