Power Plant Wastewater Treatment System
Sistem pengolahan air limbah pembangkit listrik merupakan mata rantai kunci dalam memastikan keamanan lingkungan ekologis dan mencapai pembangunan berkelanjutan.
Air limbah yang dihasilkan selama proses pembangkitan listrik tenaga batu bara dan gas mengandung logam berat (seperti merkuri dan arsenik), kadar garam tinggi, padatan tersuspensi, dan polutan organik. Jika dibuang langsung tanpa pengolahan, akan mencemari air permukaan, air tanah, dan tanah secara serius, merusak ekosistem perairan, dan menimbulkan ancaman bagi kesehatan manusia melalui rantai makanan.
Jenis dan karakteristik air limbah
Air limbah pembilasan abu
Sumber: Air pembilasan pengumpul terak dan debu, yang menyumbang hampir 50% dari total air limbah di pembangkit listrik.
Karakteristik: kandungan padatan tersuspensi (SS) tinggi, kandungan garam yang berfluktuasi, logam berat (seperti arsenik) dan fluorida, nilai pH yang tidak stabil.
Air limbah desulfurisasi
Sumber: Air buangan dari sistem desulfurisasi basah (metode batu kapur/gypsum).
Karakteristik: kekeruhan tinggi, kesadahan tinggi, kaya akan logam berat (merkuri, kadmium, timbal), ion klorida tinggi (Cl⁻>20 g/L), dan mengandung sulfit jenuh berlebih.
Air limbah yang mengandung batubara
Sumber: Air pembilasan sistem transportasi batubara dan air hujan awal di tempat penyimpanan batubara.
Karakteristik: Konsentrasi padatan tersuspensi tinggi (>5000 mg/L), kromatisitas pekat (>400 kali), partikel bubuk batubara halus yang sulit diendapkan.
Limbah industri
Sumber: Limbah cair pengolahan air kimia, pembuangan menara pendingin, limbah berminyak, dll.
Karakteristik: Komposisi kompleks, mengandung asam, basa, minyak, bahan organik, dan logam berat dalam jumlah kecil, dengan fluktuasi besar dalam kualitas dan kuantitas air.
Teknologi pemrosesan inti
Pra-pemrosesan
Penyaringan fisik: Kisi-kisi menghilangkan partikel besar puing (seperti terak batubara dan pecahan plastik).
Penyesuaian homogenisasi: Menyesuaikan keseimbangan kualitas dan kuantitas air dengan pH 810 di tangki pengatur.
Oksidasi lanjutan (senyawa organik yang sulit diuraikan): Metode Fenton atau oksidasi ozon untuk menguraikan zat beracun.
“HARGA HUBUNGI KAMI”










Ulasan
Belum ada ulasan.