Kit reagen ini menggunakan metode enzimatik kolorimetri standar, yaitu GPO-PAP (Glycerol Phosphate Oxidase – Phenol Aminoantipyrine):
Trigliserida dihidrolisis terlebih dahulu dengan bantuan enzim lipoprotein lipase (LPL) menjadi gliserol dan asam lemak.
Gliserol yang terbentuk kemudian difosforilasi oleh ATP dengan bantuan enzim glycerokinase (GK).
Dengan bantuan enzim glycerol-3-phosphate oxidase (GPO), gliserol-3-fosfat dioksidasi menghasilkan dihidroksi aseton fosfat dan hidrogen peroksida ($\text{H}_2\text{O}_2$).
Terakhir, dengan adanya enzim peroxidase (POD), $\text{H}_2\text{O}_2$ bereaksi dengan 4-aminoantipyrine dan klorofenol membentuk kompleks warna quinoneimine yang intensitas warnanya diukur secara fotometrik (panjang gelombang sekitar 500–505 nm). Intensitas warna yang terbentuk sebanding dengan kadar trigliserida dalam sampel.
Fungsi dan Kegunaan Klinis
Pemeriksaan kadar trigliserida darah rutin untuk membantu evaluasi profil lipid pasien.
Skrining risiko penyakit kardiovaskular (seperti penyakit jantung koroner dan aterosklerosis).
Membantu mendiagnosis gangguan metabolisme seperti sindrom metabolik, diabetes melitus, obesitas, penyakit hati, atau gangguan tiroid.












Ulasan
Belum ada ulasan.