Patologi kimia menjadi salah satu cabang ilmu yang dilakukan untuk mengetahui mekanisme kimia dan biokimia dalam tubuh yang berkaitan dengan penyakit. Berikut ini adalah informasi mengenai pemeriksaan patologi kimia.

https://techgrabyte.com/
Mengenal patologi kimia
Patologi kimia (juga dikenal sebagai biokimia klinis) melibatkan penyelidikan biokimia cairan tubuh seperti darah, urin dan cairan serebrospinal. Dengan menemukan bagaimana dan di mana kimia tubuh telah berubah, penyakit dapat didiagnosis dan dipantau.
Pentingnya patologi kimia
Banyak penyakit tercermin dalam gangguan kimia tubuh. Patologi kimia menyatukan sains dan kedokteran.
Dengan memahami kimia cairan tubuh dan memantaunya, profesional laboratorium dapat mengetahui apakah organ pasien berfungsi dengan baik, mendiagnosis penyakit, dan merekomendasikan perawatan.
Misalnya kadar glukosa yang tinggi dalam darah mungkin merupakan tanda diabetes. Glukosa merupakan gula sebagai penyedia bahan bakar bagi tubuh. Kadar glukosa darah diatur oleh hormon insulin. Jika tubuh tidak menghasilkan cukup insulin, diabetes dapat berkembang.
Diabetes dapat menyebabkan penyakit mata dan ginjal, juga dapat menyebabkan pembuluh darah menyempit, mengakibatkan penyakit jantung dan sirkulasi yang buruk. Beberapa wanita mengembangkan diabetes selama kehamilan.
Pemeriksaan patologi kimia
Patologi kimia merupakan studi tentang mekanisme kimia dan biokimia tubuh dalam kaitannya dengan penyakit, sebagian besar melalui analisis cairan tubuh seperti darah atau urin.
Pada banyak penyakit, ada perubahan signifikan dalam komposisi kimia cairan tubuh seperti peningkatan enzim darah karena pelepasannya dari otot jantung setelah serangan jantung, atau peningkatan gula darah pada diabetes mellitus karena kekurangan insulin.
Pemeriksaan patologi kimia dirancang untuk mendeteksi perubahan ini secara kualitatif atau kuantitatif dibandingkan dengan hasil dari orang sehat. Patologi kimia meliputi:
– Kimia umum atau rutin
Kimia darah yang dipesan secara umum, misalnya Elektrolit, gas darah, lipid, tes fungsi hati dan ginjal.
– Kimia khusus
Menggunakan teknik yang rumit seperti elektroforesis dan metode pengujian manual.
– Endokrinologi klinis
Merupakan studi tentang hormon, dan diagnosis gangguan endokrin.
– Toksikologi
Merupakan studi tentang penyalahgunaan obat-obatan dan bahan kimia lainnya.
– Pemantauan obat terapeutik
Pengukuran kadar obat terapeutik dalam darah untuk mengoptimalkan dosis.
– Urinalisis
Analisis kimia urin yang bertujuan untuk mengetahui berbagai penyakit, bersama dengan cairan lain seperti CSF dan efusi.
– Analisis tinja
Sebagian besar untuk mendeteksi gangguan gastrointestinal.
Peran patologis kimia
Ilmuwan klinis, konsultan medis, dan ilmuwan biomedis semuanya terlibat dalam menyediakan layanan biokimia klinis di rumah sakit. Ilmuwan biomedis yang terampil melakukan sebagian besar pekerjaan analitis sehari-hari.
Baik ilmuwan klinis maupun ilmuwan biomedis dapat melakukan pekerjaan analitis yang kompleks. Ilmuwan klinis dan staf medis bertanggung jawab atas penggunaan investigasi dan interpretasi hasil yang tepat serta pengembangan layanan.
Staf medis juga dapat terlibat dalam perawatan pasien langsung. Misalnya menjalankan klinik lipid, diabetes, endokrin dan penyakit tulang. Mereka juga anggota tim nutrisi rumah sakit.
Para ilmuwan klinis dan konsultan dalam tim juga membantu dalam mengembangkan layanan melalui inovasi ilmiah berbasis bukti.
Ini dapat melibatkan pengenalan dan pelaksanaan analisis spesialis, pengembangan dan penerapan teknik baru (seringkali berkolaborasi dengan kolega di industri atau universitas) dan penghubung dengan staf klinis.
Semoga informasi yang kami sajikan mengenai pemeriksaan patologi kimia bisa menambah wawasan Anda. Dapatkan berbagai alat penganalisis kimia hanya di Syaf Unica Indonesia. Terima kasih telah mampir ke website kami.
