Suka Makanan Pedas? Dapatkan Manfaatnya!

manfaat kesehatan makanan pedas

Bumbu pedas seperti cabai, tidak hanya membuat makanan terasa enak, tetapi juga mengandung senyawa yang mungkin bermanfaat bagi kesehatan. Di sini, kami menguraikan manfaat kesehatan makanan pedas yang bisa didapatkan jika dikonsumsi dengan sesuai.

Apa manfaat kesehatan makanan pedas?

Ketika mengonsumsi makanan pedas ada perasaan geli, terbakar, kadang menyakitkan yang dibawa ke lidah. Hal itu disebabkan oleh senyawa yang disebut capsaicin. Capsaicin memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, seperti untuk pereda nyeri, metabolisme, dan kesehatan jantung.

Makanan pedas meningkatkan metabolisme 

Metabolisme dapat ditingkatkan dengan makanan pedas dengan meningkatkan detak jantung dan menghasilkan panas dalam tubuh. Itu menyebabkan seseorang membakar lebih banyak kalori.  

Metabolisme adalah proses di mana tubuh seseorang mengubah makanan menjadi energi. Semakin cepat metabolisme seseorang, semakin banyak kalori yang mereka bakar, dan semakin banyak makanan yang dapat dikonsumsi tanpa menambah berat badan.

Senyawa kimia pedas capsaicin ditemukan dalam cabai seperti jalapeo, cabai rawit, dan habanero menawarkan banyak manfaat untuk kesehatan metabolisme. 

Capsaicin dapat bertindak sebagai penekan nafsu makan, membuat seseorang merasa lebih kenyang dan mengonsumsi lebih sedikit kalori secara keseluruhan. 
Baca juga: Efek Makan Pedas Berlebihan Bagi Kesehatan

Makanan pedas meningkatkan kesehatan jantung

Manfaat kesehatan makanan pedas juga dapat meningkatkan kesehatan jantung secara keseluruhan. Studi telah menemukan bahwa makanan pedas meningkatkan sirkulasi dan menurunkan tekanan darah. 

Mereka melakukan ini dengan merangsang pelepasan senyawa yang memperluas pembuluh darah. Capsaicin khususnya juga mengurangi peradangan, yang telah terbukti menjadi faktor risiko penyakit jantung.

Makanan pedas juga dapat menurunkan kolesterol seseorang, yang meningkatkan kesehatan jantung mereka dan mengurangi risiko penyakit jantung.

Makanan pedas mengurangi peradangan di usus

Banyak orang berpikir makanan pedas menyebabkan sakit perut, tetapi penelitian menunjukkan capsaicin sebenarnya dapat meningkatkan aliran darah ke saluran gastrointestinal (GI) dan melindungi terhadap pembentukan bisul. 

Sebuah studi tahun 2006 menemukan capsaicin dapat meningkatkan aliran darah ke lapisan saluran pencernaan dan melindunginya dari kerusakan.

Makanan pedas juga dapat bertindak sebagai antioksidan, mengurangi peradangan,  dan membantu proses pencernaan dengan melawan bakteri berbahaya yang dapat menyebabkan peradangan.

Manfaat tersebut sangat membantu bagi siapa saja yang memiliki penyakit iritasi usus (IBD), diantaranya penyakit Crohn atau kolitis ulserativa, yang berhubungan dengan peradangan. 

Namun, penting untuk berdiskusi dengan dokter dan melihat bagaimana Anda bereaksi terhadap makanan pedas sebelum menggunakannya untuk mengobati gejala Anda.

Makanan pedas dapat meningkatkan harapan hidup

Sebuah studi populasi besar tahun 2015 di antara orang dewasa Tiongkok menemukan bahwa mereka yang mengonsumsi makanan pedas hampir setiap hari memiliki risiko kematian dini 14% lebih rendah daripada mereka yang mengonsumsinya sekali seminggu.

Ini menjadi salah satu manfaat kesehatan makanan pedas. Itu kemungkinan karena efek anti-inflamasinya, peningkatan kesehatan jantung, dan penurunan obesitas.

Namun secara keseluruhan, penting untuk diingat bahwa makanan pedas bukanlah tongkat ajaib untuk kesehatan dan harus dipasangkan dengan diet sehat dan olahraga rutin yang konsisten.

Makanan pedas mengurangi rasa sakit

Makan makanan pedas tidak hanya dapat meningkatkan kesehatan, tetapi aplikasi topikal lotion yang berasal dari makanan pedas juga dapat membantu menghilangkan rasa sakit.

Bentuk capsaicin topikal membantu memblokir pesan ke saraf seseorang sehingga membantu mengurangi sensasi rasa sakit. Ini juga dapat menghilangkan rasa sakit akibat kerusakan saraf, atau kondisi kulit lainnya.

Sebuah studi 2011 menemukan bahwa aplikasi 60 menit dari patch konsentrasi tinggi yang mengandung 8% capsaicin memberikan pereda nyeri yang efektif pada pasien dengan nyeri neuropatik (saraf) hingga 12 minggu.

Aplikasi topikal capsaicin juga dapat meredakan nyeri pada orang dengan:

  • Fibromyalgia
  • Keseleo
  • Cedera otot
  • Radang sendi

Beberapa manfaat kesehatan makanan pedas bisa Anda dapatkan apabila mengonsumsinya pada jumlah yang sesuai dan tidak berlebihan. 

 

Referensi:

https://www.insider.com/is-spicy-food-good-for-you?amp

Tinggalkan Balasan

Butuh bantuan? Silahkan Hubungi