GENERAL DOCTOR MANIKIN GD/J159 Pelatihan CPR dan Intubasi (Lansia)


Fitur:
1. Respon murid: Pengamatan kontras pupil bilateral.
2. Respon arteri karotis: mencubit tekanan bola untuk mensimulasikan denyut karotis;
3. Kompresi dada;
4. Standar jalan nafas terbuka;
5. Ada tiga cara yang dapat dilakukan untuk membuka jalan napas: angkat rahang dengan kepala ke belakang, angkat kepala dan leher, angkat rahang dengan tangan;
6. Resusitasi mulut dan pernapasan dengan bantuan ventilator, pernapasan buatan yang efektif membuat dada terlihat naik;
7. Mensimulasikan saluran napas masker laring dan kanula komposit dapat dimasukkan ke dalam saluran napas;
8. Pastikan intubasi endotrakeal sudah benar atau tidak: kateter dimasukkan ke dalam trakea, paru-paru akan membengkak (kandung kemih plastik) bila dipompa; Jika kateter tidak sengaja dimasukkan kerongkongan, lambung akan membengkak saat menggembung (kantong plastik). Respirasi paru yang diamati;
9. Ventilasi buatan;
10. Intubasi mulut atau hidung dan intubasi esofagus;
11. Buka jalan napas dan praktikkan dari kantong resusitasi ke masker pernapasan atau dari kantong resusitasi ke kanula;
12. Saluran pernafasan sederhana dan dapat diganti;
13. Mudah dibawa, cocok untuk latihan lapangan.











