Tabung Dada, Komponen dan Prosedurnya

|

Tabung dada biasanya dipasangkan pada pasien yang memiliki masalah atau kelainan pada paru-paru. Ketahui informasi tentang tabung dada, komponen dan prosedurnya dalam artikel berikut ini.

|

https://lac-usc-em.ghost.io/

Mengenal tabung dada

Tabung dada atau chest tube merupakan tabung plastik berongga yang dimasukkan ke dalam rongga dada untuk mengalirkan udara atau cairan. Cairan di dada bisa berupa darah (seperti setelah operasi atau trauma), nanah (dari infeksi seperti pneumonia), cairan serosa, atau mengandung sel kanker.

Tabung dada sering dimasukkan setelah operasi paru-paru untuk mengeluarkan cairan selama penyembuhan. Tabung dada dapat dimasukkan ketika seseorang bangun, dengan penggunaan anestesi lokal, atau selama operasi. Komplikasi yang terjadi termasuk nyeri, perdarahan, infeksi, dan paru-paru yang kolaps (pneumotoraks).

Ketika kebocoran udara atau akumulasi cairan tetap ada meskipun telah dipasang selang dada, prosedur lain dapat dilakukan untuk mencegah akumulasi kembali atau cairan atau udara ke dalam rongga pleura.

Pentingnya pemasangan tabung dada

Seseorang mungkin memerlukan selang dada apabila memiliki salah satu dari beberapa hal berikut ini:

  • Paru-paru yang kolaps
  • Infeksi paru-paru
  • Pendarahan di sekitar paru-paru, terutama setelah trauma (seperti kecelakaan mobil)
  • Penumpukan cairan karena kondisi medis lain, seperti kanker atau pneumonia
  • Kesulitan bernapas karena penumpukan cairan atau udara
  • Operasi, terutama operasi paru-paru, jantung, atau esofagus

Memasukkan selang dada juga dapat membantu dokter mendiagnosis kondisi lain, seperti kerusakan paru-paru atau cedera dalam setelah trauma.

Komponen tabung dada

Tabung dada tabung dada, komponen dan prosedurnya yang terdiri dari beberapa hal berikut ini:

Tabung dada yang tidak terhalang

Komponen ini dimasukkan ke dalam rongga pleura / rongga mediastinum untuk memungkinkan udara atau cairan meninggalkan dada.

Tubing

Tabung fleksibel sepanjang 6 kaki yang menghubungkan tabung dada ke sistem drainase dada.

Ruang Segel Air – Kolom B

Udara yang dilepaskan dari rongga pleura masuk ke ruang segel air. Membiarkan udara keluar dari dada sambil mencegah udara dari luar masuk kembali. Ruangan harus selalu memiliki 2cm H2O di dalamnya (>2cm bisa terlalu sulit untuk dikeluarkan dan <2cm adalah segel yang tidak efektif yang berarti udara bisa masuk kembali ke pleura ruang angkasa).

Ruangan dikalibrasi untuk mencerminkan tekanan intrapleura yang seharusnya negatif (pada orang dewasa yang bernapas spontan kira-kira -8cmH2o saat inspirasi dan -4cmH2O saat ekspirasi).

Berisi bola yang harus berosilasi, apabila tidak ada osilasi dapat berarti (a) ada ketegaran dalam sistem atau (b) pneumotoraks telah sembuh (akan muncul di CXR).

Ruang Tanpa Nama – Kolom C

Ruang ini mencatat jumlah gelembung yang terjadi. Sebanyak 1-2 gelembung adalah normal tetapi jika >5 dapat menjadi indikasi kebocoran di suatu tempat di sistem. Kebocoran dapat disebabkan oleh (a) pemutusan di suatu tempat di sirkuit atau (b) robekan besar pada pleura yang membutuhkan tekanan negatif dalam bentuk suction drain.

Kolom A

Kolom A harus memiliki 20cmH20, Mekanisme satu arah untuk mencegah kembalinya udara/cairan (katup), Perangkat kontrol hisap (opsional) // Biasanya 3-5kPa

Prosedur pemasangan tabung dada

Tabung dada, komponen dan prosedurnya biasanya dilakukan ahli bedah atau spesialis paru biasanya akan melakukan penyisipan. Selama pemasangan selang dada, hal-hal yang dilakukan yaitu:

Persiapan

Dokter akan menyiapkan area yang luas di sisi dada, dari ketiak ke perut dan ke puting. Persiapan melibatkan mensterilkan area dan mencukur rambut dari tempat penyisipan, jika perlu. Dokter mungkin menggunakan ultrasound untuk mengidentifikasi lokasi yang baik untuk memasukkan tabung.

Anestesi

Dokter mungkin menyuntikkan anestesi ke kulit atau vena untuk mematikan rasa di area tersebut. Obat akan membantu membuat pasien lebih nyaman selama penyisipan tabung dada. Apabila menjalani operasi jantung atau paru-paru besar, pasien kemungkinan akan diberikan anestesi umum dan ditidurkan sebelum selang dada dimasukkan.

Sayatan

Menggunakan pisau bedah, dokter akan membuat sayatan kecil (¼ hingga 1 inci) di antara tulang rusuk, di dekat bagian atas dada. Di mana mereka membuat sayatan tergantung pada alasan pemasangan selang dada.

Penyisipan

Dokter kemudian akan dengan lembut membuka ruang ke dalam rongga dada dan memandu tabung ke dalam dada. Tabung dada datang dalam berbagai ukuran untuk kondisi yang berbeda. Dokter akan menjahit selang dada di tempatnya untuk mencegahnya bergerak. Perban steril akan dipasang di atas tempat penyisipan.

Drainase

Tabung kemudian disambungkan ke sistem drainase satu arah khusus yang memungkinkan udara atau cairan mengalir keluar saja. Ini mencegah cairan atau udara mengalir kembali ke rongga dada. Saat selang dada terpasang, mungkin harus tinggal di rumah sakit. Seorang dokter atau perawat akan memantau pernapasan dan memeriksa kemungkinan kebocoran udara.

Semoga informasi mengenai tabung dada, komponen dan prosedurnya bisa bermanfaat untuk Anda. Anda bisa mendapatkan berbagai alat medis di Syaf Unica Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Butuh bantuan? Silahkan Hubungi