Hektoen Enteric Agar: Prinsip dan Kegunaannya

|

|

Hektoen Enteric Agar adalah media selektif dan diferensial yang dirancang untuk mengisolasi dan membedakan anggota spesies Salmonella dan Shigella dari Enterobacteriaceae lainnya. Medium ini diperkenalkan pada tahun 1968 oleh Sylvia King dan William I. Metzger.

Mereka memformulasi media HE Agar saat bekerja di Hektoen Institute di Chicago, untuk meningkatkan pemulihan Salmonella dan Shigella dari spesimen klinis. Simak informasi mengenai prinsip dan kegunaan hektoen enteric agar berikut ini.

Prinsip hektoen enteric agar

Hektoen enteric agar (HE) adalah media yang mengandalkan penggunaan garam empedu untuk penghambatan selektif dan dua sistem indikator:

  • bromothymol blue dan asam fuchsin sebagai indikator disimilasi karbohidrat
  • besi ferit sebagai indikator pembentukan hidrogen sulfida dari tiosulfat.

Hektoen enteric agar memungkinkan pertumbuhan Shigella yang baik karena penghambatan organisme ini oleh garam empedu dikurangi dengan penambahan pepton dan karbohidrat dalam jumlah yang relatif besar.

Media memberikan diferensiasi kolonial yang baik dan menghambat beberapa koliform dan bakteri non-fermentasi laktosa lainnya, sehingga memfasilitasi identifikasi Salmonella dan Shigella dari produk makanan.

Agar HE terdiri dari pepton proteosa, ekstrak ragi, natrium klorida, laktosa, sukrosa, salisin, bromotimol biru, asam fuchsin, natrium tiosulfat, besi (III) amonium sitrat, garam empedu, agar, dan air suling atau deionisasi.

Prinsip dan kegunaan hektoen enteric agar pada Salmonella menghasilkan koloni hijau transparan atau biru-hijau dengan atau tanpa pusat hitam dan tampak sebagai koloni yang hampir seluruhnya hitam. Shigella menghasilkan koloni hijau transparan.

Karena organisme lain membentuk koloni yang mirip dengan Salmonella dan Shigella, tes konfirmasi biokimia dan serologis diperlukan. Bakteri gram negatif yang memfermentasi laktosa, sukrosa, atau salisin menghasilkan koloni berwarna salmon.

Persiapan dan cara penggunaan hektoen enteric agar

Cara penggunaan media hektoen enteric agar adalah sebagai berikut:

  • Suspensikan 72,66 gram hektoen enteric agar dalam 1000 ml air suling/murni.
  • Panaskan sampai mendidih untuk melarutkan media sepenuhnya. Catatan: JANGAN AUTOCLAVE.
  • Dinginkan hingga 45-50 ° C.
  • Aduk rata dan tuang ke dalam cawan petri steril.
  • Inokulasi media dengan feses segar yang tersuspensi dalam larutan Ringer atau inokulasi langsung dengan usap rektal.
  • Sebarkan inokulum untuk mendapatkan koloni yang terpisah dengan baik.
  • Inkubasi selama 18-24 jam pada suhu 37°C.
  • Inkubasi lebih lanjut akan meningkatkan diferensiasi antara Salmonelladan Shigella.

Interpretasi hasil pada hektoen enteric agar

Setelah mengetahui prinsip dan kegunaan hektoen enteric agar, berikut ini adalah interpretasi hasil pada hektoen enteric agar:

  • Fermentor laktosa cepat (seperti coli) dihambat secara moderat dan menghasilkan koloni oranye terang hingga merah muda salmon.
  • Koloni Salmonellaberwarna biru-hijau biasanya dengan pusat hitam dari gas hidrogen sulfida.
  • Shigellatampak lebih hijau dari Salmonella, dengan warna memudar ke pinggiran koloni.
  • Strain Proteus agak terhambat, koloni yang berkembang kecil transparan dan lebih berkilau atau berair dalam penampilan daripada spesies Salmonellaatau Shigella.

Penggunaan hektoen enteric agar

Aplikasi dari hektoen enteric agar adalah sebagai berikut:

  • Media hektoen enteric agar direkomendasikan untuk isolasi diferensial dan selektif spesies Salmonelladan Shigella dari spesimen patologis enterik sesuai dengan United States Pharmacopoeia.
  • Media ini direkomendasikan oleh United States Pharmacopoeia, 2009 untuk menguji keberadaan Salmonelladalam suplemen makanan.
  • Media ini direkomendasikan dalam pengujian Salmonelladalam sampel makanan dengan berbagai standar.
  • HE agar saat ini digunakan sebagai media pelapisan langsung dan tidak langsung untuk spesimen tinja untuk meningkatkan pemulihan spesies Salmonella dan Shigella dari sejumlah besar campuran flora tinja normal.
  • Ini digunakan sebagai media pelapis untuk memulihkan patogen gastrointestinal, seperti Salmonelladan Shigella, dari makanan, air, dan sampel tinja yang diduga mengandung organisme ini.

Semoga informasi mengenai prinsip dan kegunaan hektoen enteric agar bisa bermanfaat. Anda bisa membeli CDH Hektoen Enteric Agar – 500 Gram di Syaf.

Website || Syaf.co.id

Tinggalkan Balasan

Butuh bantuan? Silahkan Hubungi